ADVERTISEMENT
Selasa, Maret 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

TPNPB Nyatakan Perang Terbuka, Turunkan 13 Batalion dari Tiga Kowip, Keluarkan Tujuh Pernyataan Sikap

“Kami sudah korban di tengah-tengah Yahukimo-Yalimo dan Wamena maka apa yang kami sampaikan ini bagi warga sipil dengar baik-baik, dan berhenti di wilayah operasi kami, Wamena rumah kami”.

19 Mei 2025
0

Ilustrasi senjata api. (foto:ilustrasi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan akan melakukan perang terbuka melawan militer Indonesia di wilayah adat Lapago.

Pernyataan perang ini setelah pada pekan kemarin terdapat 18 anggota TPNPB dilaporkan tewas dalam operasi yang dilakukan TNI di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Untuk misi ini, TPNPB telah menginstrusikan kepada seluruh pasukan dari 13 batalion yang ada di tiga Komando Wilayah Pertahanan (Kowip) untuk melakukan persiapan melakukan pertempuran melawan militer Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Perintah perang ini dikeluarkan Kodap III Ndugama Derakma kepada tiga Kowip dan 13 batalion TPNPB yang ada di wilayah operasi.

Baca Juga

Ketua DPRK Mimika Ingatkan OPD Prioritaskan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Ganti  Kadistrik Malas

Bupati Mimika Tegaskan Kenaikan Uang Perjalanan Dinas dalam Daerah Masih Sebatas Wacana

Berikut pernyataan perang dalam siaran pers yang diterima koranpapua.id, Senin 19 Mei 2025.

Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB telah menerima laporan resmi dari pasukan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma pada hari Minggu, 18 Mei 2025 sekitar pukul 23:50.

Bahwa TPNPB Kodap III Ndugama Derakma telah menyiapkan seluruh pasukan TPNPB dari tiga Kowip dan 13 batalion untuk melakukan operasi dan pertempuran melawan militer pemerintah Indonesia di wilayah adat Lapago, Papua Pegunungan.

Perintah perang ini telah dikeluarkan secara resmi oleh TPNPB Kodap III Ndugama Derakma untuk diketahui oleh semua pihak.

Dan sebagai pernyataan sikap kepada warga sipil di wilayah adat Lapago untuk mematuhi aturan jika memasuki wilayah konflik bersenjata bahwa.

Berikut tujuh pernyataan sikap yang dikeluarkan TPNPB untuk diketahui masyarakat, termasuk operator penerbangan.

  1. Untuk Gereja dan HAM kami kasih waktu mulai hari Senin 19 Mei 2025 untuk evakuasi mayat anggota TNI yang di tembak di Kurima. Kalau tidak, semua aktivitas Kali Baliem sebelah dan Wamena Kota kami tutup aktivitas.
  2. Mobil lintas Yalimo, Tolikara, Lani Jaya dan Nduga yang muat masyarakat sipil, kaca mobil harus kasih turun dan tidak boleh tutup kaca atau terpal.
  3. Bagi warga sipil yang menggunakan motor, helem dibuka dan gaya tidak boleh seperti TNI/POLRI atau pun TPNPB-OPM.
  4. Siapapun yang melintasi di wilayah operasi kami, kami akan sita HP.
  5. Kami sudah korban di ibu kota provinsi Papua Pegunungan, maka kami tidak akan mundur.
  6. Untuk penerbangan udara, orang asli Papua tidak boleh terbangkan pesawat di daerah perang, kami siap tembak.
  7. Semua senjata milik Kodap III Ndugama Derakma semuanya sudah ada di Wamena dan kami siap lumpuh kan kota Wamena.

“Kami sudah korban di tengah-tengah Yahukimo-Yalimo dan Wamena maka apa yang kami sampaikan ini bagi warga sipil dengar baik-baik, dan berhenti di wilayah operasi kami, Wamena rumah kami,” demikian tambahan dalam siaran pers tersebut.

Pernyataan sikap TPNPB Kodap III Ndugama Derakma dan sebagai perintah operasi ini untuk diketahui oleh semua pihak demi mematuhi hukum humaniter di wilayah perang.

Siaran pers ke II Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB pada Minggu 18 Mei 2025, dan diteruskan kepada semua pihak oleh Sebby Sambom, Jubir TPNPB.

Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM.

Jenderal Goliath Tabuni, Panglima Tinggi TPNPB-OPM

Letnan Jenderal Melkisedek Awom, Wakil Panglima TPNPB-OPM.

Mayor Jenderal Terianus Satto, Kepala Staf Umum TPNPB-OPM.

Mayor Jenderal Lekagak Telenggen, Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua DPRK Mimika Ingatkan OPD Prioritaskan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Ganti  Kadistrik Malas

Ketua DPRK Mimika Ingatkan OPD Prioritaskan Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Ganti  Kadistrik Malas

31 Maret 2026
Direktur RSUD Mimika: Pembangunan Ruang Rawat Inap Berlanjut, Layanan Tetap Optimal

Direktur RSUD Mimika: Pembangunan Ruang Rawat Inap Berlanjut, Layanan Tetap Optimal

31 Maret 2026
Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

Bupati Mimika Tegaskan Kenaikan Uang Perjalanan Dinas dalam Daerah Masih Sebatas Wacana

31 Maret 2026
Tangis Pecah di Pos Perbatasan, Antara Oleh-oleh Sederhana dan Impian Masa Depan

Tangis Pecah di Pos Perbatasan, Antara Oleh-oleh Sederhana dan Impian Masa Depan

31 Maret 2026
Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

Serahkan Kasus Pembunuhan Junius Magai ke Polisi, Keluarga Desak Segera Tangkap Pelaku

31 Maret 2026
Polisi Ringkus Ayah Bejat, Pemerkosa Anak Kandung

Polisi Ringkus Ayah Bejat, Pemerkosa Anak Kandung

31 Maret 2026

POPULER

  • Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • TPNPB-OPM Tawarkan Opsi kepada Prabowo, Buka Perundingan atau Perang Berlanjut

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Kapolres Mimika: Pemalangan Terjadi Karena ‘Masalah Perut’, Harus Segera Ada Kepastian

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post

Satgas Gakkum ODC 2025 Ungkap Kasus Peredaran Amunisi Ilegal Libatkan Oknum Anggota Polri

Pemprov Papua Tengah Kirim Bantuan Pangan dan Perlengkapan Medis untuk Korban Konflik Bersenjata di Empat Kabupaten

Anggaran untuk PSU Boven Digoel Rp30 Miliar, Wamendagri Ribka Tegaskan Jangan Terulang Kembali Kesalahan yang Sama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id