ADVERTISEMENT
Jumat, Juni 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Masyarakat Minta Freeport Segera Bangun Tiga Jembatan Putus di Kampung Jagamin dan Baluni

Bencana alam kali ini merupakan yang kedua setelah musibah yang sama terjadi pada 31 Juli 2000 lalu. Pada peristiwa pertama masyarakat sudah menyampaikan aspirasi secara tertulis maupun lisan kepada Freeport dan Pemda Mimika, namun sampai saat ini tidak terealisasi.

31 Agustus 2023
0
Masyarakat Minta Freeport Segera Bangun Tiga Jembatan Putus di Kampung Jagamin dan Baluni

Satu dari tiga jembatan yang putus di Kampung Jagamin, Distrik Tembagapura. ( foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Bencana tanah longsor dan banjir yang merusak tiga jembatan di dua kampung dalam wilayah distrik Tembagapura 25 Agustus 2023 lalu, mengakibatkan aktivitas warga sangat terbatas.

Kerusakan jembatan harus segera diperbaiki, karena selama ini menjadi satu-satu akses masyarakat untuk menuju ke lahan pertanian (kebun). Apabila dibiarkan terlalu lama akan sangat berdampak terhadap ketersediaan kebutuhan makan warga setiap hari.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan ini masyarakat dua kampung melalui Kepala Distrik Tembagapura, Thobias Yawame, Kepala Kampung Baluni, Obet Janampa dan Kepala Kampung Jagamin, Kardo Omaleng meminta PT Freeport Indonesia segera membangun kembali tiga jembatan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut mereka permintaan kepada Freeport, dikarenakan dua kampung tersebut masuk dalam wilayah kawasan kontrak karya perusahaan. Hal itu disampaikan Kadistrik Tembagapura, Thobias Yamawe kepada Koranpapua.id di sela-sela penyerahan Bahan Makanan (Bama) untuk korban bencana di Kampung Jagamin, Rabu 30 Agustus 2023.

Baca Juga

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Minta Pemkab Mimika Perbaikan Akses Jalan Menuju Lokasi Bahan Baku

Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan Menggunakan Kampak di Timika

Thobias menuturkan, kepada dirinya warga sudah menyampaikan bahwa mereka saat ini tidak bisa lagi beraktivitas untuk berkebun. Karena tiga jembatan yang menghubungkan kampung dan kebun terputus diterjang banjir.

Bencana alam kali ini merupakan yang kedua setelah musibah yang sama terjadi pada 31 Juli 2000 lalu. Menurutnya pada peristiwa pertama masyarakat sudah menyampaikan aspirasi secara tertulis maupun lisan kepada PT Freeport Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk membangun jembatan baru.

Namun permintaan itu sampai dengan terjadi bencana kedua pada 25 Agustus 2023 belum juga terealisasi. “Masyarakat lebih menuntut kepada Freeport yang bangun. Mereka beralasan wilayah yang mereka tinggal masuk dalam kawasan kontrak karya perusahaan,” ujar Thobias.

Karena belum adanya respon atas permintaan warga pada bencana pertama, maka tiga tahun lalu saat penyerahan bantuan Bama di wilayah itu, warga tidak mengizinkan Thobias untuk pulang.

“Mereka tidak mau lagi kirim aspirasi tertulis maupun lisan kepada pemerintah. Masyarakat tuntut Freeport harus segera bangun tiga jembatan supaya akses kembali lancar,” tandas Thobias.

Thobias mengungkapkan total keseluruhan terdapat 12 jembatan termasuk tiga jembatan besar yang sudah putus. “Tadi masyarakat menyampaikan aspirasinya cukup tajam. Harap segera respon permintaan mereka,” pintanya.

Sebagai kepala distrik, Thobias mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Domingggus Robert Mayaut yang sudah langsung turun ke Kampung Jagamin untuk melihat langsung kondisi jembatan yang terputus.

” Saya apresiasi karena langsung direspon cepat oleh PUPR. Terima kasih juga kepada bapak Pj Bupati Mimika yang langsung ambil tindakan cepat untuk bawa bantuan makanan sampai di kampung dengan aman,” tambah Thobias.

Permintaan yang sama juga disampaikan Obet Janampa, Kepala Kampung Baluni. “ Saya minta Freeport dan pemerintah daerah untuk segera membangun jembatan, untuk memudahkan akses masyarakat,” pinta Obet singkat.

Kardo Omaleng, Kepala Kampung Jagamin menuturkan, tiga jembatan yang rusak merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan rumah ke kebun. Karenanya ia berharap agar jembatan baru dibangun permanen sehingga bisa bertahan lama.

“Letak rumah dan kebun bersebelahan dibatasi dengan kali yang besar. Putusnya jembatan ini masyarakat merasa jantung mereka sudah dicopot, tidak bisa ke mana-mana lagi,” keluhnya. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Peduli Kemanusiaan: Satgas Yon Parako 462 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan untuk Warga Koroway Batu

Peduli Kemanusiaan: Satgas Yon Parako 462 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan untuk Warga Koroway Batu

12 Juni 2026
YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Minta Pemkab Mimika Perbaikan Akses Jalan Menuju Lokasi Bahan Baku

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Minta Pemkab Mimika Perbaikan Akses Jalan Menuju Lokasi Bahan Baku

12 Juni 2026
Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan Menggunakan Kampak di Timika

Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan Menggunakan Kampak di Timika

12 Juni 2026
Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

11 Juni 2026
Gubernur Jawa Timur Bangga 51 Siswa ADEM Papua Lolos PTN, Bukti Nyata Generasi Berprestasi

Gubernur Jawa Timur Bangga 51 Siswa ADEM Papua Lolos PTN, Bukti Nyata Generasi Berprestasi

11 Juni 2026
Bank Indonesia Fasilitasi 20 Wartawan Papua Barat dan Papua Barat Daya Berkunjung ke Bali

Bank Indonesia Fasilitasi 20 Wartawan Papua Barat dan Papua Barat Daya Berkunjung ke Bali

11 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
Next Post
Polisi Olah TKP dan Evakuasi Jenazah Aktivis Michelle Kurisi

Polisi Olah TKP dan Evakuasi Jenazah Aktivis Michelle Kurisi

Pemilu Damai di Negeri Tapal Batas, Wabup Wahfir: Keerom Salah Satu Kabupaten Teraman Pelaksanaan Pemilu

Pemilu Damai di Negeri Tapal Batas, Wabup Wahfir: Keerom Salah Satu Kabupaten Teraman Pelaksanaan Pemilu

Sambut HUT ke-75, Polwan Polda Papua Turun ke Jalan Atur Lalulintas di Wilayah Rawan Macet  

Sambut HUT ke-75, Polwan Polda Papua Turun ke Jalan Atur Lalulintas di Wilayah Rawan Macet  

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id