TIMIKA, Koranpapua.id – Kinerja Valentinus S. Sumito, Pj Bupati Mimika selama tiga bulan, terhitung sejak dilantik September 2024 dievaluasi oleh Tim Evaluator Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
Valentinus melalui sambungan telepon kepada koranpapua.id mengatakan, pada evaluasi yang dilakukan pada Desember 2024 terdapat 106 indikator yang sudah dijalankan oleh Pj Bupati.
Ia menyebutkan 106 indikator ini diantaranya mengenai kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya serta lainnya.
Dalam evaluasi ini poin paling penting, bagaimana dengan pengelolaan keuangan daerah.
“Terutama dalam upaya-upaya perbaikan yang dilakukan tentang keuangan. Ini semua kita sampaikan kepada pak Menteri,” kata Valentinus.
Direktur Otda Kemendagri ini mengungkapkan, 106 indikator itu dijawab dengan baik, dan semua penjelasan sangat dipahami oleh tim penilai atas kondisi keuangan daerah Mimika.
“Mengapa serapan kita waktu itu masih rendah 56 persen dan sekarang sudah 60 persen. Pada pemaparan waktu itu kita optimis bisa berada diposisi 60 sampai 80 persen,” jelasnya.
Valentinus menyampaikan, rendahnya penyerapan APBD 2024, dikarenakan pelaksanaan pelelangan terlambat dimulai.
“Di masa saya Pj Bupati, setelah melihat itu semua kita upaya mengejar pencairan,” pungkasnya.
Belajar dari pengalaman tahun 2024, dengan demikian penetapan APBD 2025 senilai Rp6,3 triliun dilakukan lebih awal.
Dengan telah ditetapkan APBD 2025, maka pelelangan paket pekerjaan tahun 2025 sudah bisa dimulai sejak Desember 2024.
Valentinus melihat program kesehatan, pendidikan, ekonomi dan keuangan sudah berjalan dengan baik.
Tim evaluator sudah melihat indikator-indikator tersebut sangat baik prosesnya. (Redaksi)










