ADVERTISEMENT
Sabtu, November 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

FKDM Mimika Sebut Banyak Lakalantas yang Masuk RSUD Disebabkan Minuman Keras

Prosentasi terbesar korbannya adalah dari kalangan masyarakat kurang mampu. Padahal biaya perawatan rumah sakit cukup besar. Ada yang sampai puluhan juta bahkan ratusan juta yang harus dikeluarkan.

29 Agustus 2023
0
FKDM Mimika Sebut Banyak Lakalantas yang Masuk RSUD Disebabkan Minuman Keras

Luky Mahakena, S.Sos, MSi (foto.Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang terjadi di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua bisa terbilang cukup tinggi.

Penyebabnya selain dikarenakan faktor kelalaian dan kurang cakap berkendara, juga dikarenakan banyak pengendara yang mengemudikan kendaraanya dalam kondisi mabuk karena mengkonsumi minuman keras.

Fenomena ini berdasarkan pengamatan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Mimika yang selama ini ikut memantau kejadian Lakalantas, dan korbannya sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

“Ini masuk dalam fenomena sosial penyakit masyarakat di Timika. Korban Lakalantas yang dipengaruhi Miras banyak yang masuk rumah sakit,”ujar Ketua FKDM Kabupaten Mimika Luky Mahakena, S.Sos. MSi dalam rilisnya yang diterima Koranpapua.id, Selasa 29 Agustus 2023.

Baca Juga

TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal di Kuala Kencana, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Meskipun tidak menyebutkan data rill, namun Luky yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Bagian Humas RSUD Mimika menuturkan, Lakalantas yang terjadi karena dipengaruhi Miras merupakan masalah klasik yang sudah terjadi sejak lama.

Berkendara dalam kondisi ‘setengah sadar’ karena dipengaruhi alkohol, selain mengancam keselamatan jiwa pengendara, juga mengakibatkan kerugian dan bahaya terhadap pengguna jalan lain.

Melihat kondisi ini, Luky sangat berharap agar polisi lebih meningkatkan patroli untuk melakukan penertiban terhadap pengendara yang dicurigai membawa kendaraan di jalan umum dalam keadaan mabuk.

“Karena ini perilaku buruk dan dapat mengakibatkan pengguna jalan lain celaka. Grafiknya cukup tinggi. Lebih khusus untuk pengendara roda dua hampir setiap hari ada yang masuk RSUD,”tegas Luky.

Mantan Rektor Universitas Timika (UTI) ini menuturkan, kerugian yang akibatkan dari ugal-ugalan berkendaraan dan melanggar aturan lalulintas cukup tinggi.

Dan prosentasi terbesar korbannya adalah dari kalangan masyarakat kurang mampu. “Padahal biaya perawatan rumah sakit cukup besar. Ada yang sampai puluhan juta bahkan ratusan juta yang harus dikeluarkan. Ini menjadi fenomena sosial yang harus menjadi perhatian kita semua,”tandas Luky.

Luky juga mengkritik kebiasaan mengkonsumsi Miras di pinggir jalan dan tempat-tempat umum secara terbuka. Selain merusak pemandangan bagi tamu yang berkunjung ke Timika, juga menjadi contoh buruk bagi generasi muda.

Dampak lainnya, sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan warga dalam beraktivitas serta berpotensi terjadi kasus kriminal. Terkait dengan ini, Luky menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melaporkan ke aparat kepolisian jika merasa tidak nyaman akibat ulah pemabuk.

“Kalau boleh pihak berwajib optimalkan pencegahaan dan beri tindakan hukum bagi pelaku penyakit masyarakat yang berakibat instabilitas ketentraman warga,”tambah Luky. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

6 November 2026
TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

6 November 2026
Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal di Kuala Kencana, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal di Kuala Kencana, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

6 November 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Brigpol Ronald Enok

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Brigpol Ronald Enok

6 November 2026
Kontak Tembak di Yahukimo, TNI Amankan Senjata dan Amunisi

Kontak Tembak di Yahukimo, TNI Amankan Senjata dan Amunisi

6 November 2026
Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

5 November 2026

POPULER

  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Semua Biaya Kepulangan Koakme Katagame dari Ambon ke Timika Ditanggung Dinsos Mimika

Semua Biaya Kepulangan Koakme Katagame dari Ambon ke Timika Ditanggung Dinsos Mimika

Penerimaan Karyawan RSMM Tidak Akomodir Putra Amungme – Kamoro, Kantor Yayasan Caritas Dipalang

Penerimaan Karyawan RSMM Tidak Akomodir Putra Amungme - Kamoro, Kantor Yayasan Caritas Dipalang

Pemkab Mimika Serahkan Bahan Makanan untuk 843 Warga Jagamin dan Baluni Tembagapura

Pemkab Mimika Serahkan Bahan Makanan untuk 843 Warga Jagamin dan Baluni Tembagapura

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id