ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

TPID Mimika Pantau Harga Kebutuhan Pokok, Kepala Babi Dijual Rp1,5 Juta, Harga Cabai Masih Tinggi

Dengan adanya Sidak yang dilakukan TPID, memberikan dampak positif terutama dalam memantau harga yang dipakai pengecer ‘nakal’ untuk menjual kebutuhan pokok dengan harga yang mahal.

6 Mei 2025
0

TPID Mimika foto bersama jajaran Bulog setelah setelah melakukan pemantuan ketersediaan beras, minyak goreng dan gula pasir, Selasa 6 Mei 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa 6 Mei 2025 melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok (primer) yang dijual pedagang di Pasar Sentral Timika.

Pemantauan yang melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu, juga mendatangi gudang Aditama di Jalan Yos Sudarso dan gudang Irian Jaya Sehat yang berlokasi di SP2, Kelurahan Timika Jaya, serta  Badan Urusan Logistik (Bulog) Timika.

ADVERTISEMENT

Adapun OPD yang ikut dalam pemantauan itu yakni, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Badan Pusat Statistik (BPS).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kedatangan TPID ke Pasar Sentral, distributor dan Bulog bertujuan untuk memastikan ketersediaan beras, gula, minyak goreng. Termasuk mengecek harga jual daging babi, cabai, bawang merah dan bawang putih.

Baca Juga

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

Berdasar hasil pantauan, ditemukan harga daging babi sampai saat ini masih dijual dengan harga tinggi.

Satu irisan kecil seharga Rp100 ribu dan irisan sedikit besar Rp200 ribu. Sementara untuk ukuran besar dijual dengan harga bervariasi Rp3,5 sampai Rp4,5 juta.

Dan khusus untuk harga kepala babi dijual Rp1,2 juta sampai Rp1,5 juta.

Para penjual berdalih, masih mahalnya daging babi dikarenakan harga beli per ekornya masih mahal, dengan kisaran harga Rp15 juta sampai Rp30 juta tergantung ukuran babi.

“Ada juga Rp17 juta, Rp20 juta. Sedangkan untuk anak babi untuk bibit per ekor Rp4-5 juta dari sebelumnya hanya Rp1,5 sampai Rp1,8 juta,” ujar pada pedagang kepada TPDI.

Sementara harga kebutuhan lainnya yang perlu diketahui masyarakat yakni, bawang merah Rp50 ribu per kilo, bawang putih Rp55 per kilo, bronkoli Rp80 ribu per kilo dan cabai rawit Rp85 ribu per kilo.

Gula kristal putih di Gudang Aditama stok 597 sak ukuran 50 kilo dijual Rp905.000 per karung. Gula pasir merek Raja Gula tersedia 387 karung ukuran 50 kilo dijual Rp880.000.

Untuk harga Minyak Kita di Gudang Irian Jaya Sehat (IJS) sebagai distributor utama masih tersedia satu container atau sebanyak 1.528 dos.

IJS hanya bisa melayani pembeli yang sudah mendaftar secara resmi melalui aplikasi SIMIRA, dengan harga per liter RpRp14.500.

Kepada para pengecer menjual dengan Harga Eceran Tertingi (HET) Rp15.700. Beras premium per kilo Rp16.400,00 dan beras medium Rp16.000.

Suandi, Manajer Operasional PT IJS mengungkapkan, sebagai distributor utama pihaknya menjual dengan harga subsidi sesuai standar pemerintah.

Ia mengakui dengan adanya Sidak yang dilakukan TPID, memberikan dampak positif terutama dalam memantau harga yang dipakai pengecer ‘nakal’ untuk menjual kebutuhan pokok dengan harga yang mahal.

Riki Jailani Iba, Asisten Manajer Operasional Bulog Mimika menjelaskan stok beras di Bulog Timika saat ini masih tersedia 3.000 ton lebih.

Jumlah ini sangat aman untuk memenuhi kebutuhan TNI-Polri, ASN dan masyarakat Mimika.

Ia menyebutkan beras yang ada di Bulog selain impor juga merupakan produk asal Merauke.

Dijelaskan, sampai dengan saat ini Bulog belum mendapat penugasan kembali terkait Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras medium di tingkat konsumen.

Khususnya pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2025 yang berakhir di tanggal 29 Maret 2025.

“Beras premium sementara dalam perjalanan dan diperkirakan akan masuk dua minggu kedepan sebanyak 50 ton. Beras premium harga tebus di Bulog Rp15.000 per kilogram,” terangnya.

Ia menyebutkan saat ini Bulog juga masih menyediakan 17 ribu liter minyak Letizia, dengan harga tebus di Bulog Rp20.000 per liter.

Sedangkan untuk stok gula pasir merek Raja Gula sebanyak 20 ton dengan harga jual ukuran 50 kilo per sak Rp890.000 dan eceran per kilo Rp17.800.

“Saat ini persediaan pasokan beras, gula, dan minyak Letizia dalam kondisi aman, sedangkan Minyak Kita masih kosong,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    913 shares
    Bagikan 365 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    696 shares
    Bagikan 278 Tweet 174
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    681 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
Tokoh Pemuda Amungsa Ajak Masyarakat Mimika Sukseskan Pentahbisan Uskup Timika

Tokoh Pemuda Amungsa Ajak Masyarakat Mimika Sukseskan Pentahbisan Uskup Timika

Mimika Menjadi Kabupaten Kedua dengan Pungutan PPJ Tertinggi, Triwulan I 2025 Capai Rp6,1 Miliar

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Mimika Sosialisasi Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Kepentingan Umum

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id