ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Perjalanan Panjang Organisasi PPNI, Hari Ini Genap Berusia Emas 50 Tahun

Pada tahun 1816 - 1942, perawat mulai dikenal di kalangan luas. Rumah sakit swasta pun mulai banyak didirikan dan profesi perawat banyak dibutuhkan.

17 Maret 2024
0
Perjalanan Panjang Organisasi PPNI, Hari Ini Genap Berusia Emas 50 Tahun
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Opini oleh Ns. Agustina Paulina Gayatri

Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Sistem Informasi dan Komunikasi DPD PPNI Kabupaten Mimika

ADVERTISEMENT

 

Advertisement. Scroll to continue reading.

MINGGU 17 Maret 2024 merupakan hari yang agak spesial bagi para perawat di seluruh Indonesia, termasuk mereka yang saat ini  mengabdikan diri sebagai tenaga perawat di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Mengapa dikatakan spesial, karena hari ini merupakan Hari Ulang Tahun (HUT) emas ke-50 organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Organisasi yang selama ini menjadi wadah para perawat berkumpul, berdiskusi, belajar, sharing dan saling berbagi pengalaman seputar tugas dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Karenanya dengan memperingati hari lahirnya PPNI ini, merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap seluruh perawat dan tenaga kesehatan di Indonesia atas pengabdian jasa-jasanya mereka selama ini.

Ada catatan sejarah yang melatarbelakangi berdirinya Hari Perawat Nasional hingga perlu dirayakan setiap tahunnya. Berbagai tema diusung dalam setiap moment Hari Perawat, dengan maksud ada harapan terkait tenaga kesehatan di Indonesia.

Untuk tahun 2024 ini, berdasarkan Surat Edaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perawat Nasional Indonesia nomor 4027/DPP.PPNI/SE/K.S/X/2023 tentang Peringatan HUT ke-50 PPNI Tahun 2024 yakni, “Tahun Emas PPNI, Peduli Untuk Bersinergi”.

Tema ini didasari oleh pandangan penting memanfaatkan momen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan perawat di seluruh Indonesia.

Beberapa poin penting yang disampaikan dalam Surat Edaran DPP PPNI antara lain:

  1. Mengadakan kegiatan inovatif dan kreatif
  2. Menyemarakkan ulang tahun ke-50 PPNI dengan logo dan twibbon resmi
  3. Keterlibatan media massa dalam kegiatan peringatan HUT PPNI ke-50 dan pengadaan konferensi pers
  4. Melakukan pelaporan kegiatan
  5. Pelaksanaan kegiatan puncak Hari Ulang Tahun PPNI ke-50 pada 12 Mei 2024 di Jakarta bersamaan dengan International Nurses Day (IND).

Berikut sejarah singkat perjalanan panjang PPNI sejak lahir tanggal 17 Maret 1974 sampai hari ini 17 Maret 2024.

Dikutip dari laman Vokasi Unair, sejarah Hari Perawat Nasional bermula sejak zaman pemerintah kolonial Belanda.

Berdasarkan buku “Dasar Keperawatan” karya Patrisia, dkk (2022), dijelaskan bahwa pada tahun 1812-1816, nusantara masih dikuasai oleh VOC, namun profesi perawat sudah ada di masyarakat dengan semboyan “Kesehatan adalah milik manusia”. Pada saat itu, perawat pribumi dikenal dengan istilah ‘verpleger’.

Pada tahun 1816 – 1942, perawat mulai dikenal di kalangan luas. Rumah sakit swasta pun mulai banyak didirikan dan profesi perawat banyak dibutuhkan.

Namun setelah kekuasaan berpindah ke tangan Jepang, dunia keperawatan justru mengalami kemunduran. Hingga setelah kemerdekaan berhasil diraih Indonesia, barulah dunia keperawatan mulai membaik dan berkembang kembali seiring berdirinya banyak rumah sakit.

Singkat cerita, perlahan-lahan didirikan sekolah-sekolah keperawatan dan muncul berbagai organisasi perawat meliputi Kaum Verpleger Foster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), dan Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Beberapa organisasi ini kemudian melakukan fusi organisasi dan membentuk wadah besar dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Adapun berdasarkan hasil fusi inilah, tanggal 17 Maret 1974 sepakat dengan pembentukan organisasi PPNI dan sekaligus berakhir ditetapkan sebagai Hari Perawat Nasional.

Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Mimika mengucapkan Selamat Merayakan Hari Perawat Nasional Tahun 2024. (**)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

14 Juli 2026
Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

14 Juli 2026
Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

14 Juli 2026
Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

14 Juli 2026
Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

14 Juli 2026
Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

14 Juli 2026

POPULER

  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    718 shares
    Bagikan 287 Tweet 180
  • Markas Kodal Drone TNI untuk Perkuat Operasi di Papua Berdudukan di Timika

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Jalin Silahturahmi, Dinas PUPR Buka Puasa Bersama Awak Media di Timika

Jalin Silahturahmi, Dinas PUPR Buka Puasa Bersama Awak Media di Timika

Diserang KKB, Satu Anggota Satgas Elang Tewas, Serka Salim Lestahulu Terluka

Diserang KKB, Satu Anggota Satgas Elang Tewas, Serka Salim Lestahulu Terluka

Pulihkan Kota Timika, 15 Ribu Umat Kristiani Akan Meriahkan Parade Paskah Oikumene 2024

Pulihkan Kota Timika, 15 Ribu Umat Kristiani Akan Meriahkan Parade Paskah Oikumene 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id