ADVERTISEMENT
Senin, Maret 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ratusan Pelajar di Timika Gelar Aksi Demo Tolak Program Makan Bergizi Gratis

Para pelajar membentangkan poster bertuliskan, "Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, Sosial, HAM, Budaya dan Keadilan lebih penting daripada MBG".

26 Februari 2025
0
Ratusan Pelajar di Timika Gelar Aksi Demo Tolak Program Makan Bergizi Gratis

Ratusan pelajar di beberapa sekolah yang ada di Timika, saat lakukan aksi penolakan program MBG, Rabu 26 Februari 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Setelah adanya penolakan di sejumlah daerah di Papua seperti di Jayapura, Wamena, Paniai dan Puncak, kini aksi penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Penolakan terhadap program unggulan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka itu, dilakukan ratusan pelajar di Timika dengan menggelar aksi demo damai, Rabu 26 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

Aksi penolakan yang berlangsung di depan Gereja Kingmi Jemaat Bahtera di Jalan C. Heatubun itu, dikoordinir oleh Aweida Degei dari Front Solidaritas Pelajar (FSP).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Aweida Degei dalam orasinya mengatakan, FSP pelajar di Mimika dengan tegas menolak program MBG dan meminta agar pemerintah menggantinya dengan Pendidikan gratis, karena dinilai lebih bermanfaat.

Baca Juga

Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas KKB, Sita 561 Amunisi dan Uang Rp79,9 Juta

Balapan Liar Marak Selama Ramadan, Satlantas Polres Mimika Amankan Lima Sepeda Motor

Selain menyampaikan orasi, para pelajar juga membentangkan poster bertuliskan, “Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, Sosial, HAM, Budaya dan Keadilan lebih penting daripada MBG”.

Yoki Sondegau, Penanggungjawab Aksi mengatakan, pendidikan gratis lebih penting dan sangat berdampak positif terhadap kelanjutan pendidikan anak-anak Papua, ketimbang program MBG.

“Untuk di Papua lebih khususnya di Kabupaten Mimika sebaiknya diberikan pendidikan gratis daripada makan bergizi gratis,” tegasnya.

Mereka menyebutkan jika diberlakukan MBG, kemungkinan aka nada dampak buruk ketika mengkonsumsi makanan tersebut.

“Makanya kami sepakat menolak program ini. Kami minta ganti dengan Pendidikan gratis,” tandasnya usai menggelar aksi demo tersebut.

Meski demikian, tidak dijelaskan apa yang menjadi dampak buruk setelah mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis yang sudah ditetapkan menjadi program Nasional dan berlaku di seluruh Indonesia. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas KKB, Sita 561 Amunisi dan Uang Rp79,9 Juta

Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas KKB, Sita 561 Amunisi dan Uang Rp79,9 Juta

2 Maret 2026
Balapan Liar Marak Selama Ramadan, Satlantas Polres Mimika Amankan Lima Sepeda Motor

Balapan Liar Marak Selama Ramadan, Satlantas Polres Mimika Amankan Lima Sepeda Motor

2 Maret 2026
YPMAK Perkuat Kemandirian UMKM Amungme-Kamoro Lewat Pelatihan Literasi Keuangan

YPMAK Perkuat Kemandirian UMKM Amungme-Kamoro Lewat Pelatihan Literasi Keuangan

2 Maret 2026
Musrenbang Distrik Tembagapura Hasilkan 108 Program, Pendidikan Kesehatan dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Musrenbang Distrik Tembagapura Hasilkan 108 Program, Pendidikan Kesehatan dan Infrastruktur Jadi Prioritas

2 Maret 2026
Tiga ABK Luka Serius Ditikam Rekannya, Satu Korban Perut Robek

Tiga ABK Luka Serius Ditikam Rekannya, Satu Korban Perut Robek

2 Maret 2026
BPKP Papua Tengah Lakukan Evaluasi Stabilitas Harga dan Kelancaran Rantai Pasok Pangan di Mimika

BPKP Papua Tengah Lakukan Evaluasi Stabilitas Harga dan Kelancaran Rantai Pasok Pangan di Mimika

2 Maret 2026

POPULER

  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    644 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • DPA Kabupaten Mimika 2026 Resmi Diserahkan, Bupati Johannes: Melalui Proses Panjang, Ini Suatu Prestasi

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Pempus Tetapkan Rp130 Miliar Lebih DD untuk Kabupaten Mimika, Baca Rincian Lengkapnya

Perlu Diketahui Kepala Kampung, Kemendes-PPATK dan Polri Lakukan Pengawasan Penggunaan Dana Desa

KPU Tetapkan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong Jadi Bupati Wakil Bupati Mimika Periode 2025-2030, Yonathan: Amanah Besar yang Perlu Diemban

KPU Tetapkan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong Jadi Bupati Wakil Bupati Mimika Periode 2025-2030, Yonathan: Amanah Besar yang Perlu Diemban

Komandan Kodap KKB Yahukimo dan Enam Narapidana Kabur dari Lapas Kelas IIB Wamena

Komandan Kodap KKB Yahukimo dan Enam Narapidana Kabur dari Lapas Kelas IIB Wamena

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id