ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Oktober 2024 Kasus Malaria di Distrik Mimika Timur Meningkat Hingga 523 Kasus

“Jadi kasus yang kita temukan di lapangan lebih banyak, karena sebetulnya ada masyarakat yang merasakan gejala tapi tidak mau periksa ke fasilitas kesehatan”.

7 November 2024
0
Oktober 2024 Kasus Malaria di Distrik Mimika Timur Meningkat Hingga 523 Kasus

Ilusrasi Nyamuk.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus kesakitan akibat malaria di Distrik Mimika Timur yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Mapurujaya terus meningkat.

Pada Bulan Oktober 2024, terjadi peningkatan mencapai 523 kasus. Jumlah ini tergambar dari data yang ditangani Puskesmas Mapurujaya.

Onna Bunga, Kepala Puskesmas Mapurujaya kepada koranpapua.id, Kamis 7 Oktober 2024 menerangkan, biasanya penemuan kasus malaria di wilayah kerja Puskesmas Mapurujaya berkisar 200 kasus dalam satu bulan.

Namun pada bulan Oktober temuan kasus malaria meningkat drastis hingga 100 persen, jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Baca Juga

Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

“Jumlah kasus yang ada sesuai dengan masyarakat yang datang melakukan pemeriksaan di Puskesmas,” ujarnya.

Dikatakan, terjadinya peningkatan kasus malaria, diketahui setelah tim Puskesmas langsung turun ke kampung-kampung untuk melakukan pemeriksaan malaria.

Onna menuturkan, dari hasil pemeriksaan lapangan, tim menemukan lebih banyak kasus tanpa gejala malaria.

“Jadi kasus yang kita temukan di lapangan lebih banyak, karena sebetulnya ada masyarakat yang merasakan gejala tapi tidak mau periksa ke fasilitas kesehatan,” ungkapnya.

Menurutya, dengan metode pemeriksaan Tempokastuntas ini, banyak terdeteksi sehingga dapat dieliminasi secara perlahan.

Petugas kesehatan yang turun ke kampung-kampung, selain melakukan pemeriksaan malaria juga sekaligus memberikan sosialisasi bagaimana mengatasi penyebab malaria dan kepatuhan minum obat.

Dan berdasarkan temuan di lapangan, masyarakat tidak mengkonsumsi obat malaria sampai tuntas. “Masyarakat yang sakit malaria terus minum obat, ketika rasa badan sudah enak, obatnya tidak dihabiskan. Ini menjadi salah satu kendalanya,” tandasnya.

“Kita sekarang tempatkan kader malaria untuk memantau masyarakat yang terpapar malaria supaya minum obat sampai tuntas. Namun semua kembali kepada kesadaran masyarakat sendiri, untuk bisa terbebas dari malaria,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

22 Oktober 2026
IFRC 2026 Mimika Bagikan 6.000 Masker, Siagakan Tim Medis

IFRC 2026 Mimika Bagikan 6.000 Masker, Siagakan Tim Medis

22 Oktober 2026
Gaji Guru PPPK Mimika Oktober Terlambat, Anggaran Kurang Rp 6 Miliar

Gaji Guru PPPK Mimika Oktober Terlambat, Anggaran Kurang Rp 6 Miliar

22 Oktober 2026
Masterplan Potowaiburu, PUPR Mimika Tata Kawasan Pesisir

Masterplan Potowaiburu, PUPR Mimika Tata Kawasan Pesisir

22 Oktober 2026
Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

21 Oktober 2026
Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

21 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Wujudkan Hilirisasi di Dalam Negeri, Freeport dan ANTAM Tandatangani Perjanjian Jual Beli Emas

Wujudkan Hilirisasi di Dalam Negeri, Freeport dan ANTAM Tandatangani Perjanjian Jual Beli Emas

Mengenang Wanita Berkerudung Biru (Eulogi Pertama untuk Sr. Nikolin Pajo SSpS-Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki)

Mengenang Wanita Berkerudung Biru (Eulogi Pertama untuk Sr. Nikolin Pajo SSpS-Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki)

Pj Bupati Mimika Sebut Estimasi APBD 2025 Rp6,3 Triliun, Pekan Depan Dibahas Bersama DPRD

Pj Bupati Mimika Sebut Estimasi APBD 2025 Rp6,3 Triliun, Pekan Depan Dibahas Bersama DPRD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id