ADVERTISEMENT
Senin, April 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

205 Ribu Anak Papua Tengah Putus Sekolah Ditengah Kucuran Dana Otsus Rp880 Miliar Lebih

“Gubernur mengambil langkah kebijakan ini ada dasarnya, sehingga tugas kita semua bekerjasama agar program ini terwujud dalam lima tahun kedepan”.

27 Juli 2025
0
Minimnya Pengawasan Penyebab DD di Mimika Rawan Diselewengkan, Marianus : Dana Habis di Kota, Ampasnya ke Kampung

ilustrasi uang. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Sungguh ironis kabar sektor pendidikan di Provinsi Papua Tengah.

Bayangkan saja di tengah kucuran dana Otonomi Khusus (Otsus) ke Papua Tengah yang mencapai Rp880.180.1992 (alokasi tahun 2025), terdapat 205 ribu anak-anak yang putus sekolah.

ADVERTISEMENT

Jumlah itu sudah termasuk anak-anak yang tidak pernah mengenyam pendidikan atau tidak pernah duduk di bangku pendidikan formal, baik SD maupun SMP.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Soal ini terungkap dalam sambutan yang disampaikan Yulianus Kuayo, Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Fasilitas Pendidikan, Disdikbud Papua Tengah, ketika membuka Rapat Koordinasi (Rakar) Pendidikan di Timika, Jumat 25 Juli di Timika.

Baca Juga

Kemiskinan di Papua Raya di Atas Rata-rata Nasional, Sepertiga Warga Papua Tengah Hidup Miskin

Prof. Dr. Nico Syukur Dister OFM Meninggal Dunia, Imam Teolog yang 40 Tahun Bermisi di Tanah Papua

Menurutnya, ribuan anak-anak yang tidak bersekolah itu berdasarkan data yang ada di Dapodik Dinas Pendidikan Papua Tengah.

Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar 700 anak yang putus sekolah, dan lainnya adalah anak-anak yang sudah lulus SD atau SMP namun tidak melanjutkan sekolah ke tingkat SMA dan SMK.

“Alasan ekonomi menjadi faktor utama, namun ada juga anak yang putus sekolah karena terlibat dalam pergaulan bebas,” ujarnya.

“Ada juga yang tidak sekolah sejak lahir dan tidak pernah masuk kelas, sehingga sampai saat ini tidak mengenal huruf,” tambahnya.

Dikatakan, sewaktu dirinya masih bertugas di provinsi induk Papua, untuk menangani anak-anak yang putus sekolah ini, Dinas Pendidikan membuat program kelas terintegrasi.

Melalui program itu, anak-anak bisa melanjutkan pendidikan hingga tamat.

Mencari solusi untuk menjawab persoalan pendidikan ini, mendorong Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera meluncurkan program pendidikan gratis di wilayah itu.

Mewujudkan rencana mulia ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Papua Tengah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) di Timika, Kabupaten Mimika.

Rakor yang berlangsung selama dua hari di Timika, dimulai Jumat 25 Juli sampai Sabtu 26 Juli 2025 itu, membahas seputar Validasi Data Program Pendidikan Sekolah Gratis jenjang SMA dan SMK untuk Kabupaten Mimika, Puncak, dan Puncak Jaya.

“Program pendidikan gratis adalah solusi menyelamatkan anak-anak yang tidak sekolah maupun putus sekolah,” ujarnya.

Pemerintah juga menaruh perhatian kepada sekolah-sekolah yang muridnya ada, kelas ada, tetapi tidak ada guru.

Dengan demikian, ada pemerataan pendidikan sekolah gratis di seluruh sekolah yang ada di Papua Tengah.

“Gubernur mengambil langkah kebijakan ini ada dasarnya, sehingga tugas kita semua bekerjasama agar program ini terwujud dalam lima tahun kedepan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kemiskinan di Papua Raya di Atas Rata-rata Nasional, Sepertiga Warga Papua Tengah Hidup Miskin

Kemiskinan di Papua Raya di Atas Rata-rata Nasional, Sepertiga Warga Papua Tengah Hidup Miskin

13 April 2026
Potret Humanis: Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Perkampungan Heinekombe

Potret Humanis: Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Perkampungan Heinekombe

13 April 2026
Prof. Dr. Nico Syukur Dister OFM Meninggal Dunia, Imam Teolog yang 40 Tahun Bermisi di Tanah Papua

Prof. Dr. Nico Syukur Dister OFM Meninggal Dunia, Imam Teolog yang 40 Tahun Bermisi di Tanah Papua

13 April 2026
Lindungi dan Berdayakan OAP, Dinas Satpol PP Mimika Sosialisasikan Perda UMKM

Lindungi dan Berdayakan OAP, Dinas Satpol PP Mimika Sosialisasikan Perda UMKM

13 April 2026
Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

13 April 2026
OPM Kodap III Bakar Rumah di Puncak, Warga Mengungsi

OPM Kodap III Bakar Rumah di Puncak, Warga Mengungsi

13 April 2026

POPULER

  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Proyek Perpustakaan di SMPN Jila Rp950 Juta Masuk Radar Kejari Mimika, Sejumlah Saksi Diperiksa

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Batas Usia Pensiun Karyawan Swasta 59 Tahun, Berbeda dengan PNS. Berikut Penjelasannya

Kabar Gembira! Pendaftaran CPNS 2025 Resmi Dibuka. Ini Formasi dan Syaratnya

236 Lulusan UGM Bekerja di Freeport Indonesia, Empat di Jajaran Top Manajemen

236 Lulusan UGM Bekerja di Freeport Indonesia, Empat di Jajaran Top Manajemen

Masuk Purna Tugas, Pj Sekda Mimika Petrus Yumte Pamit, Titip Pesan Loyalitas dan Integritas ASN

Masuk Purna Tugas, Pj Sekda Mimika Petrus Yumte Pamit, Titip Pesan Loyalitas dan Integritas ASN

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id