ADVERTISEMENT
Jumat, September 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Nabire

Perayaan Natal dan Tahun Baru Pemkab Mimika Berlangsung Sukses, Berikut Enam Pesan RD. Jhon Bunai, Pr

"Melihat Yesus kita menemukan citra Allah yang hilang dalam diri kita. Itu kebanggaan dan ini adalah anugerah. Ini adalah suatu syukuran yang Tuhan berikan kepada kita”.

7 Januari 2025
0
Perayaan Natal dan Tahun Baru Pemkab Mimika Berlangsung Sukses, Berikut Enam Pesan RD. Jhon Bunai, Pr

RD. Jhon Bunai, Pr membawakan firman Tuhan pada ibadah Natal dan Tahun Baru Bersama Pemkab Mimika di halaman Upacara Puspem SP3, Selasa 7 Januari 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah sukses melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama, Selasa 7 Januari 2025.

Perayaan berlangsung di halaman upacara Pusat Pemerintahan (Puspem) SP3, dihadiri Valentinus S. Sumito, Pj Bupati Mimika.

ADVERTISEMENT

Hadir juga Forkompimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, anggota DPRD Mimika, TNI-Polri, ASN dan masyarakat Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Perayaan ditandai dengan penyalaan lilin oleh Pj Bupati Mimika, Ketua DPRD Mimika, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Mimika, dan doa berantai yang dibawakan oleh perwakilan enam tokoh agama.

Baca Juga

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Jhon Bunai, Pr, dalam pesan Natal dan Tahun Baru Bersama menyampaikan bahwa, saat manusia jatuh dalam dosa, manusia kehilangan beberapa hal.

Pertama, manusia kehilangan citra Allah. Karena melawan Allah maka citra Allah kembali kepada Allah.

Kedua, roh yang menggetarkan manusia untuk taat akhirnya kembali kepada Allah. Ketiga, manusia kehilangan jalan untuk kembali kepada Allah.

Tiga hal inilah menjadi alasan mengapa Allah begitu besar tinggalkan surga dan turun ke dunia menjadi 100 persen manusia dan 100 persen Allah.

Dalam pemulihan citra Allah tidak bisa dilakukan oleh nabi maupun rasul siapapun, hanya oleh anak Allah Yesus nama-Nya untuk menebus dosa manusia.

Yesus turun ke bumi lahir di kandang yang hina karena iblis merendahkan kodrat citra Allah menjadi tanah kembali.

Yesus turun ke dunia Membangun ulang untuk menemukan citra Allah kembali. Bagaimana menemukan ruang nafas dalam diri-Nya, untuk bisa mengetahui jalan kembali ke surga.

Jhon Bunai mengatakan, Yesus turunkan derajat ke Allahan-Nya lebih hina dari pada manusia yang berdosa.

Lahir di kandang yang sangat hina untuk mengangkat manusia dari bawah kehinaan itu, agar menemukan kembali citra Allah yang hilang dalam diri-Nya.

Sehingga Yesus berkata ‘Engkau melihat Saya maka engkau melihat Bapa dan engkau mendengar Saya maka engkau mendengar Bapa. Engkau dalam Saya, Saya dalam engkau’.

“Melihat Yesus kita menemukan citra Allah yang hilang dalam diri kita. Itu kebanggaan dan ini adalah anugerah. Ini adalah suatu syukuran yang Tuhan berikan kepada kita,” ungkapnya.

Disampaikan, Yesus telah melakukan tender proyek menuju jalan keselamatan.

“Hal paling utama saudara-saudara muslim mengenal Isa Almasih putra dari Siti Maria dan umat Nasrani menyebutnya Yesus Sang Juru Selamat”.

Ada di dalam Dia pasti ke surga. Syarat pertama hidup dalam Yesus adalah rendah hati dan hidup biasa-biasa saja.

Namun melalui Allah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa. Karena pada saat lahir kita tidak membawa apa-apa, begitupun pada saat kembali. Yang sama hanyalah membawa gelar almarhum dan almarhumah.

Pada momen suka cita tersebut, RD Jhon Bunai, Pr menitipkan enam point penting yang harus dibuat oleh masyarakat di tahun 2025 untuk kemajuan Papua kedepan.

  1. Harus membangun kolaborasi. Semua yang ada dan hidup di tanah Papua bisa berkolaborasi, bekerjasama-sama tanpa membedakan asal usul suku dan agama.
    Kolaborasi mulai dari pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama untuk memajukan Papua yang disebut surga kecil yang jatuh ke bumi.
  1. Harus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Tujuannya supaya tidak menimbulkan rasa sakit hati. Jangan muncul rasa curiga dan jangan menimbulkan pikiran-pikiran negatif.
    Toleransi ini penting karena Yesus datang lahir dalam hati untuk membuka hati menerima orang lain apa adanya, supaya sama-sama bekerja membangun negeri ini.
  1. Kedepankan komunikasi. Semua hal harus dibicarakan secara baik supaya bisa menemukan jalan keluar agar tidak menimbulkan rasa curiga.
    Karena Allah sendiri awal mulanya dimulai dengan bicara. Dimana roh Allah melalui malaikat berbicara dengan Maria, sehingga roh Allah masuk ke dalam daging rahim Maria. Melalui bicara baru firman menjadi manusia.
  1. Harus saling mengerti budaya masing-masing. Masyarakat yang datang dari luar ke tanah Papua harus belajar budaya masyarakat asli Papua di Mimika.
    Begitupun sebaliknya, orang asli Mimika harus belajar juga budaya saudara-saudara yang datang dari luar.
    Ini bertujuan agar semua bahagia karena hidup dalam suatu kerukunan dan penuh kedamaian dalam persaudaraan.
  1. Harus membangun kesetaraan tidak ada yang lebih tinggi dan yang lebih rendah. Karena nama baik lebih berharga dari pada harta kekayaan.
  2. Dalam kolaborasi membangun Mimika dan Papua Tengah harus berbagi tugas dengan melibatkan semua pihak. Jangan membangun sendiri sebab jika jatuh akan hancur lebur. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

10 September 2026
Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

10 September 2026
Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

10 September 2026
Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

10 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

10 September 2026
Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

10 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
Next Post
Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Hari Ini, Beberapa Wilayah Diguyur Hujan, Warga Diminta Waspada

Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Hari Ini, Beberapa Wilayah Diguyur Hujan, Warga Diminta Waspada

Pj Gubernur Papua Selatan: Mempertahankan Kedamaian Tidak Seperti yang Dipikirkan

Pj Gubernur Papua Selatan: Mempertahankan Kedamaian Tidak Seperti yang Dipikirkan

Papua Barat Daya Tunda Pelaksanaan Program MBG, Dapur Sehat di Lima Kabupaten Belum Siap

Papua Barat Daya Tunda Pelaksanaan Program MBG, Dapur Sehat di Lima Kabupaten Belum Siap

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id