ADVERTISEMENT
Senin, Mei 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Dinkes Evaluasi Percepatan Eliminasi Malaria Tempo Kas Tuntas, Masyarakat Diingatkan Tutup Genangan Air

Jika dalam pemantauan menemukan lokasi genangan bekas kaki, kolam bekas galian langsung dilakukan intervensi dengan penaburan abate untuk membunuh jentik nyamuk.

23 Oktober 2024
0
Dinkes Evaluasi Percepatan Eliminasi Malaria Tempo Kas Tuntas, Masyarakat Diingatkan Tutup Genangan Air

Imelda Ohoiledjaan, Penanggungjawab Malaria Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memandu jalannya evaluasi percepatan eliminasi Tempo Kas Tuntas Malaria, Rabu 23 Oktober 2024. (foto: redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melaksanakan Evaluasi Percepatan Eliminasi Malaria Tempo Kas Tuntas, Rabu 23 Oktober 2024.

Evaluasi yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, menghadirkan tenaga dokter, perawat, Kesehatan Lingkungan (Kesling), Analisis serta Sanitarian dari Puskesmas Jila, Hoeya, Alama dan Arwanop.

ADVERTISEMENT

Para tenaga kesehatan yang dihadirkan dalam evaluasi itu, saat ini ditugaskan sementara di BLUD Puskesmas Pasar Sentral untuk mendukung percepatan eliminasi malaria di wilayah itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika melalui Obet Tekege, Kabid P2P Mimika menjelaskan, lokus penanganan pengendalian dalam menurunkan angka kesakitan malaria dipusatkan di Puskesmas Pasar Sentral.

Baca Juga

Serapan APBD Mimika Masih 11,38 Persen, Marthen Mallisa Akui Realisasi Anggaran Lambat

Serapan APBD Mimika Minim: Wabup Emanuel Tegur Pimpinan OPD Segera Eksekusi Program Kerja

Penetapan lokus di Puskesmas Pasar Sentral dari 26 Puskemas di Kabupaten Mimika ini, sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Obet mengungkapkan, dalam pelaksanaan penanganan dan pengendalian malaria, petugas kesehatan berkolaborasi dengan Malaria Control dan Pj Malaria Puskesmas Pasar Sentral.

Kolaborasi ini harus dilakukan mengingat wilayah kerja Puskesmas Pasar Sentral sangat luas, yang mencakup enam kelurahan yakni Kelurahan Pasar Sentral, Perintis, Inauga, Sempan dan Kampung Mandiri Jaya dan Timika Indah.

“Tenaga kesehatan turun ke setiap kelurahan dan kampung untuk memantau kondisi lingkungan, melihat lokasi perindukan nyamuk, penggunaan kelambu dan melakukan penyemprotan di rumah warga,” jelas Obet.

Jika dalam pemantauan menemukan lokasi genangan bekas kaki, kolam bekas galian langsung dilakukan intervensi dengan penaburan abate untuk membunuh jentik nyamuk.

Sementara tenaga Kesling memberikan edukasi kepada masyarakat dan menemukan vektor sumber penyakitnya.

Disampaikan Obet, untuk memudahkan petugas melakukan pemantauan di enam wilayah kerja, tim dibagi dalam 14 klaster.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan tempat perindukan nyamuk paling banyak ditemukan di tempat bekas galian dan bekas injakan kaki.

Karenanya salah satu solusi mengurangi perindukan nyamuk, selain menabur abate adalah menutup bekas galian dan bekas injakan kaki menggunakan timbunan.

“Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam berantas perindukan nyamuk. Kami Dinkes bekerja tidak bisa sendirian butuh keterlibatan semua pihak,” ajak Obet.

Obet menuturkan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengeliminasi malaria.

Caranya selain tidur menggunakan kelambu, menguras dan mengubur juga membersihkan lingkungan tempat tinggal yang selama ini menjadi tempat jentik berkembang biak.

Dan kepada masyarakat Mimika, Obet mengingatkan untuk tidak menolak petugas ketika datang meminta rumahnya disemprot. Karena menurutnya, mencegah malaria secara dini lebih baik daripada mengobati.

“Kalau kita sehat bebas dari malaria maka tidak mengganggu aktivitas bekerja, ekonomi akan berjalan lancar. Tapi kalau sudah sakit akan menghambat semuanya,” pungkasnya.

Obet juga mengharapkan peran serta ketua RT dalam menggerakan warganya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

“Kalau ada lokasi genangan ditutup dengan timbunan pasir, saluran yang mempet dibersihkan agar air lancar mengalir,” pesannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Serapan APBD Mimika Minim: Wabup Emanuel Tegur Pimpinan OPD Segera Eksekusi Program Kerja

Serapan APBD Mimika Masih 11,38 Persen, Marthen Mallisa Akui Realisasi Anggaran Lambat

18 Mei 2026
Serapan APBD Mimika Masih 11,38 Persen, Marthen Mallisa Akui Realisasi Anggaran Lambat

Serapan APBD Mimika Minim: Wabup Emanuel Tegur Pimpinan OPD Segera Eksekusi Program Kerja

18 Mei 2026
Wilayah Tenggara Boven Digoel Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

Wilayah Tenggara Boven Digoel Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

18 Mei 2026
Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

18 Mei 2026
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Wilayah Mimika dan Paniai Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Wilayah Mimika dan Paniai Diguyur Hujan

18 Mei 2026
Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

17 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    966 shares
    Bagikan 386 Tweet 242
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Debat Perdana Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika, Dete Abugau: Visi Misi Dapat Menjadi Pertimbangan Warga untuk Memilih

Debat Perdana Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika, Dete Abugau: Visi Misi Dapat Menjadi Pertimbangan Warga untuk Memilih

Sederet Janji dan Gagasan Terungkap di Arena Debat Kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mimika

Sederet Janji dan Gagasan Terungkap di Arena Debat Kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mimika

Gallery Foto KPU Mimika Gelar Debat Perdana Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika Periode 2024-2029

Gallery Foto KPU Mimika Gelar Debat Perdana Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika Periode 2024-2029

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id