ADVERTISEMENT
Selasa, April 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Air Setinggi Betis Masih Tergenang di Halaman SD YPPK St Blasius Mioko, Anak Murid Banyak yang Sakit

Banyak anak-anak yang tidak ke sekolah juga dikarenakan lapar. Hujan dan bajir membuat orang tua mereka kehabisan bahan makanan, karena kesulitan mencari dan pangkur sagu.

12 Agustus 2024
0
803 Rumah di Kampung Kamora Terendam Air, Bahan Makanan Menipis, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Kondisi halaman SD YPPK Santo Blasius Mioko di Kampung Kamora, Distrik Mimika Tengah. Para guru dan warga saat melewati kompleks sekolah, Senin 12 Agustus 2024. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Genangan air yang sudah terjadi hampir dua pekan di Kampung Kamoro, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika juga mengakibatkan aktivitas belajar mengajar di SD YPPK Santo Blasius Mioko, terganggu.

Alexander Waupuru, Perangkat Kampung yang juga Kepala Dusun Kamoro mengatakan, kondisi genangan air yang terparah terdapat di SD YPPK Santo Blasius.

ADVERTISEMENT

Air setinggi betis anak SD menggenangi halaman sekolah itu sejak dua pekan terkahir dan sampai hari ini, Senin 12 Agustus 2024 belum juga surut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan masih tingginya genangan air membuat aktivitas para guru dan murid sekolah menjadi sangat terbatas.

Baca Juga

Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

“Anak-anak banyak yang menderita sakit batuk, pilek dan gatal-gatal akibat kutu air”

Anak-anak saat di sekolah terpaksa hanya bisa berada di bangunan sekolah yang terbuat dari kayu dengan konstruksi panggung (kolong).

Helena Dumatubun, Kepala SD YPPK Santo Blasius Mioko menjelaskan dari 185 anak didik, saat ini hanya sekitar 50 murid yang masih datang ke sekolah.

Ia membenarkan halaman sekolah yang dipimpinnya sampai hari ini masih terendam air. Kondisi ini juga berdampak terhadap kehadiran anak didik yang datang ke sekolah.

Selain banjir dan hujan yang terus mengguyur wilayah itu, anak-anak banyak yang menderita sakit batuk, pilek dan gatal-gatal akibat kutu air.

“Anak-anak yang sakit biasanya berobat di Pustu, Puskesmas Ayuka dan RSMM,” tuturnya.

Selain anak didik, tiga guru juga dikabarkan juga mengalami sakit dan sekarang lagi jalani perawatan di Timika.

“Saat ini anak didik semuanya 185 orang dengan sembilan guru dan satu pegawai Tata Usaha. KBM tahun ajaran baru mulai 15 Juli 2024 lalu. Namun sekarang hanya sekitar 50 murid yang masuk sekolah,” paparnya.

Dikatakan, banjir yang terjadi di wilayah itu juga mengakibatkan bus yang selama ini melayani masyarakat dan guru-guru mengalami kerusakan mesin, ditambah usia bus yang sudah tua.

Banyak anak-anak yang tidak ke sekolah juga dikarenakan lapar. Hujan dan banjir membuat orang tua mereka kehabisan bahan makanan, karena kesulitan mencari dan membuat sagu.

Mereka juga kesulitan ke pasar untuk menjual hasil kebun.  “Kalau hujan terus masyarakat di sini susah dan pasti tidak ada uang untuk beli beras. Di sini makan sehari-hari sagu,” katanya.

Ia menjelaskan sampai hari ini, Senin 12 Agustus 2024, air masih tergenang di halaman sekolah meskipun perlahan mulai surut.

Anak-anak terpaksa ke sekolah berpakaian bebas, setiba di sekolah baru pakaian seragam.

Meskipun menghadapi situasi sulit seperti ini setiap tahun, Helena selaku kepala sekolah bersama para guru dan anak-anak tetap bertahan melaksanakan aktivitas KBM seperti biasa. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

21 April 2026
Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

21 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Kementerian HAM: Baku Tembak di Puncak Tewaskan 15 Warga Sipil

21 April 2026
Pengabdian Tulus: Pakai Roda Tiga Polisi Layani Antar Jemput Murid SDN Uta 2 Kapiraya

Pengabdian Tulus: Pakai Roda Tiga Polisi Layani Antar Jemput Murid SDN Uta 2 Kapiraya

21 April 2026
Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

21 April 2026
Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

21 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kode Wanita Berjaket Loreng Terekam CCTV Sebelum Gedung RSUD Paniai Terbakar

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Jumlah Pemilih Sementara Pilkada 2024, Mimika Baru Terbanyak dan Agimuga Paling Bontot

Sosialisasi PKPU Nomor 2 Tahun 2024, Hironimus: Partai Pengusung Harus Tahu Persyaratan Sebelum Mendaftar

Sosialisasi PKPU Nomor 2 Tahun 2024, Hironimus: Partai Pengusung Harus Tahu Persyaratan Sebelum Mendaftar

Coklit di Mimika Masuk Hari Terakhir, Budiono: Progresnya Sudah Mencapai 98,7 Persen

Data 222,901 DPS Kabupaten Mimika Diserahkan ke KPU Provinsi Papua Tengah. Ini Data Lengkapnya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id