ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Air Setinggi Betis Masih Tergenang di Halaman SD YPPK St Blasius Mioko, Anak Murid Banyak yang Sakit

Banyak anak-anak yang tidak ke sekolah juga dikarenakan lapar. Hujan dan bajir membuat orang tua mereka kehabisan bahan makanan, karena kesulitan mencari dan pangkur sagu.

12 Agustus 2024
0
803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Kondisi halaman SD YPPK Santo Blasius Mioko di Kampung Kamora, Distrik Mimika Tengah. Para guru dan warga saat melewati kompleks sekolah, Senin 12 Agustus 2024. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Genangan air yang sudah terjadi hampir dua pekan di Kampung Kamoro, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika juga mengakibatkan aktivitas belajar mengajar di SD YPPK Santo Blasius Mioko, terganggu.

Alexander Waupuru, Perangkat Kampung yang juga Kepala Dusun Kamoro mengatakan, kondisi genangan air yang terparah terdapat di SD YPPK Santo Blasius.

Air setinggi betis anak SD menggenangi halaman sekolah itu sejak dua pekan terkahir dan sampai hari ini, Senin 12 Agustus 2024 belum juga surut.

Dengan masih tingginya genangan air membuat aktivitas para guru dan murid sekolah menjadi sangat terbatas.

Baca Juga

Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

“Anak-anak banyak yang menderita sakit batuk, pilek dan gatal-gatal akibat kutu air”

Anak-anak saat di sekolah terpaksa hanya bisa berada di bangunan sekolah yang terbuat dari kayu dengan konstruksi panggung (kolong).

Helena Dumatubun, Kepala SD YPPK Santo Blasius Mioko menjelaskan dari 185 anak didik, saat ini hanya sekitar 50 murid yang masih datang ke sekolah.

Ia membenarkan halaman sekolah yang dipimpinnya sampai hari ini masih terendam air. Kondisi ini juga berdampak terhadap kehadiran anak didik yang datang ke sekolah.

Selain banjir dan hujan yang terus mengguyur wilayah itu, anak-anak banyak yang menderita sakit batuk, pilek dan gatal-gatal akibat kutu air.

“Anak-anak yang sakit biasanya berobat di Pustu, Puskesmas Ayuka dan RSMM,” tuturnya.

Selain anak didik, tiga guru juga dikabarkan juga mengalami sakit dan sekarang lagi jalani perawatan di Timika.

“Saat ini anak didik semuanya 185 orang dengan sembilan guru dan satu pegawai Tata Usaha. KBM tahun ajaran baru mulai 15 Juli 2024 lalu. Namun sekarang hanya sekitar 50 murid yang masuk sekolah,” paparnya.

Dikatakan, banjir yang terjadi di wilayah itu juga mengakibatkan bus yang selama ini melayani masyarakat dan guru-guru mengalami kerusakan mesin, ditambah usia bus yang sudah tua.

Banyak anak-anak yang tidak ke sekolah juga dikarenakan lapar. Hujan dan banjir membuat orang tua mereka kehabisan bahan makanan, karena kesulitan mencari dan membuat sagu.

Mereka juga kesulitan ke pasar untuk menjual hasil kebun.  “Kalau hujan terus masyarakat di sini susah dan pasti tidak ada uang untuk beli beras. Di sini makan sehari-hari sagu,” katanya.

Ia menjelaskan sampai hari ini, Senin 12 Agustus 2024, air masih tergenang di halaman sekolah meskipun perlahan mulai surut.

Anak-anak terpaksa ke sekolah berpakaian bebas, setiba di sekolah baru pakaian seragam.

Meskipun menghadapi situasi sulit seperti ini setiap tahun, Helena selaku kepala sekolah bersama para guru dan anak-anak tetap bertahan melaksanakan aktivitas KBM seperti biasa. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

13 Oktober 2026
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

13 Oktober 2026
Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

13 Oktober 2026
Pemkab Mimika Bentuk Tim Percepatan Penanggulangan TB, Ananias Faot Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas

Pemkab Mimika Bentuk Tim Percepatan Penanggulangan TB, Ananias Faot Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas

13 Oktober 2026
Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

Kabut Asap Mimika, PAUD–SD dan SLB Belajar dari Rumah

12 Oktober 2026
Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

Sem Bukaleng Apresiasi Perhatian Pemkab Mimika pada Adat Amungme

12 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    793 shares
    Bagikan 317 Tweet 198
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Dolfin Beanal Kecam Pelayanan Festival Budaya Mimika: Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko

    512 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
  • Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

    512 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Sosialisasi PKPU Nomor 2 Tahun 2024, Hironimus: Partai Pengusung Harus Tahu Persyaratan Sebelum Mendaftar

Sosialisasi PKPU Nomor 2 Tahun 2024, Hironimus: Partai Pengusung Harus Tahu Persyaratan Sebelum Mendaftar

Coklit di Mimika Masuk Hari Terakhir, Budiono: Progresnya Sudah Mencapai 98,7 Persen

Data 222,901 DPS Kabupaten Mimika Diserahkan ke KPU Provinsi Papua Tengah. Ini Data Lengkapnya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id