ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Unsur Pembina Didominasi Freeport, Empat Jabatan Penting di YPMAK Harus Diisi Putra Amungme dan Kamoro

"Saat ini putra Kamoro dan Amungme dari sisi SDM sudah siap. Sehingga pembina YPMAK yang terdiri dari empat unsur harus memberikan kesempatan bagi kedua suku ini menempati empat posisi yang ada".

30 Juli 2024
0
Unsur Pembina Didominasi Freeport, Empat Jabatan Penting di YPMAK Harus Diisi Putra Amungme dan Kamoro

Simon Kasamol, praktisi hukum Kantor Advokat dan Konsultan Hukum. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tim Seleksi (Timsel) telah menetapkan 12 nama yang lolos seleksi tahap assessment center dan pemeriksaan kesehatan calon pengurus yang akan menduduki posisi manajerial di Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) periode 2024-2029.

Dari 12 nama yang ada, selanjutnya akan ditetapkan empat orang untuk menduduki jabatan penting yakni, direktur, wakil direktur, sekretaris dan bendahara YPMAK.

ADVERTISEMENT

Jika keputusan lolos pada tahapan seleksi sebelumnya berada di tangan Timsel, berbeda untuk penentuan empat posisi penting yang diputuskan melalui rapat yang dihadiri tujuh orang Dewan Pembina YPMAK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan komposisi empat orang Dewan Pembina YPMAK merupakan perwakilan PT. Freeport Indonesia (PTFI), maka Freeport harus benar-benar mengimplementasikan komitmennya untuk memberdayakan putra Kamoro dan Amungme untuk menempati empat posisi itu.

Baca Juga

BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Pemkab Mimika

Jadikan Motor Ekonomi Bermartabat, Gubernur Meki Pastikan Tutup Tambang Ilegal di Papua Tengah

Demikian pernyataan Simon Kasamol, Praktisi Hukum dari Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Simon Kasamol dan Rekan di Mimika Papua Tengah kepada koranpapua di kantornya, Selasa 30 Juli 2024.

“Pada unsur pembina didominasi Freeport, sedangkan dari unsur Pemkab Mimika, Lemasko dan Lemasa hanya diwakilkan masing-masing satu orang. Sehingga totalnya ada tujuh pembina,” ujar Simon.

Menurutnya, dengan komposisi ini jelas berpengaruh terhadap penentuan empat nama yang akan menduduki jabatan manajerial di YPMAK.

“Berbeda dengan tahap awal hingga assesment. Semua prosesnya dikawal oleh Timsel. Tetapi untuk empat besar dari 12 nama yang lolos kewenangan besar ada di para pembina,” jelas Simon.

Simon menegaskan ini saatnya Freeport benar-benar menunjukan komitmennya untuk memberdayakan putra Kamoro dan Amungme, sehingga tidak hanya sekedar slogan.

Simon menilai, 12 nama kandidat yang sudah dinyatakan lolos mempunyai kemampuan manajerial yang sangat baik.

Sehingga sudah bisa diketahui siapa yang layak dan pantas menempati empat jabatan tersebut sesuai posisinya.

“Karena dari 12 nama mempunyai kopetensinya masing-masing dan tidak diragukan lagi. Apalagi ada yang statusnya masih bekerja di Freeport, YPMAK, ada yang berkecimpung di organisasi sosial kemasyarakatan,” pungkasnya.

Simon sangat berharap Freeport dapat  membuktikan bahwa benar-benar memberdayakan putra Amungme dan Kamoro, dengan empat posisi penting ditempati oleh kedua suku ini.

“Suku-suku kekerabatan sifatnya mereka mendukung, sebagai pendamping adik-adik kita kedepan,” katanya.

Sebagai putra daerah, Simon ingin sekali melihat secara nyata, apakah keputusan nanti sesuai dengan perkataan yang selama ini dilontarkan bahwa Freeport siap memberdayakan Amungme dan Kamoro.

Apabila dalam keputusan para pembina nanti tidak berpihak pada putra Amungme dan Kamoro, maka pernyataan dan komitmen yang dibangun Freeport selama ini hanya di atas kertas dan tidak mempunyai nilai apa-apa.

“Freeport perlu membangun suatu kepercayaan kepada masyarakat dua suku besar ini,” tegasnya.

Disampaikan bahwa para pembina perlu belajar dari pengalaman lima tahun lalu, dimana pada tahapan seleksi diikuti mantan pengurus dan dinilai kurang mempersiapkan diri secara baik.

Berbeda dengan proses seleksi saat ini, hampir semua peserta mempersiapkan diri sangat baik.

Ini bisa dilihat dengan begitu banyak muncul wajah-wajah baru putra-putri dari Amungme dan Kamoro yang bertarung dalam seleksi untuk menempati posisi manajerial.

“Saat ini putra Kamoro dan Amungme dari sisi SDM sudah siap. Sehingga pembina YPMAK yang terdiri dari empat unsur harus memberikan kesempatan bagi kedua suku ini menempati empat posisi yang ada,” tandasnya.

Kepada delapan orang yang belum lolos dalam keputusan rapat para pembina, Simon berharap jangan berkecil hati.

“Jika keempat orang yang diputuskan menempati empat jabatan penting membutuhkan tenaga untuk ditempatkan di posisi kepala biro bisa mengambil mereka,” saran Simon.

Dengan demikian sudah dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga untuk seleksi mencari SDM yang nantinya ditempatkan pada posisi jabatan dibawahnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

68 Prajurit Pilihan Brigif TP 34 Dikirim ke Papua

68 Prajurit Pilihan Brigif TP 34 Dikirim ke Papua

6 Mei 2026
BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Pemkab Mimika

BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Pemkab Mimika

6 Mei 2026
Jadikan Motor Ekonomi Bermartabat, Gubernur Meki Pastikan Tutup Tambang Ilegal di Papua Tengah

Jadikan Motor Ekonomi Bermartabat, Gubernur Meki Pastikan Tutup Tambang Ilegal di Papua Tengah

6 Mei 2026
Putra Kamoro Abraham Kateyau Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Trisakti Jakarta

Putra Kamoro Abraham Kateyau Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Trisakti Jakarta

6 Mei 2026
Pemkab Mimika Prioritaskan Konektivitas Wilayah: Hubungkan Pusat Pertumbuhan, Soroti  Limbah Tailing 200.000 Ton Per Hari

Pemkab Mimika Prioritaskan Konektivitas Wilayah: Hubungkan Pusat Pertumbuhan, Soroti  Limbah Tailing 200.000 Ton Per Hari

6 Mei 2026
Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

5 Mei 2026

POPULER

  • Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • “Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Dua Tersangka Begal yang Putuskan Tangan Pelajar di Timika Masuk Tahap II

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Perempuan Mimika Dipesan Selalu Tersenyum Agar Suasana Rumah Tangga Terasa Hidup

Perempuan Mimika Dipesan Selalu Tersenyum Agar Suasana Rumah Tangga Terasa Hidup

Disdukcapil Gandeng Sektor Publik Tingkatkan Cakupan KIA di Mimika

Disdukcapil Gandeng Sektor Publik Tingkatkan Cakupan KIA di Mimika

Kasus Curas yang Menewaskan Delince Kiwak Dilimpahkan ke Kejari, Pelaku Diancam 20 Tahun

Kasus Curas yang Menewaskan Delince Kiwak Dilimpahkan ke Kejari, Pelaku Diancam 20 Tahun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id