ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Antisipasi Laju Inflasi Jelang Paskah dan Idul Fitri, Pj Sekda Rapat Bersama Pimpinan OPD Rumpun Ekonomi

Meski Mimika sebagai kabupaten penyangga ekonomi bagi kabupaten tetangga di wilayah pegunungan, namun jangan jadikan moment hari raya untuk menaikkan harga kebutuhan masyarakat.

25 Maret 2024
0
Kadis Ketahanan Pangan Harap BPS Melaporkan Data Inflansi, Harga Kebutuhan Masih Normal

Pj. Sekda Mimika, Ida Wahyuni memimpin rapat koordinasi lintas sektor terkait penyediaan pangan dan inflasi menjelang hari raya di Kantor Bupati, Senin 25 Maret 2024. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melakukan rapat membahas sejumlah hal penting sebagai langkah antisipasi terjadinya laju inflansi menjelang Hari Raya Paskah dan Idul Fitri 1445 Hijriah Tahun 2024.

Rapat yang berlangsung di Lantai 3 Kantor Pusat Pemerintahan, Senin 25 Maret 2024 dipimpin Pj. Sekda Mimika, Dr. Ida Wahyuni dan dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masuk dalam rumpun ekonomi.

ADVERTISEMENT

Diantaranya Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sabelina Fitriani, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Hendrikus Hayon, Kabid Perdagangan Disperindag, perwakikan Bulog dan perwakilan Pelabuhan Pomako.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam rapat ini pihak Bulog, Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan memastikan harga kebutuhan pokok di pasaran sampai saat ini masih stabil.

Baca Juga

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Masyarakat Mimika Soal Dana Otsus dan Keamanan

Ida Wahyuni dalam kesempatan itu mengatakan, rapat tersebut merupakan tindaklanjut dari zoom bersama pimpinan OPD rumpun ekonomi yang berkaitan dengan ketersediaan ketahanan pangan menjelang hari raya beberapa waktu lalu.

Ia berharap meski Mimika sebagai kabupaten penyangga ekonomi bagi kabupaten tetangga di wilayah pegunungan, namun jangan jadikan moment hari raya untuk menaikkan harga kebutuhan masyarakat.

Para distributor yang berada di Mimika harus tetap mengutamakan kebutuhan pasar di Mimika, sehingga tidak terjadi kekosongan pangan.

“Semua OPD teknis terkait harus memastikan ketersediaan pangan menjelang dan sesudah hari raya tetap terpenuhi agar mampu menekan inflasi,” harap Ida Wahyuni.

Ida Wahyuni juga mengingatkan agar pedagang tidak lagi mendatangkan buah nenas dari luar Timika, dengan alasan harganya lebih murah.

Hal itu dapat mengurangi pendapatan petani Mimika, khususnya mama Papua yang selama ini sudah mampu menghasilkan buah nenas dengan kualitas yang bagus.

Setiap Bulan Delapan Unit Kapal Kontainer Sandar di Pomako

Aktivitas bongkar muat kapal pengangkut kontainer dari sejumlah kota di Jawa dengan tujuan Timika sampai saat ini masih lancar.

Karenanya tidak bisa menjadikan alasan kenaikan harga barang di Timika dipicu oleh keterlambatan pasokan barang dari luar.

Dalam rapat bersama Pj. Sekda dan pimpinan OPD rumpun ekonomi, perwakilan Pelabuhan Pomako menyampaikan dalam sebulan sebanyak delapan unit kapal barang menurunkan kontainer di pelabuhan.

Kapasitas muat setiap kapal berkisar antara 300-500 kontainer dengan beragam jenis barang. Itu belum termasuk dengan cargo yang diangkat melalui kapal penumpang yang juga sandar di Pelabuhan Pomako.

Namun yang menjadi kendala di pelabuhan adalah panjang dermaga hanya sepuluh meter, sehingga aktivitas bongkar muat harus berhenti sementara jika ada kapal penumpang yang masuk.

“Pada perinsipnya keselamatan jiwa penumpang lebih diutamakan, sebab penumpang adalah raja yang harus mendapat pelayanan yang baik,”ujarnya.

Ia juga menjelaskan untuk sementara kapal penumpang yang melayani Timika hanya KM Tatamailau dan KM Sirimau. Sedangkan KM Lauzer sementara menjalani perawatan tahunan.

Selain itu untuk ke kabupaten tetangga di wilayah Papua dengan rute pelayaran Sorong, Agats dan Merauke, Fakfak dilayani empat kapal perintis Sabuk Nusantara.

Pelayaran KM Tatamailau meskipun kapal penumpang namun bisa membantu membawa bahan komodoti bawang dari Bitung. Itupun tergantung dari penumpang yang mau dibawa karena jumlahnya terbatas.

Sementara kapal gudang yang mengangkut telur dari Surabaya sudah tidak lagi sandar di Pelabuhan Pomako. Itu dikarenakan sejak beberapa tahun lalu peternak Mimika sudah menyatakan kesanggupan suplai telur lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sedangkan untuk beras dan bawang yang diangkut dari Surabaya hanya transit di Timika. Setelah dibongkar, selanjutnya menggunakan kapal-kapal kecil dikirim ke Kabupaten Yahukimo dan Agats.

Dikatakan pelayanan di Pelabuhan Pomako sesungguhnya bisa 24 jam, namun karena jarak tempuh yang jauh sehingga jam operasionalnya hanya delapan jam.

Ia juga melaporkan pada 21 Maret 2024 lalu sempat terjadi mogok buruh yang menuntut pembayaran upah. Namun persoalan ini sudah diselesaikan.

Ia juga memastikan untuk 14 hari kedepan pelayanan kapal SPIL aman. Begitupun komoditi dari Bitung dengan KM Tatamailau sudah masuk tanggal 24 Maret. Kapal ini akan kembali sandar di Pomako tanggal 28 Maret dan 15 April 2024.

Disperindag Pastikan Ketersediaan Sembako Aman Sampai Selesai Idul Fitri  

Sementara itu Hendrikus Hayon, Kabid Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Pergangan (Disperindag) Mimika memastikan ketersediaan Sembako aman untuk 14 hari kedepan atau setelah perayaan Idul Fitri.

Untuk memastikan ketersediaan Sembako setiap bulan timnya terus melakukan  monitoring gudang di semua distributor yang ada di Timika.

Meski demikian, Hendrik melaporkan jika harga beras di pasaran mengalami kenaikan. Begitupun harga cabai yang mengalami kenaikan yang cukup seginifikan.

Tidak itu saja, harga daging ayam beku juga meningkat dari Rp33.000 menjadi Rp37.000 per kilo. Mengantisipasi terjadinya inflasi, Hendrik menyampaikan salah satu cara yang sudah dilakukan adalah mengadakan pasar murah.

“Tanggal 5 April akan diadakan pasar murah. Mudahan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau,”ujar Hendrik.

Bulog Jamin Ketersediaan Beras dan Minyak Goreng

Sementara itu perwakilan Bulog dalam pertemuan bersama Pj. Sekda dan pimpinan OPD juga memastikan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Paskah dan Idul Fitri.

Bulog selalu mendukung kegiatan operasi pasar yang dilakukan pemerintah daerah. Termasuk terus memantau kenaikan harga pasaran. “Sampai hari ini kenaikan harga masih stabil, meskipun dibandingkan di daerah lain sudah turun,” paparnya.

Ia berharap panen beras dari Merauke bisa surplus, sehingga dapat mengendalikan harga di pasaran. “Pada prinsipnya, Bulog tetap stabilkan harga beras dan turut terlibat dalam operasi pasar bersama OPD,” pungkasnya.

Bulog juga selama ini ikut bersama OPD terkait menyalurkan kebutuhan pangan kepada masyarakat. Melalui langkah ini dapat menunda niat masyarakat untuk membeli, karena sudah ada persediaan pangan. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

16 Mei 2026
MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Masyarakat Mimika Soal Dana Otsus dan Keamanan

MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Masyarakat Mimika Soal Dana Otsus dan Keamanan

16 Mei 2026
Fakfak Berbenah Sambut Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Fakfak Berbenah Sambut Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

16 Mei 2026
Bentrok Antarsuku di Wamena: Dua Tewas Belasan Terluka, Tiga SSK Brimob Diterjunkan Antisipasi Bentrok Susulan

Bentrok Antarsuku di Wamena: Dua Tewas Belasan Terluka, Tiga SSK Brimob Diterjunkan Antisipasi Bentrok Susulan

16 Mei 2026
Pangkogabwilhan III: Dua Ribu Tanaman Ganja Ditemukan, OPM Paksa Warga Budidaya di Pekarangan Rumah

Pangkogabwilhan III: Dua Ribu Tanaman Ganja Ditemukan, OPM Paksa Warga Budidaya di Pekarangan Rumah

16 Mei 2026
Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

16 Mei 2026

POPULER

  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    965 shares
    Bagikan 386 Tweet 241
  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Jika Gugatan Parpol Dikabulkan MK Bisa Berpotensi Merubah Perolehan Suara Calon DPRD Mimika

Jika Gugatan Parpol Dikabulkan MK Bisa Berpotensi Merubah Perolehan Suara Calon DPRD Mimika

Ida Wahyuni Ikut Seleksi Job FIT JPT Posisi Kepala BPKAD Mimika

Ida Wahyuni Ikut Seleksi Job FIT JPT Posisi Kepala BPKAD Mimika

Kematian Babi Sudah 5.200 Ekor, Drh. Sabelina: Populasi yang Tersisa Harus Diselamatkan

Kematian Babi Sudah 5.200 Ekor, Drh. Sabelina: Populasi yang Tersisa Harus Diselamatkan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id