ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Perjalanan Panjang Organisasi PPNI, Hari Ini Genap Berusia Emas 50 Tahun

Pada tahun 1816 - 1942, perawat mulai dikenal di kalangan luas. Rumah sakit swasta pun mulai banyak didirikan dan profesi perawat banyak dibutuhkan.

17 Maret 2024
0
Perjalanan Panjang Organisasi PPNI, Hari Ini Genap Berusia Emas 50 Tahun
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Opini oleh Ns. Agustina Paulina Gayatri

Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Sistem Informasi dan Komunikasi DPD PPNI Kabupaten Mimika

ADVERTISEMENT

 

Advertisement. Scroll to continue reading.

MINGGU 17 Maret 2024 merupakan hari yang agak spesial bagi para perawat di seluruh Indonesia, termasuk mereka yang saat ini  mengabdikan diri sebagai tenaga perawat di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

Mengapa dikatakan spesial, karena hari ini merupakan Hari Ulang Tahun (HUT) emas ke-50 organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Organisasi yang selama ini menjadi wadah para perawat berkumpul, berdiskusi, belajar, sharing dan saling berbagi pengalaman seputar tugas dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Karenanya dengan memperingati hari lahirnya PPNI ini, merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap seluruh perawat dan tenaga kesehatan di Indonesia atas pengabdian jasa-jasanya mereka selama ini.

Ada catatan sejarah yang melatarbelakangi berdirinya Hari Perawat Nasional hingga perlu dirayakan setiap tahunnya. Berbagai tema diusung dalam setiap moment Hari Perawat, dengan maksud ada harapan terkait tenaga kesehatan di Indonesia.

Untuk tahun 2024 ini, berdasarkan Surat Edaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perawat Nasional Indonesia nomor 4027/DPP.PPNI/SE/K.S/X/2023 tentang Peringatan HUT ke-50 PPNI Tahun 2024 yakni, “Tahun Emas PPNI, Peduli Untuk Bersinergi”.

Tema ini didasari oleh pandangan penting memanfaatkan momen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan perawat di seluruh Indonesia.

Beberapa poin penting yang disampaikan dalam Surat Edaran DPP PPNI antara lain:

  1. Mengadakan kegiatan inovatif dan kreatif
  2. Menyemarakkan ulang tahun ke-50 PPNI dengan logo dan twibbon resmi
  3. Keterlibatan media massa dalam kegiatan peringatan HUT PPNI ke-50 dan pengadaan konferensi pers
  4. Melakukan pelaporan kegiatan
  5. Pelaksanaan kegiatan puncak Hari Ulang Tahun PPNI ke-50 pada 12 Mei 2024 di Jakarta bersamaan dengan International Nurses Day (IND).

Berikut sejarah singkat perjalanan panjang PPNI sejak lahir tanggal 17 Maret 1974 sampai hari ini 17 Maret 2024.

Dikutip dari laman Vokasi Unair, sejarah Hari Perawat Nasional bermula sejak zaman pemerintah kolonial Belanda.

Berdasarkan buku “Dasar Keperawatan” karya Patrisia, dkk (2022), dijelaskan bahwa pada tahun 1812-1816, nusantara masih dikuasai oleh VOC, namun profesi perawat sudah ada di masyarakat dengan semboyan “Kesehatan adalah milik manusia”. Pada saat itu, perawat pribumi dikenal dengan istilah ‘verpleger’.

Pada tahun 1816 – 1942, perawat mulai dikenal di kalangan luas. Rumah sakit swasta pun mulai banyak didirikan dan profesi perawat banyak dibutuhkan.

Namun setelah kekuasaan berpindah ke tangan Jepang, dunia keperawatan justru mengalami kemunduran. Hingga setelah kemerdekaan berhasil diraih Indonesia, barulah dunia keperawatan mulai membaik dan berkembang kembali seiring berdirinya banyak rumah sakit.

Singkat cerita, perlahan-lahan didirikan sekolah-sekolah keperawatan dan muncul berbagai organisasi perawat meliputi Kaum Verpleger Foster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), dan Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Beberapa organisasi ini kemudian melakukan fusi organisasi dan membentuk wadah besar dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Adapun berdasarkan hasil fusi inilah, tanggal 17 Maret 1974 sepakat dengan pembentukan organisasi PPNI dan sekaligus berakhir ditetapkan sebagai Hari Perawat Nasional.

Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Mimika mengucapkan Selamat Merayakan Hari Perawat Nasional Tahun 2024. (**)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

7 Agustus 2026
Ganja 735 Gram Disembunyikan di Dalam Sepatu, Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman ke Sorong

Ganja 735 Gram Disembunyikan di Dalam Sepatu, Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman ke Sorong

7 Agustus 2026
Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

7 Agustus 2026
Lima Kali Tak Berangkat, 22 Calon Jemaah Haji Mimika Terancam Dihapus dari Sistem

Lima Kali Tak Berangkat, 22 Calon Jemaah Haji Mimika Terancam Dihapus dari Sistem

7 Agustus 2026
PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

7 Agustus 2026
DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

7 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Jalin Silahturahmi, Dinas PUPR Buka Puasa Bersama Awak Media di Timika

Jalin Silahturahmi, Dinas PUPR Buka Puasa Bersama Awak Media di Timika

Diserang KKB, Satu Anggota Satgas Elang Tewas, Serka Salim Lestahulu Terluka

Diserang KKB, Satu Anggota Satgas Elang Tewas, Serka Salim Lestahulu Terluka

Pulihkan Kota Timika, 15 Ribu Umat Kristiani Akan Meriahkan Parade Paskah Oikumene 2024

Pulihkan Kota Timika, 15 Ribu Umat Kristiani Akan Meriahkan Parade Paskah Oikumene 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id