ADVERTISEMENT
Selasa, Mei 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Dinkes Evaluasi Percepatan Eliminasi Malaria Tempo Kas Tuntas, Masyarakat Diingatkan Tutup Genangan Air

Jika dalam pemantauan menemukan lokasi genangan bekas kaki, kolam bekas galian langsung dilakukan intervensi dengan penaburan abate untuk membunuh jentik nyamuk.

23 Oktober 2024
0
Dinkes Evaluasi Percepatan Eliminasi Malaria Tempo Kas Tuntas, Masyarakat Diingatkan Tutup Genangan Air

Imelda Ohoiledjaan, Penanggungjawab Malaria Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memandu jalannya evaluasi percepatan eliminasi Tempo Kas Tuntas Malaria, Rabu 23 Oktober 2024. (foto: redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melaksanakan Evaluasi Percepatan Eliminasi Malaria Tempo Kas Tuntas, Rabu 23 Oktober 2024.

Evaluasi yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, menghadirkan tenaga dokter, perawat, Kesehatan Lingkungan (Kesling), Analisis serta Sanitarian dari Puskesmas Jila, Hoeya, Alama dan Arwanop.

ADVERTISEMENT

Para tenaga kesehatan yang dihadirkan dalam evaluasi itu, saat ini ditugaskan sementara di BLUD Puskesmas Pasar Sentral untuk mendukung percepatan eliminasi malaria di wilayah itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika melalui Obet Tekege, Kabid P2P Mimika menjelaskan, lokus penanganan pengendalian dalam menurunkan angka kesakitan malaria dipusatkan di Puskesmas Pasar Sentral.

Baca Juga

Warga Distrik Pargaleme Serahkan 20 Butir Amunisi ke Satgas Yon Parako 466 Pasgat

25 Tahun Otsus Berjalan: Kita Boleh Enam Provinsi Tapi Tetap Satu Papua

Penetapan lokus di Puskesmas Pasar Sentral dari 26 Puskemas di Kabupaten Mimika ini, sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Obet mengungkapkan, dalam pelaksanaan penanganan dan pengendalian malaria, petugas kesehatan berkolaborasi dengan Malaria Control dan Pj Malaria Puskesmas Pasar Sentral.

Kolaborasi ini harus dilakukan mengingat wilayah kerja Puskesmas Pasar Sentral sangat luas, yang mencakup enam kelurahan yakni Kelurahan Pasar Sentral, Perintis, Inauga, Sempan dan Kampung Mandiri Jaya dan Timika Indah.

“Tenaga kesehatan turun ke setiap kelurahan dan kampung untuk memantau kondisi lingkungan, melihat lokasi perindukan nyamuk, penggunaan kelambu dan melakukan penyemprotan di rumah warga,” jelas Obet.

Jika dalam pemantauan menemukan lokasi genangan bekas kaki, kolam bekas galian langsung dilakukan intervensi dengan penaburan abate untuk membunuh jentik nyamuk.

Sementara tenaga Kesling memberikan edukasi kepada masyarakat dan menemukan vektor sumber penyakitnya.

Disampaikan Obet, untuk memudahkan petugas melakukan pemantauan di enam wilayah kerja, tim dibagi dalam 14 klaster.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan tempat perindukan nyamuk paling banyak ditemukan di tempat bekas galian dan bekas injakan kaki.

Karenanya salah satu solusi mengurangi perindukan nyamuk, selain menabur abate adalah menutup bekas galian dan bekas injakan kaki menggunakan timbunan.

“Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam berantas perindukan nyamuk. Kami Dinkes bekerja tidak bisa sendirian butuh keterlibatan semua pihak,” ajak Obet.

Obet menuturkan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengeliminasi malaria.

Caranya selain tidur menggunakan kelambu, menguras dan mengubur juga membersihkan lingkungan tempat tinggal yang selama ini menjadi tempat jentik berkembang biak.

Dan kepada masyarakat Mimika, Obet mengingatkan untuk tidak menolak petugas ketika datang meminta rumahnya disemprot. Karena menurutnya, mencegah malaria secara dini lebih baik daripada mengobati.

“Kalau kita sehat bebas dari malaria maka tidak mengganggu aktivitas bekerja, ekonomi akan berjalan lancar. Tapi kalau sudah sakit akan menghambat semuanya,” pungkasnya.

Obet juga mengharapkan peran serta ketua RT dalam menggerakan warganya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

“Kalau ada lokasi genangan ditutup dengan timbunan pasir, saluran yang mempet dibersihkan agar air lancar mengalir,” pesannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

25 Tahun Otsus Berjalan: Kita Boleh Enam Provinsi Tapi Tetap Satu Papua

Warga Distrik Pargaleme Serahkan 20 Butir Amunisi ke Satgas Yon Parako 466 Pasgat

11 Mei 2026
25 Tahun Otsus Berjalan: Kita Boleh Enam Provinsi Tapi Tetap Satu Papua

25 Tahun Otsus Berjalan: Kita Boleh Enam Provinsi Tapi Tetap Satu Papua

11 Mei 2026
Buntut Rusuh di Stadion Lukas Enembe: Polda Papua Amankan 14 Orang

Buntut Rusuh di Stadion Lukas Enembe: Polda Papua Amankan 14 Orang

11 Mei 2026
Pengamanan Areal Freeport Berganti ke Yonif 133/Yudha Sakti

Pengamanan Areal Freeport Berganti ke Yonif 133/Yudha Sakti

11 Mei 2026
Mahasiswa Dogiyai Turun ke Jalan, Desak Usut Tuntas Kasus Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua

Mahasiswa Dogiyai Turun ke Jalan, Desak Usut Tuntas Kasus Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua

11 Mei 2026
Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

11 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    930 shares
    Bagikan 372 Tweet 233
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    678 shares
    Bagikan 271 Tweet 170
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
Next Post
Debat Perdana Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika, Dete Abugau: Visi Misi Dapat Menjadi Pertimbangan Warga untuk Memilih

Debat Perdana Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika, Dete Abugau: Visi Misi Dapat Menjadi Pertimbangan Warga untuk Memilih

Sederet Janji dan Gagasan Terungkap di Arena Debat Kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mimika

Sederet Janji dan Gagasan Terungkap di Arena Debat Kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mimika

Gallery Foto KPU Mimika Gelar Debat Perdana Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika Periode 2024-2029

Gallery Foto KPU Mimika Gelar Debat Perdana Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika Periode 2024-2029

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id