ADVERTISEMENT
Rabu, Januari 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Inspektorat Sosialisasikan Manajemen Risiko bagi Pimpinan OPD Mimika

Secara umum fungsi manajemen risiko berguna sebagai pedoman dalam setiap memprediksi bahaya atau hal yang tidak menyenangkan.

2 April 2024
0
Inspektorat Sosialisasikan Manajemen Risiko bagi Pimpinan OPD Mimika

Willem Naa menabuh tifa membuka sosialisasi manajemen risiko bagi pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika, Selasa 2 April 2024. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA- Koranpapua.id- Inspektorat Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melaksanakan sosialisasi manajemen risiko bagi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa 2 April 2024.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika dibuka Willem Naa, Asisten II Setda Mimika menggantikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

ADVERTISEMENT

Hadir sebagai narasumber Zainuri, Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua,

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir juga Abdul Rofiek, Auditor Madya selaku Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntabilitas Pemerintahan Daerah 2 pada perwakilan BPKP Papua dan Mochammad Onny Soeryono.

Baca Juga

Pria Tidak Bernyawa Ditemukan Membengkak dalam Pick Up di Depan SPBU Km 8 Timika

Terjadi Penikaman di Depan SDN Koperapoka Timika, Warga Blokade Jalan Ahmad Yani

Willem Naa dalam sambutan mengatakan, dalam kehidupan manusia dihadapkan dengan suatu ketidakpastian. Ketidakpastian ini menjadi suatu risiko yang bersifat merugikan.

Disisi yang lain ketidakpastian dapat menjadi kesempatan yang bisa menimbulkan dalam mengatur sesuatu.

Sehingga segala bentuk ketidakpastian harus selalu menjadi bahan persetujuan dan harus mampu dikelola dengan baik.

Kemampuan dalam mengelola ketidakpastian inilah yang dalam ilmu manajemen dikenal sebagai manajemen risiko.

Dijelaskan, dalam prosesnya manajemen risiko dapat dimasukan dalam perencanaan manajemen, yang dalam penyusunan perencanaan manajemen yang sempurna harus memasuki unsur risiko.

“Hal ini berguna menjawab dan mengantisipasi kemungkinan yang merugikan organisasi di kemudian hari,”ujar Willem.

Menurutnya, dengan gambaran ini maka manajemen risiko merupakan proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan.

Dengan tujuan meningkatkan keputusan yang lebih konsisten dan dapat mengurangi kerugian suatu kejadian pada organisasi.

Dikatakan, fungsi manajemen risiko untuk melakukan pengawalan dalam organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran organisasi.

Tujuan lainnya supaya suatu organisasi mampu memahami, mengukur serta  mengontrol berbagai macam risiko, sekaligus memastikan kebijakan yang telah dibuat dapat mengendalikan pelbagai risiko yang ada.

Secara umum katanya, fungsi manajemen risiko berguna sebagai pedoman dalam setiap memprediksi bahaya atau hal yang tidak menyenangkan.

Dan dihadapi dengan perhitungan cermat, matang  berdasarkan pertimbangan dengan berbagai sumber informasi diawal untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Willem Naa juga mengingatkan kepada pimpinan OPD bahwa kegiatan ini sangat penting sehingga harus diikuti hingga selesai.

Melalui kegiatan ini sebagai bekal menambah wawasan dalam menyusun perencanaan program atau kegiatan dengan baik, valid sesuai data demi kepentingan kedepan sebagai abdi negara.

“Jangan sampai kita dipanggil-panggil. Kalau kita tidak buat perencanaan secara baik maka risiko itu sangat berat buat kita sebagai pelaksana di setiap OPD,” jelasnya.

Kepada peserta, Willem ingatkan apabila belum memahami silakan bertanya langsung kepada narasumber supaya lebih jelas.

Sementara Primus Lesomar, Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu. Hari pertama diikuti para pimpinan OPD dan hari kedua pesertanya para sekretaris dan Kasubag Program OPD.

Tujuan dilaksanakan sosialisasi manajemen risiko bagi OPD karena manajemen risiko sebagai proses pengelolaan risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi.

Ia menjelaskan berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2008 dijelaskan bahwa setiap instansi pemerintah, baik pusat dan daerah secara garis besar diwajibkan untuk menerapkan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan manajemen risiko.

Salah satu tujuan penerapannya menyediakan informasi risiko bagi organisasi, supaya organisasi dapat melakukan upaya sehingga risiko tidak terjadi atau mengurangi dampaknya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pria Tidak Bernyawa Ditemukan Membengkak dalam Pick Up di Depan SPBU Km 8 Timika

Pria Tidak Bernyawa Ditemukan Membengkak dalam Pick Up di Depan SPBU Km 8 Timika

28 Januari 2026
Terjadi Penikaman di Depan SDN Koperapoka Timika, Warga Blokade Jalan Ahmad Yani

Terjadi Penikaman di Depan SDN Koperapoka Timika, Warga Blokade Jalan Ahmad Yani

28 Januari 2026
Lantik Pengurus Forjamas Mimika, Sekda Abraham Ingatkan Jaga Persatuan

Lantik Pengurus Forjamas Mimika, Sekda Abraham Ingatkan Jaga Persatuan

27 Januari 2026
Polres Mimika Dinobatkan yang Terbaik di Polda Papua Tengah Tahun 2025

Polres Mimika Dinobatkan yang Terbaik di Polda Papua Tengah Tahun 2025

27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire, 13 Penumpang Selamat, Diduga Dihempas Angin Kencang

Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire, 13 Penumpang Selamat, Diduga Dihempas Angin Kencang

27 Januari 2026
Gelar Aksi Unjuk Rasa, Nakes Desak Gubernur Ganti Direktur RSUD Abepura, Berikut Tuntutan Mereka

Gelar Aksi Unjuk Rasa, Nakes Desak Gubernur Ganti Direktur RSUD Abepura, Berikut Tuntutan Mereka

27 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Perjalanan Dinas ASN Mimika Dinilai Berlebihan, Wabup Emanuel: Pelayanan Publik Terabaikan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Jumat Bersih Hanya Sebatas Instruksi, Kelurahan di Distrik Mimika Baru Tidak Bergerak

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Jelang Idul Fitri, Disnak-Keswan Sidak Kelayakan Daging Beku dan Olahan di 30 Tempat Usaha

Jelang Idul Fitri, Disnak-Keswan Sidak Kelayakan Daging Beku dan Olahan di 30 Tempat Usaha

Puskesmas Mapurujaya Tangani 20 Kasus Demam Berdarah

Puskesmas Mapurujaya Tangani 20 Kasus Demam Berdarah

Satu Bulan Terakhir, 2.775 Warga Tinggalkan Mimika Kembali ke Kampung Halaman

Satu Bulan Terakhir, 2.775 Warga Tinggalkan Mimika Kembali ke Kampung Halaman

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id