ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Air Setinggi Betis Masih Tergenang di Halaman SD YPPK St Blasius Mioko, Anak Murid Banyak yang Sakit

Banyak anak-anak yang tidak ke sekolah juga dikarenakan lapar. Hujan dan bajir membuat orang tua mereka kehabisan bahan makanan, karena kesulitan mencari dan pangkur sagu.

12 Agustus 2024
0
803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Kondisi halaman SD YPPK Santo Blasius Mioko di Kampung Kamora, Distrik Mimika Tengah. Para guru dan warga saat melewati kompleks sekolah, Senin 12 Agustus 2024. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Genangan air yang sudah terjadi hampir dua pekan di Kampung Kamoro, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika juga mengakibatkan aktivitas belajar mengajar di SD YPPK Santo Blasius Mioko, terganggu.

Alexander Waupuru, Perangkat Kampung yang juga Kepala Dusun Kamoro mengatakan, kondisi genangan air yang terparah terdapat di SD YPPK Santo Blasius.

Air setinggi betis anak SD menggenangi halaman sekolah itu sejak dua pekan terkahir dan sampai hari ini, Senin 12 Agustus 2024 belum juga surut.

Dengan masih tingginya genangan air membuat aktivitas para guru dan murid sekolah menjadi sangat terbatas.

Baca Juga

Semarak Inagurasi FH UNEJ, Sajikan Pertunjukan Seni hingga Bazar UMKM

Dekranasda Mimika Minta PTFI Perluas Promosi Produk Pengrajin Lokal

“Anak-anak banyak yang menderita sakit batuk, pilek dan gatal-gatal akibat kutu air”

Anak-anak saat di sekolah terpaksa hanya bisa berada di bangunan sekolah yang terbuat dari kayu dengan konstruksi panggung (kolong).

Helena Dumatubun, Kepala SD YPPK Santo Blasius Mioko menjelaskan dari 185 anak didik, saat ini hanya sekitar 50 murid yang masih datang ke sekolah.

Ia membenarkan halaman sekolah yang dipimpinnya sampai hari ini masih terendam air. Kondisi ini juga berdampak terhadap kehadiran anak didik yang datang ke sekolah.

Selain banjir dan hujan yang terus mengguyur wilayah itu, anak-anak banyak yang menderita sakit batuk, pilek dan gatal-gatal akibat kutu air.

“Anak-anak yang sakit biasanya berobat di Pustu, Puskesmas Ayuka dan RSMM,” tuturnya.

Selain anak didik, tiga guru juga dikabarkan juga mengalami sakit dan sekarang lagi jalani perawatan di Timika.

“Saat ini anak didik semuanya 185 orang dengan sembilan guru dan satu pegawai Tata Usaha. KBM tahun ajaran baru mulai 15 Juli 2024 lalu. Namun sekarang hanya sekitar 50 murid yang masuk sekolah,” paparnya.

Dikatakan, banjir yang terjadi di wilayah itu juga mengakibatkan bus yang selama ini melayani masyarakat dan guru-guru mengalami kerusakan mesin, ditambah usia bus yang sudah tua.

Banyak anak-anak yang tidak ke sekolah juga dikarenakan lapar. Hujan dan banjir membuat orang tua mereka kehabisan bahan makanan, karena kesulitan mencari dan membuat sagu.

Mereka juga kesulitan ke pasar untuk menjual hasil kebun.  “Kalau hujan terus masyarakat di sini susah dan pasti tidak ada uang untuk beli beras. Di sini makan sehari-hari sagu,” katanya.

Ia menjelaskan sampai hari ini, Senin 12 Agustus 2024, air masih tergenang di halaman sekolah meskipun perlahan mulai surut.

Anak-anak terpaksa ke sekolah berpakaian bebas, setiba di sekolah baru pakaian seragam.

Meskipun menghadapi situasi sulit seperti ini setiap tahun, Helena selaku kepala sekolah bersama para guru dan anak-anak tetap bertahan melaksanakan aktivitas KBM seperti biasa. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dekranasda Mimika Minta PTFI Perluas Promosi Produk Pengrajin Lokal

Dekranasda Mimika Minta PTFI Perluas Promosi Produk Pengrajin Lokal

27 Oktober 2026
Penjualan Produk UMKM Dekranasda Mimika Tembus Rp12,5 Juta Sehari di Event PTFI

Penjualan Produk UMKM Dekranasda Mimika Tembus Rp12,5 Juta Sehari di Event PTFI

27 Oktober 2026
Pemkab Mimika Perkuat P4GN, Generasi Muda Jadi Sasaran Pencegahan Narkoba

Pemkab Mimika Perkuat P4GN, Generasi Muda Jadi Sasaran Pencegahan Narkoba

27 Oktober 2026
Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

27 Oktober 2026
BNN Mimika Ajak Pengguna Narkoba Berani Jalani Rehabilitasi

BNN Mimika Ajak Pengguna Narkoba Berani Jalani Rehabilitasi

27 Oktober 2026
Dukcapil Mimika Sosialisasikan Perda Administrasi Kependudukan

Dukcapil Mimika Sosialisasikan Perda Administrasi Kependudukan

27 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Sosialisasi PKPU Nomor 2 Tahun 2024, Hironimus: Partai Pengusung Harus Tahu Persyaratan Sebelum Mendaftar

Sosialisasi PKPU Nomor 2 Tahun 2024, Hironimus: Partai Pengusung Harus Tahu Persyaratan Sebelum Mendaftar

Coklit di Mimika Masuk Hari Terakhir, Budiono: Progresnya Sudah Mencapai 98,7 Persen

Data 222,901 DPS Kabupaten Mimika Diserahkan ke KPU Provinsi Papua Tengah. Ini Data Lengkapnya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id