ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Oktober 2024 Kasus Malaria di Distrik Mimika Timur Meningkat Hingga 523 Kasus

“Jadi kasus yang kita temukan di lapangan lebih banyak, karena sebetulnya ada masyarakat yang merasakan gejala tapi tidak mau periksa ke fasilitas kesehatan”.

7 November 2024
0
Oktober 2024 Kasus Malaria di Distrik Mimika Timur Meningkat Hingga 523 Kasus

Ilusrasi Nyamuk.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus kesakitan akibat malaria di Distrik Mimika Timur yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Mapurujaya terus meningkat.

Pada Bulan Oktober 2024, terjadi peningkatan mencapai 523 kasus. Jumlah ini tergambar dari data yang ditangani Puskesmas Mapurujaya.

Onna Bunga, Kepala Puskesmas Mapurujaya kepada koranpapua.id, Kamis 7 Oktober 2024 menerangkan, biasanya penemuan kasus malaria di wilayah kerja Puskesmas Mapurujaya berkisar 200 kasus dalam satu bulan.

Namun pada bulan Oktober temuan kasus malaria meningkat drastis hingga 100 persen, jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Baca Juga

Menko Polkam: Keamanan Papua Tak Cukup dengan Kekuatan Aparat

Dudung Prioritaskan Keselamatan Prajurit dalam Operasi Papua

“Jumlah kasus yang ada sesuai dengan masyarakat yang datang melakukan pemeriksaan di Puskesmas,” ujarnya.

Dikatakan, terjadinya peningkatan kasus malaria, diketahui setelah tim Puskesmas langsung turun ke kampung-kampung untuk melakukan pemeriksaan malaria.

Onna menuturkan, dari hasil pemeriksaan lapangan, tim menemukan lebih banyak kasus tanpa gejala malaria.

“Jadi kasus yang kita temukan di lapangan lebih banyak, karena sebetulnya ada masyarakat yang merasakan gejala tapi tidak mau periksa ke fasilitas kesehatan,” ungkapnya.

Menurutya, dengan metode pemeriksaan Tempokastuntas ini, banyak terdeteksi sehingga dapat dieliminasi secara perlahan.

Petugas kesehatan yang turun ke kampung-kampung, selain melakukan pemeriksaan malaria juga sekaligus memberikan sosialisasi bagaimana mengatasi penyebab malaria dan kepatuhan minum obat.

Dan berdasarkan temuan di lapangan, masyarakat tidak mengkonsumsi obat malaria sampai tuntas. “Masyarakat yang sakit malaria terus minum obat, ketika rasa badan sudah enak, obatnya tidak dihabiskan. Ini menjadi salah satu kendalanya,” tandasnya.

“Kita sekarang tempatkan kader malaria untuk memantau masyarakat yang terpapar malaria supaya minum obat sampai tuntas. Namun semua kembali kepada kesadaran masyarakat sendiri, untuk bisa terbebas dari malaria,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dudung Prioritaskan Keselamatan Prajurit dalam Operasi Papua

Dudung Prioritaskan Keselamatan Prajurit dalam Operasi Papua

28 Oktober 2026
Pria 35 Tahun Ditikam di Dekai Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Selidiki Pelaku

Pria 35 Tahun Ditikam di Dekai Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Selidiki Pelaku

28 Oktober 2026
KPPG Papua Raya Tegaskan Tak Pernah Pungut Biaya Kegiatan Satgas MBG

KPPG Papua Raya Tegaskan Tak Pernah Pungut Biaya Kegiatan Satgas MBG

28 Oktober 2026
Suzy Rettob Minta TP-PKK Tembagapura Hadirkan Program Sesuai Kebutuhan Warga

Suzy Rettob Minta TP-PKK Tembagapura Hadirkan Program Sesuai Kebutuhan Warga

28 Oktober 2026
Satgas Pasgat Agandugume Berbagi Makanan Bergizi, Pererat Hubungan dengan Warga

Sumpah Pemuda di Mimika Barat Jauh, Bupati Rettob Tekankan Pemerataan Pembangunan

28 Oktober 2026
Satgas Pasgat Agandugume Berbagi Makanan Bergizi, Pererat Hubungan dengan Warga

Satgas Pasgat Agandugume Berbagi Makanan Bergizi, Pererat Hubungan dengan Warga

28 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Wujudkan Hilirisasi di Dalam Negeri, Freeport dan ANTAM Tandatangani Perjanjian Jual Beli Emas

Wujudkan Hilirisasi di Dalam Negeri, Freeport dan ANTAM Tandatangani Perjanjian Jual Beli Emas

Mengenang Wanita Berkerudung Biru (Eulogi Pertama untuk Sr. Nikolin Pajo SSpS-Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki)

Mengenang Wanita Berkerudung Biru (Eulogi Pertama untuk Sr. Nikolin Pajo SSpS-Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki)

Pj Bupati Mimika Sebut Estimasi APBD 2025 Rp6,3 Triliun, Pekan Depan Dibahas Bersama DPRD

Pj Bupati Mimika Sebut Estimasi APBD 2025 Rp6,3 Triliun, Pekan Depan Dibahas Bersama DPRD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id