ADVERTISEMENT
Senin, Februari 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Tonggoi Papua Buka SMK dan Politeknik Persiapkan Tenaga Kerja Soft Skill di areal Freeport

Harapan bisa menyiapkan SDM untuk diterima bekerja di lingkungan Freeport dan sejumlah perusahaan privatisasinya

29 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk bisa diterima bekerja di lingkungan PT Freeport Indonesia (PTFI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Tonggoi Papua berencana membuka SMK Vokasi dan Politeknik.

Saat ini sedang dilakukan berbagai persiapan terkait legalitas dan pembangunan sarana infrastruktur, dan tahun 2024 mulai terima angkatan pertama sebanyak 50 siswa.

Dua lembaga Pendidikan tersebut sesuai rencana akan mulai dibangun tahun ini diatas lahan seluas 200 hektar yang berlokasi di Kampung Karang Senang SP3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika. Dan tahun 2024 sudah mulai menerima siswa baru.

ADVERTISEMENT

Para siswa nantinya akan belajar selama tiga tahun di SMK, setelah lulus melanjutkan pendidikan selama satu setengah tahun di Politeknik sehingga lama pendidikan secara keseluruan 4,5 tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Frans Pigome, Ketua Umum Tonggoi Papua kepada Koranpapua.id menjelaskan pendirian lembaga pendidikan sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2010, namun terbentur beberapa agenda besar sehingga baru terealisasi tahun 2024.

Baca Juga

Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, BPKP Awasi Tata Kelola Distribusi Pupuk Bersubsidi di Mimika dan Nabire

Sedih! Ungkapan Hati Anak Capt. Egon Erawan yang Tewas Ditembak di Bandara Korowai Batu

Beberapa agenda besar yang dilakukan beberapa waktu belakangan ini diantaranya pendirian serikat buruh. Setelah hadirnya serikat buruh langsung melakukan pembangunan perumahan karyawan HOPE di Jalan Cenderawasih SP2. Pembangunan perumahan ini setelah melalui tiga kali perundingan dengan Freeport.

Frans Pigome yang ditemui usai acara pembukaan Konferensi Cabang Ke 1 DPC FPE KSBSI Kabupaten Mimika, Papua Tengah di Hotel Cenderawasih, Senin 29 Mei menuturkan, pembukaan lembaga pendidikan ini awalnya diarahkan ke Kabupaten Biak, Jayapura dan Timika. Namun dikarenakan resorsis terbatas dan banyak memakan waktu, maka diputuskan dibangun di Timika.

Dengan harapan bisa menyiapkan SDM untuk bisa diterima bekerja di lingkungan Freeport dan sejumlah perusahaan privatisasinya. “Ini sesuai dengan visi misi Presiden Joko Widodo menyiapkan SDM yang handal,” jelas Frans.

Mendukung pembangunan itu, sudah ada dua kontraktor privatisasi yang ikut membantu anggarannya. Meski tidak menyebut nama kontraktor, namun Frans mengatakan kedua perusahaan itu akan menginvestasikan dana masing-masing Rp5,5 miliar dan Rp1,5 miliar.

Pihak kontraktor berharap setelah Tonggoi luluskan para siswa bisa langsung terserap ke dunia kerja di lingkungan Freeport. Saat ini sedang dilakukan berbagai persiapan terkait legalitas dan pembangunan sarana infrastruktur, dan tahun 2024 mulai terima angkatan pertama sebanyak 50 siswa.

“Jurusan SMK Vokasi akan dibuka beberapa jurusan yang berhubungan dengan industri seperti elektrik, alat berat, pengalasan, pertukangan dan  housekeeping. Semua jurusan disesuaikan dengan kebutuhan industri di area kerja Freeport,”papar Frans sembari menuturkan, penerimaan siswa dibuka untuk umum, dan tidak ada kekhususan kepada karyawan.

Anak-anak Mimika harus memiliki kompetensi yang handal. Karena regulasi pemerintah mengharuskan semua SDM anak Indonesia harus mempunyai kemampuan kompetensi yang tinggi. Dengan demikian SDM anak-anak Mimika bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar.

Jumlah siswa angkatan pertama ditargetkan 50 orang. Jumlah tersebut bisa bertambah jika mendapat dukungan dari pemerintah maupun Freeport. Untuk tenaga pengajar akan disiapkan oleh kontraktor yang ikut berinvestasi, termasuk menyiapkan instruktur, silabus dan tempat magang.

“Sekolah masuk prabayar, karena tidak dibiayai oleh siapa-siapa. Semua lewat SMK dulu, jadi kepada anak-anak yang sekarang duduk di SMP nanti setelah lulus  bisa melanjutkan di SMK,”ajak Frans. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dugaan Penyiksaan Berat oleh Oknum Polisi, LBH Papua Desak Propam Polda PBD Usut Kasus Ini

Dugaan Penyiksaan Berat oleh Oknum Polisi, LBH Papua Desak Propam Polda PBD Usut Kasus Ini

15 Februari 2026
Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, BPKP Awasi Tata Kelola Distribusi Pupuk Bersubsidi di Mimika dan Nabire

Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, BPKP Awasi Tata Kelola Distribusi Pupuk Bersubsidi di Mimika dan Nabire

15 Februari 2026
Sedih! Ungkapan Hati Anak Capt. Egon Erawan yang Tewas Ditembak di Bandara Korowai Batu

Sedih! Ungkapan Hati Anak Capt. Egon Erawan yang Tewas Ditembak di Bandara Korowai Batu

15 Februari 2026
Pemkab Deiyai Seriusi Konflik Kapiraya, Bupati Melkianus Tunjuk Ernes Kotouki Pimpin Tim Penanganan dan Harmonisasi

Pemkab Deiyai Seriusi Konflik Kapiraya, Bupati Melkianus Tunjuk Ernes Kotouki Pimpin Tim Penanganan dan Harmonisasi

15 Februari 2026
Pansel Tetapkan Lolos Seleksi, Nama Lima Calon Anggota DPRK Yahukimo Jalur Otsus Hilang Tanpa Penjelasan

Pansel Tetapkan Lolos Seleksi, Nama Lima Calon Anggota DPRK Yahukimo Jalur Otsus Hilang Tanpa Penjelasan

15 Februari 2026
Kecepatan Angin Picu Gelombang Tinggi, Nelayan di Mimika Diingatkan Waspada Sebelum Melaut

Kecepatan Angin Picu Gelombang Tinggi, Nelayan di Mimika Diingatkan Waspada Sebelum Melaut

15 Februari 2026

POPULER

  • Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    818 shares
    Bagikan 327 Tweet 205
  • Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Tiga Bupati Bentuk Tim Tangani Konflik Kapiraya

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Sosok Elkius Kobak, Pimpinan KKB yang Diduga Dalangi Penembakan Pesawat Smart Air

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post

Pengurus DPC FPE KSBSI Gelar Konferensi Cabang Ke- I, Frans Pigome: Harus Bersatu Seperti Sapu Lidi

Masuk Babak 34 Besar Nasional, Tim Futsal Mimika Bertanding di Gorontalo

Gallery Foto Konferensi Cabang Ke- I Federasi Pertambangan dan Energi- Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE-KSBSI) Cabang Kabupaten Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id