ADVERTISEMENT
Jumat, Juni 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Nabire

Perayaan Natal dan Tahun Baru Pemkab Mimika Berlangsung Sukses, Berikut Enam Pesan RD. Jhon Bunai, Pr

"Melihat Yesus kita menemukan citra Allah yang hilang dalam diri kita. Itu kebanggaan dan ini adalah anugerah. Ini adalah suatu syukuran yang Tuhan berikan kepada kita”.

7 Januari 2025
0
Perayaan Natal dan Tahun Baru Pemkab Mimika Berlangsung Sukses, Berikut Enam Pesan RD. Jhon Bunai, Pr

RD. Jhon Bunai, Pr membawakan firman Tuhan pada ibadah Natal dan Tahun Baru Bersama Pemkab Mimika di halaman Upacara Puspem SP3, Selasa 7 Januari 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah sukses melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama, Selasa 7 Januari 2025.

Perayaan berlangsung di halaman upacara Pusat Pemerintahan (Puspem) SP3, dihadiri Valentinus S. Sumito, Pj Bupati Mimika.

ADVERTISEMENT

Hadir juga Forkompimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, anggota DPRD Mimika, TNI-Polri, ASN dan masyarakat Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Perayaan ditandai dengan penyalaan lilin oleh Pj Bupati Mimika, Ketua DPRD Mimika, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Mimika, dan doa berantai yang dibawakan oleh perwakilan enam tokoh agama.

Baca Juga

Peduli Kemanusiaan: Satgas Yon Parako 462 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan untuk Warga Koroway Batu

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Minta Pemkab Mimika Perbaikan Akses Jalan Menuju Lokasi Bahan Baku

Jhon Bunai, Pr, dalam pesan Natal dan Tahun Baru Bersama menyampaikan bahwa, saat manusia jatuh dalam dosa, manusia kehilangan beberapa hal.

Pertama, manusia kehilangan citra Allah. Karena melawan Allah maka citra Allah kembali kepada Allah.

Kedua, roh yang menggetarkan manusia untuk taat akhirnya kembali kepada Allah. Ketiga, manusia kehilangan jalan untuk kembali kepada Allah.

Tiga hal inilah menjadi alasan mengapa Allah begitu besar tinggalkan surga dan turun ke dunia menjadi 100 persen manusia dan 100 persen Allah.

Dalam pemulihan citra Allah tidak bisa dilakukan oleh nabi maupun rasul siapapun, hanya oleh anak Allah Yesus nama-Nya untuk menebus dosa manusia.

Yesus turun ke bumi lahir di kandang yang hina karena iblis merendahkan kodrat citra Allah menjadi tanah kembali.

Yesus turun ke dunia Membangun ulang untuk menemukan citra Allah kembali. Bagaimana menemukan ruang nafas dalam diri-Nya, untuk bisa mengetahui jalan kembali ke surga.

Jhon Bunai mengatakan, Yesus turunkan derajat ke Allahan-Nya lebih hina dari pada manusia yang berdosa.

Lahir di kandang yang sangat hina untuk mengangkat manusia dari bawah kehinaan itu, agar menemukan kembali citra Allah yang hilang dalam diri-Nya.

Sehingga Yesus berkata ‘Engkau melihat Saya maka engkau melihat Bapa dan engkau mendengar Saya maka engkau mendengar Bapa. Engkau dalam Saya, Saya dalam engkau’.

“Melihat Yesus kita menemukan citra Allah yang hilang dalam diri kita. Itu kebanggaan dan ini adalah anugerah. Ini adalah suatu syukuran yang Tuhan berikan kepada kita,” ungkapnya.

Disampaikan, Yesus telah melakukan tender proyek menuju jalan keselamatan.

“Hal paling utama saudara-saudara muslim mengenal Isa Almasih putra dari Siti Maria dan umat Nasrani menyebutnya Yesus Sang Juru Selamat”.

Ada di dalam Dia pasti ke surga. Syarat pertama hidup dalam Yesus adalah rendah hati dan hidup biasa-biasa saja.

Namun melalui Allah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa. Karena pada saat lahir kita tidak membawa apa-apa, begitupun pada saat kembali. Yang sama hanyalah membawa gelar almarhum dan almarhumah.

Pada momen suka cita tersebut, RD Jhon Bunai, Pr menitipkan enam point penting yang harus dibuat oleh masyarakat di tahun 2025 untuk kemajuan Papua kedepan.

  1. Harus membangun kolaborasi. Semua yang ada dan hidup di tanah Papua bisa berkolaborasi, bekerjasama-sama tanpa membedakan asal usul suku dan agama.
    Kolaborasi mulai dari pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama untuk memajukan Papua yang disebut surga kecil yang jatuh ke bumi.
  1. Harus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Tujuannya supaya tidak menimbulkan rasa sakit hati. Jangan muncul rasa curiga dan jangan menimbulkan pikiran-pikiran negatif.
    Toleransi ini penting karena Yesus datang lahir dalam hati untuk membuka hati menerima orang lain apa adanya, supaya sama-sama bekerja membangun negeri ini.
  1. Kedepankan komunikasi. Semua hal harus dibicarakan secara baik supaya bisa menemukan jalan keluar agar tidak menimbulkan rasa curiga.
    Karena Allah sendiri awal mulanya dimulai dengan bicara. Dimana roh Allah melalui malaikat berbicara dengan Maria, sehingga roh Allah masuk ke dalam daging rahim Maria. Melalui bicara baru firman menjadi manusia.
  1. Harus saling mengerti budaya masing-masing. Masyarakat yang datang dari luar ke tanah Papua harus belajar budaya masyarakat asli Papua di Mimika.
    Begitupun sebaliknya, orang asli Mimika harus belajar juga budaya saudara-saudara yang datang dari luar.
    Ini bertujuan agar semua bahagia karena hidup dalam suatu kerukunan dan penuh kedamaian dalam persaudaraan.
  1. Harus membangun kesetaraan tidak ada yang lebih tinggi dan yang lebih rendah. Karena nama baik lebih berharga dari pada harta kekayaan.
  2. Dalam kolaborasi membangun Mimika dan Papua Tengah harus berbagi tugas dengan melibatkan semua pihak. Jangan membangun sendiri sebab jika jatuh akan hancur lebur. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Peduli Kemanusiaan: Satgas Yon Parako 462 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan untuk Warga Koroway Batu

Peduli Kemanusiaan: Satgas Yon Parako 462 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan untuk Warga Koroway Batu

12 Juni 2026
YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Minta Pemkab Mimika Perbaikan Akses Jalan Menuju Lokasi Bahan Baku

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Minta Pemkab Mimika Perbaikan Akses Jalan Menuju Lokasi Bahan Baku

12 Juni 2026
Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan Menggunakan Kampak di Timika

Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan Menggunakan Kampak di Timika

12 Juni 2026
Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

11 Juni 2026
Gubernur Jawa Timur Bangga 51 Siswa ADEM Papua Lolos PTN, Bukti Nyata Generasi Berprestasi

Gubernur Jawa Timur Bangga 51 Siswa ADEM Papua Lolos PTN, Bukti Nyata Generasi Berprestasi

11 Juni 2026
Bank Indonesia Fasilitasi 20 Wartawan Papua Barat dan Papua Barat Daya Berkunjung ke Bali

Bank Indonesia Fasilitasi 20 Wartawan Papua Barat dan Papua Barat Daya Berkunjung ke Bali

11 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
Next Post
Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Hari Ini, Beberapa Wilayah Diguyur Hujan, Warga Diminta Waspada

Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Hari Ini, Beberapa Wilayah Diguyur Hujan, Warga Diminta Waspada

Pj Gubernur Papua Selatan: Mempertahankan Kedamaian Tidak Seperti yang Dipikirkan

Pj Gubernur Papua Selatan: Mempertahankan Kedamaian Tidak Seperti yang Dipikirkan

Papua Barat Daya Tunda Pelaksanaan Program MBG, Dapur Sehat di Lima Kabupaten Belum Siap

Papua Barat Daya Tunda Pelaksanaan Program MBG, Dapur Sehat di Lima Kabupaten Belum Siap

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id