ADVERTISEMENT
Rabu, Juli 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Perjalanan Panjang Organisasi PPNI, Hari Ini Genap Berusia Emas 50 Tahun

Pada tahun 1816 - 1942, perawat mulai dikenal di kalangan luas. Rumah sakit swasta pun mulai banyak didirikan dan profesi perawat banyak dibutuhkan.

17 Maret 2024
0
Perjalanan Panjang Organisasi PPNI, Hari Ini Genap Berusia Emas 50 Tahun
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Opini oleh Ns. Agustina Paulina Gayatri

Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Sistem Informasi dan Komunikasi DPD PPNI Kabupaten Mimika

ADVERTISEMENT

 

Advertisement. Scroll to continue reading.

MINGGU 17 Maret 2024 merupakan hari yang agak spesial bagi para perawat di seluruh Indonesia, termasuk mereka yang saat ini  mengabdikan diri sebagai tenaga perawat di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga

Puluhan Kader Posyandu Mimika Ikuti Penilaian Strata, Wujud Komitmen Layani Masyarakat

Kadisdik Mimika Pastikan PPDB 2026 Berjalan Tertib, OAP Diprioritaskan, Praktik Siswa Titipan Ditolak

Mengapa dikatakan spesial, karena hari ini merupakan Hari Ulang Tahun (HUT) emas ke-50 organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Organisasi yang selama ini menjadi wadah para perawat berkumpul, berdiskusi, belajar, sharing dan saling berbagi pengalaman seputar tugas dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Karenanya dengan memperingati hari lahirnya PPNI ini, merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap seluruh perawat dan tenaga kesehatan di Indonesia atas pengabdian jasa-jasanya mereka selama ini.

Ada catatan sejarah yang melatarbelakangi berdirinya Hari Perawat Nasional hingga perlu dirayakan setiap tahunnya. Berbagai tema diusung dalam setiap moment Hari Perawat, dengan maksud ada harapan terkait tenaga kesehatan di Indonesia.

Untuk tahun 2024 ini, berdasarkan Surat Edaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perawat Nasional Indonesia nomor 4027/DPP.PPNI/SE/K.S/X/2023 tentang Peringatan HUT ke-50 PPNI Tahun 2024 yakni, “Tahun Emas PPNI, Peduli Untuk Bersinergi”.

Tema ini didasari oleh pandangan penting memanfaatkan momen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan perawat di seluruh Indonesia.

Beberapa poin penting yang disampaikan dalam Surat Edaran DPP PPNI antara lain:

  1. Mengadakan kegiatan inovatif dan kreatif
  2. Menyemarakkan ulang tahun ke-50 PPNI dengan logo dan twibbon resmi
  3. Keterlibatan media massa dalam kegiatan peringatan HUT PPNI ke-50 dan pengadaan konferensi pers
  4. Melakukan pelaporan kegiatan
  5. Pelaksanaan kegiatan puncak Hari Ulang Tahun PPNI ke-50 pada 12 Mei 2024 di Jakarta bersamaan dengan International Nurses Day (IND).

Berikut sejarah singkat perjalanan panjang PPNI sejak lahir tanggal 17 Maret 1974 sampai hari ini 17 Maret 2024.

Dikutip dari laman Vokasi Unair, sejarah Hari Perawat Nasional bermula sejak zaman pemerintah kolonial Belanda.

Berdasarkan buku “Dasar Keperawatan” karya Patrisia, dkk (2022), dijelaskan bahwa pada tahun 1812-1816, nusantara masih dikuasai oleh VOC, namun profesi perawat sudah ada di masyarakat dengan semboyan “Kesehatan adalah milik manusia”. Pada saat itu, perawat pribumi dikenal dengan istilah ‘verpleger’.

Pada tahun 1816 – 1942, perawat mulai dikenal di kalangan luas. Rumah sakit swasta pun mulai banyak didirikan dan profesi perawat banyak dibutuhkan.

Namun setelah kekuasaan berpindah ke tangan Jepang, dunia keperawatan justru mengalami kemunduran. Hingga setelah kemerdekaan berhasil diraih Indonesia, barulah dunia keperawatan mulai membaik dan berkembang kembali seiring berdirinya banyak rumah sakit.

Singkat cerita, perlahan-lahan didirikan sekolah-sekolah keperawatan dan muncul berbagai organisasi perawat meliputi Kaum Verpleger Foster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), dan Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Beberapa organisasi ini kemudian melakukan fusi organisasi dan membentuk wadah besar dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Adapun berdasarkan hasil fusi inilah, tanggal 17 Maret 1974 sepakat dengan pembentukan organisasi PPNI dan sekaligus berakhir ditetapkan sebagai Hari Perawat Nasional.

Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Mimika mengucapkan Selamat Merayakan Hari Perawat Nasional Tahun 2024. (**)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Puluhan Kader Posyandu Mimika Ikuti Penilaian Strata, Wujud Komitmen Layani Masyarakat

Puluhan Kader Posyandu Mimika Ikuti Penilaian Strata, Wujud Komitmen Layani Masyarakat

8 Juli 2026
Dukung Pemda Pegunungan Bintang, Satgas Pasgat Perkuat Razia PEKAT Berantas Perjudian Ilegal

Dukung Pemda Pegunungan Bintang, Satgas Pasgat Perkuat Razia PEKAT Berantas Perjudian Ilegal

8 Juli 2026
Kadisdik Mimika Pastikan PPDB 2026 Berjalan Tertib, OAP Diprioritaskan, Praktik Siswa Titipan Ditolak

Kadisdik Mimika Pastikan PPDB 2026 Berjalan Tertib, OAP Diprioritaskan, Praktik Siswa Titipan Ditolak

8 Juli 2026
Wabup Emanuel Kemong: Penanganan Stunting Tidak Bisa Hanya Dibebankan ke Dinkes, Semua OPD Harus Bergerak

Wabup Emanuel Kemong: Penanganan Stunting Tidak Bisa Hanya Dibebankan ke Dinkes, Semua OPD Harus Bergerak

8 Juli 2026
Dorong Pemerataan Beasiswa, Komisi III DPRK Mimika RDP Bersama YPMAK, Dinas Pendidikan dan Aliansi Pelajar

Dorong Pemerataan Beasiswa, Komisi III DPRK Mimika RDP Bersama YPMAK, Dinas Pendidikan dan Aliansi Pelajar

8 Juli 2026
Kejuaraan Olahraga Pelajar Mimika 2026 Resmi Bergulir, Bidik Lahirnya Atlet Masa Depan Papua

Kejuaraan Olahraga Pelajar Mimika 2026 Resmi Bergulir, Bidik Lahirnya Atlet Masa Depan Papua

8 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    651 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Berkabung Atas Tewasnya Pilot Nicholas: AMA Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan di Papua

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Pendeta GKI Tewas di Intan Jaya, Menham Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggotanya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bupati Mimika Kritik Keras Kinerja Pejabat: “Sudah Dikasih Jabatan, Malas Masuk Kantor”

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Dr. Abraham Kateyau Ingatkan Kepala Kampung Jalankan Amanah dengan Baik, Tim Evaluasi Masih Bekerja

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Tabrak Trotoar di Mile 32 Timika, Pengendara Sepada Motor Dilaporkan Tewas

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Jalin Silahturahmi, Dinas PUPR Buka Puasa Bersama Awak Media di Timika

Jalin Silahturahmi, Dinas PUPR Buka Puasa Bersama Awak Media di Timika

Diserang KKB, Satu Anggota Satgas Elang Tewas, Serka Salim Lestahulu Terluka

Diserang KKB, Satu Anggota Satgas Elang Tewas, Serka Salim Lestahulu Terluka

Pulihkan Kota Timika, 15 Ribu Umat Kristiani Akan Meriahkan Parade Paskah Oikumene 2024

Pulihkan Kota Timika, 15 Ribu Umat Kristiani Akan Meriahkan Parade Paskah Oikumene 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id