ADVERTISEMENT
Rabu, April 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

14 Anak Buah Kapal KM ASPAC 3 Belum Ditemukan, Pencarian Meluas ke Perairan Fakfak  

Kondisi perairan yang dikenal memiliki arus kuat dan ombak besar menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

20 Desember 2024
0
14 Anak Buah Kapal KM ASPAC 3 Belum Ditemukan, Pencarian Meluas ke Perairan Fakfak  

Monce Brury, Kepala Kantor SAR Sorong. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id- Pencarian terhadap korban tenggelamnya KM ASPAC 3 di perairan antara Misool, Raja Ampat dengan Seram Maluku, Sabtu 14 Desember 2024, masih terus berlanjut.

Sampai dengan kemarin, 14 Anak Buah Kapal (ABK), termasuk bangkai kapal belum berhasil ditemukan.

ADVERTISEMENT

Jajaran Kantor SAR Sorong memperluas areal pencarian sampai kearah perairan Fakfak, Papua Barat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini disampaikan Monce Brury, Kepala Kantor SAR Sorong dalam keterangannya, Kamis malam 19 Desember 2024.

Baca Juga

Bertemu Tokoh Masyarakat Adat Mee Pago, Kementerian HAM Kirim Tim ke Dogiayai

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Mendukung upaya pencarian, SAR Sorong mendapatkan bantuan dari armada KPLP Tual, yang melaksanakan pencarian di perairan Seram.

Meski sudah melakukan upaya pencarian dari Bula, Pulau Misool hingga Kabupaten Fakfak, namun belum berhasil menemukan para korban.

“Hasil masih nihil termasuk bangkai kapal KM ASPAC 3, titik awal hanyut pun belum diketahui lebih detail. Pencarian hari pertama hanya menemukan serpihan dan cool boks serta life jacket di tengah laut,” jelasnya.

Untuk diketahui KM ASPAC 3 bertolak dari Pelabuhan Perikanan Sorong pada Selasa 10 Desember 2024 sekitar pukul 23.00 WIT.

Kapal mengangkut 17 ABK termasuk nakhoda untuk mencari ikan di wilayah perairan Misool.

Kapten KM ASPAC 17 melaporkan koordinat terakhir kapal pada Sabtu 14 Desember 2024 sekitar pukul 14.00 WIT di posisi 2°28’12.00”S – 130°8’38.40”T.

Pada Senin 16 Desember 2024, dua ABK ditemukan selamat oleh KM ASPAC 17 di posisi koordinat 2°35’1.06”S – 130°30’1.07”T, setelah mereka terapung di sekitar rumah ikan apung (rompong).

Kasi Operasi Kantor SAR Sorong Hidayat mengatakan, kondisi perairan yang dikenal memiliki arus kuat dan ombak besar menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

DPRK Mimika Terima Aspirasi FRP, Mathius Yanengga: Otsus Jilid II Gagal

DPRK Mimika Terima Aspirasi FRP, Mathius Yanengga: Otsus Jilid II Gagal

7 April 2026
Sambut HUT TNI AU ke-80, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Laksanakan Baksos di SDI 4 Distrik Aboy

Sambut HUT TNI AU ke-80, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Laksanakan Baksos di SDI 4 Distrik Aboy

7 April 2026
Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

7 April 2026

Bertemu Tokoh Masyarakat Adat Mee Pago, Kementerian HAM Kirim Tim ke Dogiayai

7 April 2026
Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

7 April 2026
Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

7 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    632 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Perampokan Bersenjata Gasak Enam Handphone dan Uang Jutaan Rupiah

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Ajak Jaga Kamtibmas, Kapolres Mimika Duduk Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

Ajak Jaga Kamtibmas, Kapolres Mimika Duduk Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

Polisi Olah TKP Kasus Penikaman di Belakang Hotel Serayu, Pelaku Reka 14 Adegan

Polisi Olah TKP Kasus Penikaman di Belakang Hotel Serayu, Pelaku Reka 14 Adegan

Pelestarian Noken Papua Hadapi Tantangan Penggantian Bahan Baku Alami dengan Benang Sintetis

Pelestarian Noken Papua Hadapi Tantangan Penggantian Bahan Baku Alami dengan Benang Sintetis

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id