ADVERTISEMENT
Jumat, Juni 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Selamatkan Ibu dan Anak dari Area Pendulangan Emas, Freeport dan Pemda Mimika Duduk Bersama Tomas dan TNI-Polri

Situasi di area pendulangan sangat berbahaya dan berdampak jangka panjang. Bahaya bisa ditimbulkan oleh kondisi alam sehingga sering terjadi kecelakaan yang menelan korban jiwa.

26 September 2024
0
Selamatkan Ibu dan Anak dari Area Pendulangan Emas, Freeport dan Pemda Mimika Duduk Bersama Tomas dan TNI-Polri

Suasana sosialisasi terkait pengelolaan isu ibu dan anak di area pendulangan PTFI, di salah satu hotel di Timika, Kamis 26 September 2024.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Jumlah warga yang saat ini melakoni pekerjaan mendulang emas di sejumlah titik dalam wilayah kerja PT Freeport Indonesia (PTFI) telah mencapai 5 ribu lebih jiwa.

Jumlah ini terungkap dalam kegiatan sosialisasi terkait dengan pengelolaan isu ibu dan anak di area pendulangan PTFI yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Kamis 26 September 2024.

ADVERTISEMENT

Pada kegiatan sosialiasi yang terselenggara atas kerjasama PTFI dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mimika itu, juga terungkap banyak dampak negatif yang ditimbulkan akibat ‘membludaknya’ warga yang terus mendatangi area pendulangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Salah satu isu yang cukup menjadi perhatian terkait masalah ini yakni, membawa serta istri dan anak-anak tanpa mempertimbangan dampak negatif yang bisa saja terjadi di area pendulangan.

Baca Juga

Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

Akibatnya, anak-anak tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, tidak mengeyam pendidikan di bangku sekolah, bahkan ibu hamil tidak pernah mendapatkan pemeriksaan kandungan.

Belum lagi terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pelecehan seksual dan banyak menderita berbagai penyakit akibat lingkungan yang kurang bersih.

Termasuk terus berjatuhan korban jiwa karena sakit, terseret arus dan tertimbun longsor.

Melihat kondisi ini mendorong PTFI bersama Kesbangpol duduk bersama Tokoh Masyarakat (Tomas), lembaga adat, paguyuban, tokoh agama, tokoh perempuan dan TNI-Polri, untuk mencari upaya nyata menyelamatkan ibu dan anak dari area pendulangan.

Pada kegiatan duduk bersama yang dikemas dalam acara sosialisasi, Kamis 26 September 2024 itu banyak masukan dan usulan yang disampaikan kepada Pemda Mimika dan PTFI. Salah satunya agar segera menetapkan regulasi terkait dengan isu ini.

Yan Selamat Purba, Kepala Kesbangpol Mimika pada kesempatan itu mengatakan, berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan, baik oleh Pemkab Mimika maupun PTFI dan lembaga organisasi masyarakat yang bergerak di bidang ibu dan anak.

“Kami berharap dengan duduk bersama hari ini bisa terjalin sinergitas dan kesinambungan antara semua pihak untuk keselamatan ibu dan anak di area pendulangan,” harap Purba.

Dikatakan, ibu dan anak merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap kekerasan, baik kekerasan dalam rumah tangga, lingkungan maupun dari alam itu sendiri.

Sehingga dibutuhkan perhatian dan perlindungan yang lebih dibanding kelompok yang lain.

Namun pada kenyataannya masih ada ibu dan anak yang berada di area berbahaya, yang tidak memperhatikan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan serta pendidikan, lebih khusus di area pendulangan yang masuk dalam wilayah kerja PTFI.

“Tanggal 25 Agustus 2024 telah terjadi kecelakaan di Kali Kabur Mile 37, dengan korban sebanyak empat orang terseret arus saat menyeberang kali, tiga orang meninggal dunia, satu orang selamat,” jelas Purba.

Diantara korban yang meninggal dunia terdapat seorang ibu dan seorang balita. Dengan peristiwa ini, maka harus menjadi perhatian semua pihak dengan mengambil tindakan nyata demi keselamatan ibu dan anak.

Menurutnya, situasi di area pendulangan sangat berbahaya dan berdampak jangka panjang. Bahaya bisa ditimbulkan oleh kondisi alam sehingga sering terjadi kecelakaan yang menelan korban jiwa.

“Bisa kita bayangkan bagaimana para ibu dan anak berada di area tersebut dan juga hilangnya kesempatan bagi anak-anak dalam mengenyam pendidikan, serta dampak kesehatan dimasa depannya,” katanya.

Karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran semua pihak, terutama ibu dan anak yang berada di area pendulangan.

Dan kepada semua yang hadir dapat menyampaikan kepada para kerabat agar tidak melakukan kegiatan mendulang di area terlarang yang ada di kawasan PTFI.

Nathan Kum, Vice President Community Development PTFI mengatakan, saat ini terdapat hampir 5 ribu orang yang mendulang di sekitar 6 sampai 7 titik yang ada dalam wilayah kerja perusahaan.

Meski PTFI telah melarang masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di area objek fital, namun PTFI tidak bisa mengambil langka tegas.

“Area ini memang area operasi tapi masyarakat ini kan masuk melalui jalan potong, dengan segala cara mereka masuk kesana”.

Nathan mengaku selama ini PTFI bersama TNI-Polri sudah sering melakukan sosialisasi tidak boleh mendulang di area perusahaan, tapi terus saja tidak dipatuhi.

“Hari ini kita larang dan dikosongkan nanti besok sudah pindah ke area lain. Dengan segala cara mereka masuk lagi,” tandas Nathan.

Sosialisasi ditutup dengan penandatanganan sejumlah rekomendasi oleh semua perwakilan terkait komitmen bersama mengatasi masalah ibu dan anak di area pendulangan PTFI. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

18 Juni 2026
Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

18 Juni 2026
Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Kejari Mimika Setujui Penghentian Penuntutan Perkara Penganiayaan Melalui Keadilan Restoratif

18 Juni 2026
Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

18 Juni 2026
Tangani Persoalan Papua, Yan Permenas Soroti Kinerja Kementerian HAM

Tangani Persoalan Papua, Yan Permenas Soroti Kinerja Kementerian HAM

18 Juni 2026
Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin Penting Dilakukan, Pastikan Pasangan Siap Membangunan Keluarga

18 Juni 2026

POPULER

  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • PUPR Mimika Targetkan Lima Proyek Strategis Daerah Mulai Kontrak Awal Agustus, Berikut Daftarnya

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Alami Luka Bakar, Seorang Pendulang di Mile 41 Dilarikan ke RSMM

Alami Luka Bakar, Seorang Pendulang di Mile 41 Dilarikan ke RSMM

Pj Gubernur Papua Tengah Pimpin Rapat Perjelas Kepastian Wilayah Kabupaten Mimika, Dogiyai dan Deiyai

Pj Gubernur Papua Tengah Pimpin Rapat Perjelas Kepastian Wilayah Kabupaten Mimika, Dogiyai dan Deiyai

Barang Bukti Sabu yang Dimusnahkan Polres Mimika Senilai Rp538 Juta

Barang Bukti Sabu yang Dimusnahkan Polres Mimika Senilai Rp538 Juta

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id