ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Air Setinggi Betis Masih Tergenang di Halaman SD YPPK St Blasius Mioko, Anak Murid Banyak yang Sakit

Banyak anak-anak yang tidak ke sekolah juga dikarenakan lapar. Hujan dan bajir membuat orang tua mereka kehabisan bahan makanan, karena kesulitan mencari dan pangkur sagu.

12 Agustus 2024
0
803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Kondisi halaman SD YPPK Santo Blasius Mioko di Kampung Kamora, Distrik Mimika Tengah. Para guru dan warga saat melewati kompleks sekolah, Senin 12 Agustus 2024. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Genangan air yang sudah terjadi hampir dua pekan di Kampung Kamoro, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika juga mengakibatkan aktivitas belajar mengajar di SD YPPK Santo Blasius Mioko, terganggu.

Alexander Waupuru, Perangkat Kampung yang juga Kepala Dusun Kamoro mengatakan, kondisi genangan air yang terparah terdapat di SD YPPK Santo Blasius.

Air setinggi betis anak SD menggenangi halaman sekolah itu sejak dua pekan terkahir dan sampai hari ini, Senin 12 Agustus 2024 belum juga surut.

Dengan masih tingginya genangan air membuat aktivitas para guru dan murid sekolah menjadi sangat terbatas.

Baca Juga

Menko Polkam: Keamanan Papua Tak Cukup dengan Kekuatan Aparat

Dudung Prioritaskan Keselamatan Prajurit dalam Operasi Papua

“Anak-anak banyak yang menderita sakit batuk, pilek dan gatal-gatal akibat kutu air”

Anak-anak saat di sekolah terpaksa hanya bisa berada di bangunan sekolah yang terbuat dari kayu dengan konstruksi panggung (kolong).

Helena Dumatubun, Kepala SD YPPK Santo Blasius Mioko menjelaskan dari 185 anak didik, saat ini hanya sekitar 50 murid yang masih datang ke sekolah.

Ia membenarkan halaman sekolah yang dipimpinnya sampai hari ini masih terendam air. Kondisi ini juga berdampak terhadap kehadiran anak didik yang datang ke sekolah.

Selain banjir dan hujan yang terus mengguyur wilayah itu, anak-anak banyak yang menderita sakit batuk, pilek dan gatal-gatal akibat kutu air.

“Anak-anak yang sakit biasanya berobat di Pustu, Puskesmas Ayuka dan RSMM,” tuturnya.

Selain anak didik, tiga guru juga dikabarkan juga mengalami sakit dan sekarang lagi jalani perawatan di Timika.

“Saat ini anak didik semuanya 185 orang dengan sembilan guru dan satu pegawai Tata Usaha. KBM tahun ajaran baru mulai 15 Juli 2024 lalu. Namun sekarang hanya sekitar 50 murid yang masuk sekolah,” paparnya.

Dikatakan, banjir yang terjadi di wilayah itu juga mengakibatkan bus yang selama ini melayani masyarakat dan guru-guru mengalami kerusakan mesin, ditambah usia bus yang sudah tua.

Banyak anak-anak yang tidak ke sekolah juga dikarenakan lapar. Hujan dan banjir membuat orang tua mereka kehabisan bahan makanan, karena kesulitan mencari dan membuat sagu.

Mereka juga kesulitan ke pasar untuk menjual hasil kebun.  “Kalau hujan terus masyarakat di sini susah dan pasti tidak ada uang untuk beli beras. Di sini makan sehari-hari sagu,” katanya.

Ia menjelaskan sampai hari ini, Senin 12 Agustus 2024, air masih tergenang di halaman sekolah meskipun perlahan mulai surut.

Anak-anak terpaksa ke sekolah berpakaian bebas, setiba di sekolah baru pakaian seragam.

Meskipun menghadapi situasi sulit seperti ini setiap tahun, Helena selaku kepala sekolah bersama para guru dan anak-anak tetap bertahan melaksanakan aktivitas KBM seperti biasa. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dudung Prioritaskan Keselamatan Prajurit dalam Operasi Papua

Dudung Prioritaskan Keselamatan Prajurit dalam Operasi Papua

28 Oktober 2026
Pria 35 Tahun Ditikam di Dekai Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Selidiki Pelaku

Pria 35 Tahun Ditikam di Dekai Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Selidiki Pelaku

28 Oktober 2026
KPPG Papua Raya Tegaskan Tak Pernah Pungut Biaya Kegiatan Satgas MBG

KPPG Papua Raya Tegaskan Tak Pernah Pungut Biaya Kegiatan Satgas MBG

28 Oktober 2026
Suzy Rettob Minta TP-PKK Tembagapura Hadirkan Program Sesuai Kebutuhan Warga

Suzy Rettob Minta TP-PKK Tembagapura Hadirkan Program Sesuai Kebutuhan Warga

28 Oktober 2026
Satgas Pasgat Agandugume Berbagi Makanan Bergizi, Pererat Hubungan dengan Warga

Sumpah Pemuda di Mimika Barat Jauh, Bupati Rettob Tekankan Pemerataan Pembangunan

28 Oktober 2026
Satgas Pasgat Agandugume Berbagi Makanan Bergizi, Pererat Hubungan dengan Warga

Satgas Pasgat Agandugume Berbagi Makanan Bergizi, Pererat Hubungan dengan Warga

28 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Sosialisasi PKPU Nomor 2 Tahun 2024, Hironimus: Partai Pengusung Harus Tahu Persyaratan Sebelum Mendaftar

Sosialisasi PKPU Nomor 2 Tahun 2024, Hironimus: Partai Pengusung Harus Tahu Persyaratan Sebelum Mendaftar

Coklit di Mimika Masuk Hari Terakhir, Budiono: Progresnya Sudah Mencapai 98,7 Persen

Data 222,901 DPS Kabupaten Mimika Diserahkan ke KPU Provinsi Papua Tengah. Ini Data Lengkapnya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id