ADVERTISEMENT
Rabu, Maret 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Tiga Helikopter TNI Berangkat Menuju Alama Evakuasi Korban Penembakan KKB

Kapolres juga menegaskan sampai saat ini belum ada pemerintah daerah yang melakukan konfirmasi terkait peristiwa ini dengan pihak aparat keamanan.

6 Agustus 2024
0
Tiga Helikopter TNI Berangkat Menuju Alama Evakuasi Korban Penembakan KKB

Nampak Tiga pesawat Helikopter milik TNI di siapkan berangkat menuju Distrik Alama. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Personel gabungan TNI-Polri diberangkatkan menuju Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa 6 Agustus 2024.

Pemberangkatan personil TNI-Polri untuk mengevakuasi para korban menggunakan tiga helikopter milik TNI AU.

ADVERTISEMENT

Helikopter terbang dari Bandara Moses Kilangin Timika sekitar pukul 11.00 WIT.

Advertisement. Scroll to continue reading.

AKBP I Komang Budiartha, Kapolres Mimika kepada awak media mengatakan pihaknya belum bisa memastikan informasi adanya helikopter yang dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Baca Juga

Loka POM dan Dinkes Mimika Sidak Gudang Distributor, Temukan Produk Pangan Tidak Layak Edar

BPKP Papua Tengah Kawal Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Mimika

Menurutnya, terkait informasinya adanya helikopter yang dibakar tersebut nanti disampaikan setelah korban dievakuasi ke Timika.

“Belum, nanti kita lihat. Seperti kemarin saya sampaikan, nanti setelah evakuasi baru kita akan tahu pastinya seperti apa di sana. Kita tidak boleh mengandai-andai,” ujar Kapolres.

“Termasuk kondisi pilot, karena diduga meninggal namun diduga saja, diduga meninggal, tapi kita belum berani memastikan Itu,” tandasnya.

Disampaikan pada hari kemarin pihaknya berupaya melakukan komunikasi melalui radio SSB. Namun pada saat itu operator SSB tidak berada di tempat kejadian.

“Yang pegang SSB Alama kan tidak di tempat kejadian. Hanya dari dalam rumah juga. Mereka belum berani memastikan seperti itu. Karena kalau kita memastikan, nanti kita salah,” timpalnya.

Menurutnya belum ada saksi mata yang betul-betul menceritakan peristiwa adanya helikopter yang bakar.

“Belum, sampai sekarang itu landasan di Alama masih steril tidak ada masyarakat yang berani datang, semua masih ada di Puskesmas,” ungkapnya

Kapolres menegaskan sampai saat ini para penumpang belum ada yang bisa dihubungi, karena tidak ada sinyal.

” Yang bisa cuma pake radio SSB dan itu hanya ada di pak heri”.

Kapolres juga menegaskan sampai saat ini belum ada pemerintah daerah yang melakukan konfirmasi terkait peristiwa ini dengan pihak aparat keamanan.

“Mungkin mereka sudah mengetahui tapi sejauh ini belum ada konfirmasi dengan pihak keamanan,” tambah Kapolres. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kasus DBD di Mimika Turun Drastis, Januari Hingga Awal Maret 2026, Dinkes Catat 22 Kasus

Kasus DBD di Mimika Turun Drastis, Januari Hingga Awal Maret 2026, Dinkes Catat 22 Kasus

10 Maret 2026
Loka POM dan Dinkes Mimika Sidak Gudang Distributor, Temukan Produk Pangan Tidak Layak Edar

Loka POM dan Dinkes Mimika Sidak Gudang Distributor, Temukan Produk Pangan Tidak Layak Edar

10 Maret 2026
BPKP Papua Tengah Kawal Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Mimika

BPKP Papua Tengah Kawal Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Mimika

10 Maret 2026
Berkunjung ke Panti Asuhan Santa Susana Timika, Koops TNI Papua Salurkan Santuan dan Peralatan Sekolah

Berkunjung ke Panti Asuhan Santa Susana Timika, Koops TNI Papua Salurkan Santuan dan Peralatan Sekolah

10 Maret 2026
RDP Bersama DPRK Mimika, Petugas Kebersihan DLH Keluhkan Status Kerja hingga Besaran THR

RDP Bersama DPRK Mimika, Petugas Kebersihan DLH Keluhkan Status Kerja hingga Besaran THR

10 Maret 2026
Mahasiswi Uncen Meninggal Diduga Terlambat Ditangani, Ini Pernyataan Direktur RSUD Yowari

Mahasiswi Uncen Meninggal Diduga Terlambat Ditangani, Ini Pernyataan Direktur RSUD Yowari

10 Maret 2026

POPULER

  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Satu Pelaku Perampasan Senjata di Mile 50 Tembagapura Ditangkap

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Disperkimtan Mimika Kelola Anggaran Rp242 Miliar, Targetkan Pembangunan 343 Rumah Layak Huni

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Sempat Diamankan karena Diduga Kelompok Bersenjata, Enam Warga Sipil Dibebaskan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Nekat yang Nyata! Wanita Muda Bakar Kekasihnya di Kamar Hotel

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Jenazah Mr Glen, Pilot Helikopter yang Dibunuh KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Jenazah Mr Glen, Pilot Helikopter yang Dibunuh KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Pilot Helikopter yang Dibunuh KKB Bukan Intelejen, Nakes dan Guru di Alama Dievakuasi ke Timika

Pilot Helikopter yang Dibunuh KKB Bukan Intelejen, Nakes dan Guru di Alama Dievakuasi ke Timika

Dua Kilogram Ganja Dimusnahkan, Disaksikan Tersangka dan Jaksa

Dua Kilogram Ganja Dimusnahkan, Disaksikan Tersangka dan Jaksa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id