ADVERTISEMENT
Kamis, Januari 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

DPR RI Prihatin Belum Optimalnya Realisasi Afirmasi 80 Persen Formasi ASN untuk Putra-Putri Papua

Masih adanya penempatan ASN non-Papua yang tidak bertahan lama di daerah tugas, karena memilih mengundurkan diri, dan enggan tinggal jauh dari kampung halaman.

5 Mei 2025
0
DPR RI Prihatin Belum Optimalnya Realisasi Afirmasi 80 Persen Formasi ASN untuk Putra-Putri Papua

Kamarudin Watubun, Anggota Komisi II DPR RI. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Komisi II DPR RI menyuarakan keprihatinan atas belum optimalnya realisasi afirmasi 80 persen formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk putra-putri asli Papua.

Karena itu DPR RI kembali menegaskan komitmennya terhadap pelaksanaan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua, khususnya dalam hal pengisian formasi ASN.

ADVERTISEMENT

Hal ini ditegaskan Kamarudin Watubun, Anggota Komisi II DPR RI ketika melakukan kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Evaluasi Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua di Timika, pekan kemarin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Angka 80 persen itu angka afirmatif. Kalau kita bilang mereka belum siap, maka itu tanggung jawab kita untuk mempersiapkan mereka,” tegas Kamarudin.

Baca Juga

Angin Kencang di Mimika Diprediksi Bertahan Tiga Hari, BMKG Imbau Warga Waspada

Soalnya Ambruknya Jembatan Gantung Jagamin-Tembagapura, Kadis PUPR Mimika: Bukan Akibat Kegagalan Konstruksi

Senator asal Papua itu menilai, pelaksanaan di lapangan masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. Salah satunya adalah ketimpangan dalam rekrutmen dan penempatan ASN.

Ia menyoroti masih adanya penempatan ASN non-Papua yang tidak bertahan lama di daerah tugas, karena memilih mengundurkan diri, dan enggan tinggal jauh dari kampung halaman.

“Kalau akhirnya kosong, siapa yang dirugikan, masyarakat Papua. Karena pelayanan publik terganggu,” tegasnya.

Terkait ini, Kamarudin mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.

Dikatakan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) harus mengambil peran strategis dengan rutin menggelar pelatihan dan program peningkatan kapasitas bagi masyarakat asli Papua.

Kamarudin juga menyoroti pola rekrutmen ASN oleh kementerian seperti Kemendikbudristek, di mana sejumlah dosen ditempatkan di Papua namun akhirnya memilih mundur.

Fenomena ini disebutnya sebagai bentuk ketidaksiapan sistemik yang harus segera dibenahi, agar penempatan ASN benar-benar berdampak bagi pelayanan publik yang berkelanjutan.

Ia berharap perlu ritme dan kebijakan khusus dalam penanganan ini, bukan hanya soal angka, tapi soal keberlanjutan pelayanan dan keadilan bagi masyarakat Papua. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Angin Kencang di Mimika Diprediksi Bertahan Tiga Hari, BMKG Imbau Warga Waspada

15 Januari 2026
Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Soalnya Ambruknya Jembatan Gantung Jagamin-Tembagapura, Kadis PUPR Mimika: Bukan Akibat Kegagalan Konstruksi

15 Januari 2026
Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

15 Januari 2026
Pelantikan Bertahap, Bupati JR Pastikan Semua Pejabat Lewati Seleksi Terbuka

Pelantikan Bertahap, Bupati JR Pastikan Semua Pejabat Lewati Seleksi Terbuka

15 Januari 2026
Bupati Mimika Tegaskan Pejabat Lama Wajib Kembalikan Kendaraan Dinas

Bupati Mimika Tegaskan Pejabat Lama Wajib Kembalikan Kendaraan Dinas

15 Januari 2026
Senator PFM Lantang Bersuara di Parlemen: Tolak Sawit dan Pembangunan Batalion TP di Papua

Senator PFM Lantang Bersuara di Parlemen: Tolak Sawit dan Pembangunan Batalion TP di Papua

15 Januari 2026

POPULER

  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2458 shares
    Bagikan 983 Tweet 615
  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    827 shares
    Bagikan 331 Tweet 207
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Kontak Senjata di Kampung Tetmid, TNI asal NTT Tewas Ditembak KKB, Korban Dievakuasi ke Timika

    647 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
Next Post

Bentrok di Pilkada Puncak Jaya, Penetapan Paslon Terpilih Berpotensi di Lakukan di Jakarta

Wakil Bupati Mimika Sayangkan Papua Tengah Menjadi Provinsi Termiskin Ekstrem di Indonesia

Wakil Bupati Mimika Sayangkan Papua Tengah Menjadi Provinsi Termiskin Ekstrem di Indonesia

Gubernur Meki Nawipa Usulkan Pemekaran Delapan Kabupaten Baru di Provinsi Papua Tengah, Berikut Daftarnya

Gubernur Meki Nawipa Usulkan Pemekaran Delapan Kabupaten Baru di Provinsi Papua Tengah, Berikut Daftarnya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id