ADVERTISEMENT
Kamis, September 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Tahun 2023 Dinkes Mimika Jalankan Program ‘Puskesmas Bergerak’

Kegiatan yang dibiayai menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) ini sebelumnya dikenal dengan sebutan 'Puskesmas Keliling'.

25 April 2023
0
Tahun 2023 Dinkes Mimika Jalankan Program ‘Puskesmas Bergerak’

Tim Puskesmas Keliling Dinas Kesehatan Mimika saat mengevakuasi pasien dari wilayah pesisir pada tahun 2022 lalu. Foto: Ist.

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah pesisir dan pegunungan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika Tahun 2023 kembali menjalankan program ‘Puskesmas Bergerak’.

Kegiatan yang dibiayai menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) ini sebelumnya dikenal dengan sebutan nama ‘Puskesmas Keliling’.

ADVERTISEMENT

Memperlancar program peningkatan derajat kesehatan masyarakat ini, Dinkes Mimika masih menunggu Memorandum of Understanding (MoU) dengan salah satu maskapai penerbangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Tahun sebelumnya kita kerjasama dengan Unit Track tapi sudah selesai. Sekarang PPTK mungkin sudah dapat maskapainya, hanya saya belum dapat informasi,” ujar Marsel Mameyao, Sekretaris Dinkes Mimika kepada Koranpapua.id melalui sambungan telepon, Selasa 25 April 2023.

Baca Juga

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

Marsel mengatakan, untuk pelayanan Puskesmas Bergerak ke wilayah pesisir akan kembali aktif setelah memasuki liburan cuti bersama Idul Fitri. Sesuai jadwal, pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah pesisir bisa mencapai dua minggu. Tim selanjutnya kembali ke kota untuk melakukan evaluasi terkait temuan lapangan untuk dilaporkan ke Dinas Kesehatan.

Tim Puskesmas Bergerak ini didukung oleh tenaga kesehatan yang mumpuni seperti dokter, farmasi, gizi, kesehatan lingkungan, perawat dan bidan. Ini bertujuan agar semua persoalan kesehatan yang ada di masyarakat bisa terlayani sesuai dengan kealian masing-masing.

“Bidan melayani ibu hamil dan ibu melahirkan normal. Begitu juga dengan tenaga gizi memberikan edukasi mengolah makanan yang mengandung unsur gizi, kesehatan lingkungan berhubungan dengan kesehatan tempat tinggal,” jelas Marsel.

Untuk tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan langsung melibatkan petugas yang ada di puskesmas yang menjadi sasaran kunjungan, ditambah petugas yang direkrut dari beberapa puskesmas di Kota Timika.

Ia mencontohkan, pelayanan di Potowayburu Distrik Mimika Barat Jauh, tim melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas Potowayburu. Wilayah jangkauan pelayanan meliputi Kampung Yapakopa, Aindua dan Ararau.

Sedangkan di wilayah Distrik Jita, tim bersama petugas kesehatan Puskesmas Jita melayani ke Kampung Sumapro dan kampung sekitar distrik setempat. Program ini berlaku khusus di lima puskesmas wilayah pesisir dan gunung dengan kriteria mempunyai angka kesakitan yang tinggi.

Selain program Puskesmas Bergerak, tahun ini Dinkes Mimika juga membangun sejumlah proyek fisik. Di antaranya gedung Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) serta rumah dinas untuk petugas kesehatan.

Soal berapa besar dana yang alokasikan untuk mendanai sejumlah proyek fisik, Marsel menyampaikan belum mengetahui secara pasti. Meski demikian, ia mengaku pembiayaan bersumber dari APBN.

Ia menyebutkan, di wilayah Distrik Mimika Barat Jauh tepatnya di Kampung Ararau dan Aindua akan dibangun Pustu. Sedangkan  Kampung Yapakopa dibangun rumah dinas. Kemudian di Kampung Aparuka sesuai rencana dibangun Pustu.

Di Distrik Amar dibangun Puskesmas, wilayah Distrik Mimika Tengah di Atuka, Aikawapuka dan Timika Pantai (Keakwa) juga dibangun  Pustu. Fasilitas yang sama juga dibangun di Manasari, Ohotia dan Otakwa.

Untuk wilayah pegunungan, yakni Distrik Alama dan Arwanop juga akan dibangun Pustu.

“Semua konstruksi bangunan menggunakan betton, supaya kuat dan bisa bertahan lama,” papar Marsel. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

16 September 2026
60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

16 September 2026
Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

16 September 2026
Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

16 September 2026
TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

16 September 2026
Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

16 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • 20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Kapendam: Serang TNI, KST Wilayah Nduga Libatkan Pelajar

Terkait Pemeriksaan Kejiwaan, KPU Mimika Tidak Kerjasama dengan IDI

Terkait Pemeriksaan Kejiwaan, KPU Mimika Tidak Kerjasama dengan IDI

Pilot Susi Air Mengaku Baik-baik Saja, Sebby Sambom: Pembebasan Melalui Jalur Negosiasi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id