ADVERTISEMENT
Selasa, Maret 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Tiga Helikopter TNI Berangkat Menuju Alama Evakuasi Korban Penembakan KKB

Kapolres juga menegaskan sampai saat ini belum ada pemerintah daerah yang melakukan konfirmasi terkait peristiwa ini dengan pihak aparat keamanan.

6 Agustus 2024
0
Tiga Helikopter TNI Berangkat Menuju Alama Evakuasi Korban Penembakan KKB

Nampak Tiga pesawat Helikopter milik TNI di siapkan berangkat menuju Distrik Alama. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Personel gabungan TNI-Polri diberangkatkan menuju Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa 6 Agustus 2024.

Pemberangkatan personil TNI-Polri untuk mengevakuasi para korban menggunakan tiga helikopter milik TNI AU.

ADVERTISEMENT

Helikopter terbang dari Bandara Moses Kilangin Timika sekitar pukul 11.00 WIT.

Advertisement. Scroll to continue reading.

AKBP I Komang Budiartha, Kapolres Mimika kepada awak media mengatakan pihaknya belum bisa memastikan informasi adanya helikopter yang dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Baca Juga

Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

Menurutnya, terkait informasinya adanya helikopter yang dibakar tersebut nanti disampaikan setelah korban dievakuasi ke Timika.

“Belum, nanti kita lihat. Seperti kemarin saya sampaikan, nanti setelah evakuasi baru kita akan tahu pastinya seperti apa di sana. Kita tidak boleh mengandai-andai,” ujar Kapolres.

“Termasuk kondisi pilot, karena diduga meninggal namun diduga saja, diduga meninggal, tapi kita belum berani memastikan Itu,” tandasnya.

Disampaikan pada hari kemarin pihaknya berupaya melakukan komunikasi melalui radio SSB. Namun pada saat itu operator SSB tidak berada di tempat kejadian.

“Yang pegang SSB Alama kan tidak di tempat kejadian. Hanya dari dalam rumah juga. Mereka belum berani memastikan seperti itu. Karena kalau kita memastikan, nanti kita salah,” timpalnya.

Menurutnya belum ada saksi mata yang betul-betul menceritakan peristiwa adanya helikopter yang bakar.

“Belum, sampai sekarang itu landasan di Alama masih steril tidak ada masyarakat yang berani datang, semua masih ada di Puskesmas,” ungkapnya

Kapolres menegaskan sampai saat ini para penumpang belum ada yang bisa dihubungi, karena tidak ada sinyal.

” Yang bisa cuma pake radio SSB dan itu hanya ada di pak heri”.

Kapolres juga menegaskan sampai saat ini belum ada pemerintah daerah yang melakukan konfirmasi terkait peristiwa ini dengan pihak aparat keamanan.

“Mungkin mereka sudah mengetahui tapi sejauh ini belum ada konfirmasi dengan pihak keamanan,” tambah Kapolres. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

24 Maret 2026
Buntut Penyerangan yang Menewaskan Nakes: Seluruh Fasilitas Kesehatan di Tambrauw Ditutup

Buntut Penyerangan yang Menewaskan Nakes: Seluruh Fasilitas Kesehatan di Tambrauw Ditutup

24 Maret 2026
Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

24 Maret 2026
Prakiraan Cuaca untuk Provinsi Papua Satu Pekan Kedepan, Sebagian Besar Daerah Cerah

Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan, Kilat dan Angin Kencang sampai 26 Maret, Termasuk Papua Tengah

24 Maret 2026
Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

24 Maret 2026
Meninggal Usai Dianiaya Anak Pemilik Perusahaan, Ibu Korban Tuntut Keadilan dan Pertanggungjawaban

Meninggal Usai Dianiaya Anak Pemilik Perusahaan, Ibu Korban Tuntut Keadilan dan Pertanggungjawaban

24 Maret 2026

POPULER

  • Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    672 shares
    Bagikan 269 Tweet 168
  • Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

    619 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Soal Transparansi Dana Otsus: Anggota DPD RI PFM Minta Kejagung Periksa Ketua MRP Se-Papua Raya

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Remaja 17 Tahun di Timika Hilang Sejak 14 Maret, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Tiga Bintang Polri Jatuh di Tanah Papua

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
Next Post
Jenazah Mr Glen, Pilot Helikopter yang Dibunuh KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Jenazah Mr Glen, Pilot Helikopter yang Dibunuh KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Pilot Helikopter yang Dibunuh KKB Bukan Intelejen, Nakes dan Guru di Alama Dievakuasi ke Timika

Pilot Helikopter yang Dibunuh KKB Bukan Intelejen, Nakes dan Guru di Alama Dievakuasi ke Timika

Dua Kilogram Ganja Dimusnahkan, Disaksikan Tersangka dan Jaksa

Dua Kilogram Ganja Dimusnahkan, Disaksikan Tersangka dan Jaksa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id