ADVERTISEMENT
Sabtu, April 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Unsur Pembina Didominasi Freeport, Empat Jabatan Penting di YPMAK Harus Diisi Putra Amungme dan Kamoro

"Saat ini putra Kamoro dan Amungme dari sisi SDM sudah siap. Sehingga pembina YPMAK yang terdiri dari empat unsur harus memberikan kesempatan bagi kedua suku ini menempati empat posisi yang ada".

30 Juli 2024
0
Unsur Pembina Didominasi Freeport, Empat Jabatan Penting di YPMAK Harus Diisi Putra Amungme dan Kamoro

Simon Kasamol, praktisi hukum Kantor Advokat dan Konsultan Hukum. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tim Seleksi (Timsel) telah menetapkan 12 nama yang lolos seleksi tahap assessment center dan pemeriksaan kesehatan calon pengurus yang akan menduduki posisi manajerial di Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) periode 2024-2029.

Dari 12 nama yang ada, selanjutnya akan ditetapkan empat orang untuk menduduki jabatan penting yakni, direktur, wakil direktur, sekretaris dan bendahara YPMAK.

ADVERTISEMENT

Jika keputusan lolos pada tahapan seleksi sebelumnya berada di tangan Timsel, berbeda untuk penentuan empat posisi penting yang diputuskan melalui rapat yang dihadiri tujuh orang Dewan Pembina YPMAK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan komposisi empat orang Dewan Pembina YPMAK merupakan perwakilan PT. Freeport Indonesia (PTFI), maka Freeport harus benar-benar mengimplementasikan komitmennya untuk memberdayakan putra Kamoro dan Amungme untuk menempati empat posisi itu.

Baca Juga

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

Demikian pernyataan Simon Kasamol, Praktisi Hukum dari Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Simon Kasamol dan Rekan di Mimika Papua Tengah kepada koranpapua di kantornya, Selasa 30 Juli 2024.

“Pada unsur pembina didominasi Freeport, sedangkan dari unsur Pemkab Mimika, Lemasko dan Lemasa hanya diwakilkan masing-masing satu orang. Sehingga totalnya ada tujuh pembina,” ujar Simon.

Menurutnya, dengan komposisi ini jelas berpengaruh terhadap penentuan empat nama yang akan menduduki jabatan manajerial di YPMAK.

“Berbeda dengan tahap awal hingga assesment. Semua prosesnya dikawal oleh Timsel. Tetapi untuk empat besar dari 12 nama yang lolos kewenangan besar ada di para pembina,” jelas Simon.

Simon menegaskan ini saatnya Freeport benar-benar menunjukan komitmennya untuk memberdayakan putra Kamoro dan Amungme, sehingga tidak hanya sekedar slogan.

Simon menilai, 12 nama kandidat yang sudah dinyatakan lolos mempunyai kemampuan manajerial yang sangat baik.

Sehingga sudah bisa diketahui siapa yang layak dan pantas menempati empat jabatan tersebut sesuai posisinya.

“Karena dari 12 nama mempunyai kopetensinya masing-masing dan tidak diragukan lagi. Apalagi ada yang statusnya masih bekerja di Freeport, YPMAK, ada yang berkecimpung di organisasi sosial kemasyarakatan,” pungkasnya.

Simon sangat berharap Freeport dapat  membuktikan bahwa benar-benar memberdayakan putra Amungme dan Kamoro, dengan empat posisi penting ditempati oleh kedua suku ini.

“Suku-suku kekerabatan sifatnya mereka mendukung, sebagai pendamping adik-adik kita kedepan,” katanya.

Sebagai putra daerah, Simon ingin sekali melihat secara nyata, apakah keputusan nanti sesuai dengan perkataan yang selama ini dilontarkan bahwa Freeport siap memberdayakan Amungme dan Kamoro.

Apabila dalam keputusan para pembina nanti tidak berpihak pada putra Amungme dan Kamoro, maka pernyataan dan komitmen yang dibangun Freeport selama ini hanya di atas kertas dan tidak mempunyai nilai apa-apa.

“Freeport perlu membangun suatu kepercayaan kepada masyarakat dua suku besar ini,” tegasnya.

Disampaikan bahwa para pembina perlu belajar dari pengalaman lima tahun lalu, dimana pada tahapan seleksi diikuti mantan pengurus dan dinilai kurang mempersiapkan diri secara baik.

Berbeda dengan proses seleksi saat ini, hampir semua peserta mempersiapkan diri sangat baik.

Ini bisa dilihat dengan begitu banyak muncul wajah-wajah baru putra-putri dari Amungme dan Kamoro yang bertarung dalam seleksi untuk menempati posisi manajerial.

“Saat ini putra Kamoro dan Amungme dari sisi SDM sudah siap. Sehingga pembina YPMAK yang terdiri dari empat unsur harus memberikan kesempatan bagi kedua suku ini menempati empat posisi yang ada,” tandasnya.

Kepada delapan orang yang belum lolos dalam keputusan rapat para pembina, Simon berharap jangan berkecil hati.

“Jika keempat orang yang diputuskan menempati empat jabatan penting membutuhkan tenaga untuk ditempatkan di posisi kepala biro bisa mengambil mereka,” saran Simon.

Dengan demikian sudah dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga untuk seleksi mencari SDM yang nantinya ditempatkan pada posisi jabatan dibawahnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

4 April 2026
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

4 April 2026
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Enam Tahun Masuk DPO, Pelaku Terlibat Penyerangan Mendagri Tito Karnavian Ditangkap

4 April 2026
Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

4 April 2026
Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

3 April 2026
Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

3 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Polisi Data 145 Warga Tembagapura yang Melayat Almarhum Junius Magai

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ini Nama 11 Korban Tewas dalam Kebakaran Empat Ruko di Wamena, Dua Masih Anak-anak

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Perempuan Mimika Dipesan Selalu Tersenyum Agar Suasana Rumah Tangga Terasa Hidup

Perempuan Mimika Dipesan Selalu Tersenyum Agar Suasana Rumah Tangga Terasa Hidup

Disdukcapil Gandeng Sektor Publik Tingkatkan Cakupan KIA di Mimika

Disdukcapil Gandeng Sektor Publik Tingkatkan Cakupan KIA di Mimika

Kasus Curas yang Menewaskan Delince Kiwak Dilimpahkan ke Kejari, Pelaku Diancam 20 Tahun

Kasus Curas yang Menewaskan Delince Kiwak Dilimpahkan ke Kejari, Pelaku Diancam 20 Tahun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id