ADVERTISEMENT
Rabu, Februari 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

“Besok semua Nakes dievakuasi ke Timika. Karena situasi di Alama belum kondusif dan teror terus terjadi. Kami sudah koordinasi dengan Satgas untuk evakuasi”.

5 Agustus 2024
0
Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Empat tenaga kesehatan yang ikut dalam penerbangan helikopter yang ditembak di Distrik Alama, Senin 5 Agustus 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Helikopter milik operator penerbangan Intan Angkasa Air Service dikabarkan ditembak di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin 5 Agustus 2024.

Informasi yang diterima koranpapua.id menyebutkan bahwa helikopter yang piloti Glen Malcolm Conning, warga negara asing itu, terbang dari Bandara Moses Kilangin menuju Lapter Alama sekitar pukul 11.00 WIT.

ADVERTISEMENT

Belum ada pernyataan resmi dari pihak keamanan dan otoritas resmi maupun perusahaan pemilik helikopter terkait peristiwa ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saulus Pokniangge, Kepala Puskesmas (Kapus) Alama yang dihubungi koranpapua.id melalui sambungan telepon malam ini membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca Juga

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

“Benar terjadi penembakan. Saya sudah terima laporan dari Alama melalui radio Puskesmas,” ujar Saulus yang ketika dihubungi sedang berada di Timika.

Dikatakan, ketika terjadi peristiwa tersebut terdapat empat orang tenaga kesehatan yang hendak kembali bertugas di Puskesmas Alama.

Selain empat Nakes juga ada dua Balita yang ikut dalam penerbangan itu. “Dua Balita itu anak-anak dari dua ibu Nakes yang ada di helikopter itu,” paparnya.

Empat Nakes yang ikut dalam penerbangan itu dilaporkan saat ini dalam kondisi selamat.

Mereka masing-masing bernama, Kolariak Gwijangge (kepala tata usaha), Hasmaya (bidan), Naomi Kambu (gizi) dan Demianus Pakege (bagian umum).

“Empat Nakes itu akan kembali bertugas setelah libur sebulan di Timika. Karena kami di Puskesmas kerjanya sistem rolling. Nanti empat orang naik, empat petugas turun ke Timika,” jelasnya.

Sebagai Kapus Alama, Saulus menyampaikan dirinya sangat kecewa atas kejadian itu.

Apalagi keterangan yang diterimanya, empat Nakes sebelumnya sempat disandra, setelah negoisasi baru dilepaskan kembali.

“Mereka (Nakes-Red) sekarang sudah dievakuasi ke Puskesmas. Sebelumnya mereka sempat disandera,” timpal Saulus.

Ia sangat menyayangkan oknum-oknum yang terlibat dalam kasus tersebut, apalagi sampai melakukan penyanderaan.

“Jujur saja saat ini para Nakes merasa trauma. Saya belum tahu perkembangan malam ini. Apakah mereka aman atau tidak,” timpal Saulus dengan suara serak.

Dijelaskan, selama ini terdapat delapan Nakes yang bertugas di Puskesmas Alama.

Dan untuk pengangkutan petugas, baik dari Timika ke Alama maupun sebaliknya, pihaknya sudah melakukan kontrak dengan helikopter.

Kontrak dengan helikopter ini sudah berjalan selama dua tahun tanpa kendala, termasuk tidak ada gangguan keamanan kepada Nakes yang bertugas di wilayah itu.

“Helikopter ini sudah kerjasama dengan Puskesmas dan sangat membantu penerbangan untuk petugas kesehatan di Alama. Kenapa ini bisa terjadi, karena selama ini aman-aman saja,” tanya Saulus.

Peristiwa ini menurut Saulus sudah dilaporkan Reynol Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika.

Dan sesuai petunjuk Kadis, pada kesempatan pertama delapan Nakes yang bertugas di Alama segera dievakuasi ke Timika.

“Besok semua Nakes dievakuasi ke Timika. Karena situasi di Alama belum kondusif dan teror terus terjadi. Kami sudah koordinasi dengan Satgas untuk evakuasi”.

Terkait dengan kondisi pilot yang dikabarkan terluka dalam peristiwa itu, Saulus menyampaikan dirinya belum mengetahui secara pasti. Apakah sempat tertolong atau meninggal dunia.

“Belum ada informasi jelas soal kondisi pilot terakhir,” tambahnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

BPS Mimika: Inflasi Periode Januari 2026 Capai 3,97 Persen

4 Februari 2026
Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

Proviciat Merlins R Waromi! Wanita Asal Papua Lulus Dokter Spesialis Tercepat di UGM

4 Februari 2026
Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

Papua Barat Peroleh Dukungan Inggris untuk Agenda Lingkungan, Energi dan Pendidikan

4 Februari 2026
Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

Pemprov Papua Barat Daya Kirim 16 Dokter Umum Ikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

4 Februari 2026
Warga Keluhkan KBM di Distrik Jila Tidak Optimal, Disdik Mimika Sebut Kendala Transportasi

Warga Keluhkan KBM di Distrik Jila Tidak Optimal, Disdik Mimika Sebut Kendala Transportasi

4 Februari 2026
Bibit Siklon Tropis 94W Dapat Berdampak Cuaca Ekstrem di Papua Barat dan Papua Barat Daya

Bibit Siklon Tropis 94W Dapat Berdampak Cuaca Ekstrem di Papua Barat dan Papua Barat Daya

4 Februari 2026

POPULER

  • Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    800 shares
    Bagikan 320 Tweet 200
  • Aksi Begal Sadis di Timika, Seorang Pelajar Kehilangan Tangan Akibat Tebasan Parang

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Satu Agen Intelejen Militer di Dekai Yahukimo

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pj Sekda Mimika Soroti Rendahnya Kepatuhan OPD, Sampai Batas Akhir Hanya Tiga OPD yang Sampaikan LAKIP

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • BKN Terbitkan Edaran Nomor 2 Tahun 2026, Hari Kamis ASN Wajib Gunakan Batik Korpri, Bagaimana dengan Mimika?

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Kombes Pol. Andreas Tampubolon: Baik Buruk Citra Polisi Sangat Ditentukan Pelayanan di Tingkat Polsek

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Kapolres: Kasus Korupsi di Mimika Menjadi Atensi Khusus dan Perlu Ditangani Serius

Kapolres: Kasus Korupsi di Mimika Menjadi Atensi Khusus dan Perlu Ditangani Serius

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

FKDM Sayangkan Pilot Helikopter Tewas Ditembak dan Tenaga Kesehatan Disandera

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id