ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Ucapkan Terima Kasih, Uskup Timika Terpilih, Mgr. Bernardus Baru, OSA Kunjungi STFT Fajar Timur

“Pelayan yang melayani itu sakramental, bukan kekuasaan. Komunikasi, kerja sama, dan dialog dalam tanggung jawab masing-masing adalah hal yang perlu terus diwujudkan”.

13 Maret 2025
0

Uskup Timika foto bersama dengan mahasiswa STT Fajar TImur. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, Uskup terpilih Keuskupan Timika melakukan kunjungan ke Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura, Jayapura, Rabu 12 Maret 2025.

Kunjungan ini menjadi momen istimewa bagi Uskup Bernardus untuk mengucapkan terima kasih kepada para dosen, karyawan, dan mahasiswa yang telah menjadi bagian dari perjalanan akademik serta pembinaan imamatnya.

ADVERTISEMENT

Mengutip Katolikana.com, sejak tahun 2022, Mgr. Bernardus menjabat sebagai Ketua STFT Fajar Timur.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kini, setelah ditunjuk sebagai Uskup Keuskupan Timika, ia kembali ke almamaternya untuk berpamitan sekaligus memberikan motivasi bagi civitas akademika.

Baca Juga

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

Mgr. Bernardus tiba di kampus STFT pada pukul 10.43 WIT dan langsung disambut dengan penuh sukacita oleh para dosen serta mahasiswa.

Suasana haru terasa saat ia menyalami satu per satu rekan-rekan pengajar serta mahasiswa yang hadir.

Acara pertemuan ini diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh salah seorang mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan lagu “Tanah Papua”.

Acara kunjungan itu diawali dengan sambutan disampaikan oleh perwakilan dari Keuskupan Timika, mahasiswa, serta dosen.

Siorus Degei, yang mewakili Keuskupan Timika, mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya Mgr. Bernardus sebagai pemimpin baru Gereja Katolik di Timika.

Ia menekankan bahwa pemilihan ini adalah bagian dari misi Allah untuk membawa pembebasan dan pelayanan bagi umat di Papua.

Sebagai simbol penghormatan dan dukungan, Siorus mengalungkan Noken Budaya khas suku Mee kepada Uskup terpilih, sebuah tradisi yang melambangkan harapan dan keselamatan.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STFT Fajar Timur, Paskalis Hilapok, turut menyampaikan harapannya agar Mgr. Bernardus tetap mengingat kampus yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Uskup terpilih merupakan kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa dan civitas akademika.

“Sekarang kami punya seorang ayah yang akan selalu hadir bagi kami. Kami memohon agar sesekali Bapak Uskup kembali mengunjungi kami di sini,” ungkapnya dengan penuh harap.

Dr. Albertus Heriyanto yang mewakili para dosen menyampaikan, terpilihnya Mgr. Bernardus sebagai Uskup merupakan anugerah besar, tetapi juga menjadi kehilangan bagi kampus STFT.

Ia menekankan bahwa kepemimpinan dalam gereja adalah sebuah panggilan untuk melayani, bukan sekadar jabatan.

Karenanya ia berharap dalam perannya sebagai Uskup, Mgr. Bernardus tetap menunjukkan sikap rendah hati dan pelayanan yang tulus.

Albertus juga mengungkapkan keprihatinannya terkait kekurangan tenaga pengajar di STFT Fajar Timur.

“Meskipun telah diangkat menjadi Uskup, tetap memberikan perhatian pada perkembangan kampus, terutama dalam mencetak calon imam dan teolog bagi Gereja Katolik Papua,” tandasnya.

Dalam sambutannya, Mgr. Bernardus Baru, OSA, mengawali dengan salam khas STFT Fajar Timur: “Waa Waa Waa”, yang langsung disambut meriah oleh para hadirin.

Dengan penuh haru, Mgr. Bernardus menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas akademika atas dukungan dan kebersamaan selama ini.

Ia juga meminta maaf jika selama masa pelayanannya terdapat kesalahan atau kekurangan.

Disampaikan bahwa, jabatan Uskup bukanlah tentang kekuasaan, melainkan tentang pelayanan yang lahir dari kasih dan pengabdian.

“Pelayan yang melayani itu sakramental, bukan kekuasaan. Maka, komunikasi, kerja sama, dan dialog dalam tanggung jawab masing-masing adalah hal yang perlu terus diwujudkan,” pesan Mgr. Bernardus.

Dalam kesempatan itu, Mrg. Bernardus juga menyampaikan bahwa dirinya tidak benar-benar meninggalkan STFT Fajar Timur.

Karena secara administratif, ia tetap terdaftar sebagai dosen dan akan terus mendukung pengembangan akademik serta formasi di kampus tersebut.

Mgr. Bernardus menekankan pentingnya membangun pendidikan teologi yang khas Papua, dengan menyesuaikan pendekatan dan metode pembelajaran yang lebih kontekstual bagi masyarakat setempat.

“Sudah saatnya STFT Fajar Timur mengembangkan model pendidikan yang lebih dialogis, agar roh atau spirit dalam mewujudkan misi Allah bisa semakin nyata,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi bukti bahwa meskipun Mgr. Bernardus telah diangkat sebagai Uskup, namun keterikatannya dengan STFT Fajar Timur tetap kuat.

Ia kembali bukan hanya sebagai seorang pemimpin baru Gereja Katolik di Timika, tetapi juga sebagai seorang saudara dan sahabat bagi komunitas akademik yang telah membentuknya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    912 shares
    Bagikan 365 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    669 shares
    Bagikan 268 Tweet 167
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
Next Post

Gallery Foto Gerakan Pangan Murah DKP Mimika di Kampung Limau Asri Barat

Mabes Polri Mutasi 15 Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Papua Barat

Mabes Polri Mutasi 15 Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Papua Barat

Letkol Lenis Kogoya: Saya Akan Cek Apakah KNPB Punya AD/ART, Kalau Tidak Ada Dibubarkan

Letkol Lenis Kogoya: Saya Akan Cek Apakah KNPB Punya AD/ART, Kalau Tidak Ada Dibubarkan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id