ADVERTISEMENT
Kamis, September 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Peduli Pendidikan, PTFI Gelar Program CSR Orbit dengan 250 Guru di Mimika

Kemajuan pendidikan tentunya harus ada komitmen bersama dari semua tenaga pengajar, pemerintah dan mitra lainnya termasuk PTFI.

11 Juli 2024
0
Peduli Pendidikan, PTFI Gelar Program CSR Orbit dengan 250 Guru di Mimika

Foto bersama usai kegiatan CSR Orbit Guru Merdeka-Microsoft Certified Educator, Kamis 11 Juni 2024.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Mimika menggelar Program CSR Orbit Guru Merdeka-Microsoft Certified Educator.

Kegiatan berlangsung di salah satu Hotel di Timika, Kamis 11 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

Program ini bertujuan agar menghasilkan tenaga pendidik yang profesional, bersertifikasi, sehingga akan lebih siap meningkatkan kemampuan dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir dalam kegiatan itu, Nathan Kum, Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI, Inosensius Yoga Pribadi, Staf Ahli Setda Mimika serta 250 peserta guru di Mimika dari TK, SD, SMP, SMA/SMK.

Baca Juga

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

Nathan Kum pada kesempatan itu menyampaikan, kegiatan CSR Orbit Guru Merdeka-Microsoft Certified Educator adalah kolaborasi antar PTFI dan Dinas Pendidikan Mimika, sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan pendidikan demi masa depan generasi Papua.

Dikatakan kegiatan ini juga bagian dari misi PTFI untuk terus mendukung Pemkab Mimika, dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) dalam bidang pendidikan, terutama bagi masyarakat yang ada di sekitar wilayah operasional PTFI.

Nathan menegaskan PTFI berkomitmen untuk terus berkolaborasi bersama Pemkab Mimika dalam bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, ekonomi dan berbagai bidang lainnya.

“Sampai saat ini, PTFI terus berkomitmen untuk bersama -sama dengan Pemkab untuk membangun Mimika di semua bidang. Begitupun hari ini kegiatan CSR ini, PTFI bersama Dinas Pendidikan dan PT Orbit Ventura Indonesia,” ungkapnya

Menurutnya, kemajuan pendidikan tentunya harus ada komitmen bersama dari semua tenaga pengajar, pemerintah dan mitra lainnya termasuk PTFI.

Ia mengapresiasi guru di Mimika, karena mampu mengabdi pada wilayah yang tergolong sulit terjangkau, seperti di pegunungan dan pesisir.

Senada dengan Nathan Kum, Staf Ahli Bupati Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antar Dinas Pendidikan Mimika dan PTFI.

“Program CSR ini merupakan tanggungjawab sosial dan moral dari PTFI yang sangat luar biasa, dan kami sangat mengapresiasi itu,” kata Inosensius.

Dikatakan, Pemkab Mimika terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM, baik sebagai aparatur ataupun sebagai masyarakat.

Menurutnya, saat ini tantangan di dunia pendidikan semakin kompleks, terutama dengan terbukanya para peserta didik mengakses internet.

Karena itu, diharapkan seluruh tenaga pengajar dapat memfasilitasinya dan menerima pengalaman belajar dan mengajar yang tidak hanya lebih dinamis, interaktif dan menyenangkan, tapi juga transformatif.

Ia mengajak kepada semua untuk mensukseskan program orbit guru Merdeka ini demi masa depan anak cucu sebagai generasi penerus bangsa.

Karena lewat anak-anak inilah tongkat estafet Pembangunan Daerah akan terus berlanjut.

“Semoga semua guru yang hari ini ikut pelatihan bisa fokus dan memahami, sehingga bisa diterapkan di sekolah masing-masing,” tutupnya

Sementara itu, Ravi K Menon, Chief of Programs & Operations Orbit Future Academy, menambahkan kurikulum merdeka sudah dimulai.

Dan menurutnya para guru juga telah tahu dan memahami bagaimana melaksanakan kurikulum itu.

Namun, nyatanya saat ini belum semua guru yang paham, bahkan tidak tahu bagaimana mengajar dalam kurikulum ini.

Karena itu, Ravi bersyukur dan mengapresiasi kepada PTFI yang ikut berpartisipasi dalam mendukung program dari Kemendikbud Ristek.

Melalui kegiatan ini akan menyiapkan para guru untuk mengajar kurikulum Merdeka melaui Orbit Guru Merdeka.

Menurut Ravi, Orbit Guru Merdeka adalah wadah untuk para guru yang ingin mendapatkan ilmu dasar, khusunya ilmu mengajar menggunakan teknologi Microsoft Certified Educator (MCE).

“Melalui program ini, setiap guru bukan hanya dapat ilmu, tapi juga dapat sertifikat internasional yang diakui oleh Kementerian untuk mengajar kurikulum Merdeka,” tutup Ravi. (Redaksi)

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

10 September 2026
Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

9 September 2026
Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

9 September 2026
Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

9 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Ketua KPU Papua Tengah, Belum Ada Aturan Bupati dan Wakil Bupati Harus OAP, Sistem Noken Hanya Enam Kabupaten

Ketua KPU Papua Tengah, Belum Ada Aturan Bupati dan Wakil Bupati Harus OAP, Sistem Noken Hanya Enam Kabupaten

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Kapus Limau Asri Segera Dilimpahkan ke Kejari Mimika

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Kapus Limau Asri Segera Dilimpahkan ke Kejari Mimika

Empat Kamar Kos Terbakar, Pemicunya Diawali Cekcok Sepasang Kekasih

Empat Kamar Kos Terbakar, Pemicunya Diawali Cekcok Sepasang Kekasih

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id