ADVERTISEMENT
Senin, Mei 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Jeffri Deda: Stop Demo, DLH Tunjuk 27 Kontraktor OAP Bersihkan Kota Timika

"Kalau semua mau dapat tidak mungkin. Kontraktor OAP banyak sementara pekerjaan hanya 27 jalur. Apakah kita mau kasih mereka kerja satu-satu meter kah".

11 Januari 2025
0
Kabar Pergantian Pj Bupati Mimika Semakin Jelas, Undangan Beredar, Senin Pelantikan di Nabire

Tim Monitoring Dinas Lingkungan Hidup Mimika turun melakukan monitor kebersihan kota pada Oktober 2024 lalu. Foto ini diambil oleh Tim Monev DLH di salah satu titik pembuangan sampah dalam Kota Timika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah akhirnya menunjuk 27 kontraktor Orang Asli Papua (OAP) untuk menangani pembersihan kota Timika.

Para kontraktor tersebut nantinya diberikan pekerjaan melakuan pembabatan rumput dan menyapu jalan di 27 jalur dalam Kota Timika sampai Kwamki Narama, dimulai tanggal 13 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

Demikian disampaikan Jeffri Deda, S.Sos, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika kepada koranpapua.id melalui sambungan teleponnya, Sabtu 11 Januari 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mempekerjakan 27 kontraktor OAP itu sebagai jawaban atas aksi protes dan penggembokan pintu utama pagar besi Kantor DLH pada Jumat 10 Januari 2025.

Baca Juga

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

Penggembokan pintu kantor dikaranakan sejumlah kontraktor OAP merasa kecewa kontrak kerjanya tidak dilanjutkan tahun ini.

Jeffri menjelaskan, pekerjaan pembabatan dan penyapuan jalan bukan proyek multiyear, sehingga setelah masa kontrak 2024 tetap dilanjutkan di tahun 2025.

Kegiatan pekerjaan pembersihan kota merupakan program kerja rutin biasa tahunan. Karenanya Jeffri berharap agar kontraktor OAP dapat memahaminya.

Dikatakan, berdasarkan hasil Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) internal DLH Mimika pada Oktober 2024, menemukan banyak jalur jalan yang masih kotor.

Dan hasil uji petik wawancara tim monitoring terhadap masyarakat, kontraktor tidak bekerja setiap hari. Mereka mulai rajin turun kerja setelah dekat tanggal pencairan anggaran.

Selain itu berdasarkan hasil evaluasi, dalam memberikan pekerjaan pembabatan dan penyapuan jalan, DLH tidak mempunyai jadwal kerja yang jelas untuk kontraktor.

“Khusus sapu jalan harus setiap hari mulai pukul 6.00 sampai 09.00 WIT. Babat harus ada jadwal sebulan itu berapa kali dan titiknya di mana saja,” kata Jeffri.

Dengan masih banyak ditemukan jalur yang kotor penuh sampah, masih ada rumput yang tinggi, ditambah kontraktor bekerja tunggu dekat tanggal pencairan, sebenarnya hanya merugikan keuangan daerah.

Dikatakan, ke 27 kontraktor yang dipanggil untuk menangani pekerjaan tahun 2025 ini, sudah berdasarkan hasil seleksi tim Monev yang masuk kategori bekerja baik dan rajin.

Dari 27 kontraktor, ada juga kontraktor OAP yang menangani pekerjaan tahun 2024 yang lolos seleksi. Kontraktor yang dipanggil semuanya OAP bukan dari luar.

“Jadi, kontraktor yang demo itu mereka yang tidak diakomodir di tahun 2025 ini. Kita panggil kontraktor yang bekerja tahun 2023 karena mereka dinilai rajin. Dan tahun 2024 kemarin mereka tidak dapat, mereka tenang-tenang saja. Tidak demo,” pungkasnya.

Ia menegaskan, DLH tidak mungkin mengakomodir semua kontraktor OAP. Karena jalur-jalur yang dibersihkan hanya membutuhkan 27 kontraktor sementara dokumen penawaran yang masuk hampir 50 perusahaan.

“Kegiatan DLH terbatas sehingga kontraktor OAP bisa masukan penawaran kerja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di Pemkab Mimika, jangan hanya menumpuk di DLH saja,” saran Jeffri.

Jeffri juga mengingatkan kepada PPTK selain menunjuk kontraktor OAP yang sungguh-sungguh bekerja, Tim Monitoring DLH harus berada di lapangan setiap hari untuk mengecek, ada kontraktor yang bekerja atau tidak.

DLH harus belajar dari pengalaman tahun 2024, dimana tim monitoring yang diangkat DLH tidak bekerja serius dan hanya menunggu menerima honor.

Akibat lemahnya pengawasan ini membuat banyak jalur yang tidak tertangani secara baik.

Dalam penataan ulang ini, Jeffri mengakui pasti ada kontraktor yang dapat pekerjaan dan ada yang kecewa karena tidak diakomodir.

“Kalau semua mau dapat tidak mungkin. Kontraktor OAP banyak sementara pekerjaan hanya 27 jalur. Apakah kita mau kasih mereka kerja satu-satu meter ka?” tanya Jeffri.

Sesuai perintah Pj Bupati Valentinus, pekerja akan diberikan rompi oleh DLH dan tidak dibebankan lagi kepada kontraktor.

Rompi yang dibagikan berwarna sama, masing-masing kontraktor mendapat sepuluh buah.

“Rompi kerja pembatatan dan penyapuan jalan ini berwarna hijau dan orange dibagikan pada tanggal 13 Januari 2025 langsung di lokasi kerja,” tandasnya.

Disampaikan bahwa, masing-masing kontraktor mendapat besaran dana bervariasi sesuai panjang dan lebar jalan atau berat ringannya pekerjaan di setiap jalur.

“Nilai kontrak berbeda-beda, ada yang Rp100 juta, Rp200 juta, Rp300 juta hingga Rp700 juta untuk satu tahun,” bebernya.

Kepada kontraktor yang kontraknya belum diakomodir tahun ini, Jeffri meminta supaya hentikan aksi demo di Kantor DLH.

Karena menurutnya, paket pekerjaan bukan hanya ada di DLH, tetapi masih banyak di OPD lain. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

17 Mei 2026
KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

17 Mei 2026
KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

17 Mei 2026
Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

17 Mei 2026
Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

17 Mei 2026
Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

16 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    966 shares
    Bagikan 386 Tweet 242
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Diperkirakan Sekitar 2.850 Orang akan Tiba di Timika

Diperkirakan Sekitar 2.850 Orang akan Tiba di Timika

Salah Satu Direktur KPK RI Gantikan Valentinus, Pj Sekda Papua Tengah Benarkan Pelantikan Tanggal 13 Januari

Salah Satu Direktur KPK RI Gantikan Valentinus, Pj Sekda Papua Tengah Benarkan Pelantikan Tanggal 13 Januari

Oknum Pegawai DLH Mimika Disinyalir Ikut ‘Cawe-cawe’ Proyek Kebersihan Jalan

Oknum Pegawai DLH Mimika Disinyalir Ikut 'Cawe-cawe' Proyek Kebersihan Jalan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id