TIMIKA, Koranpapua.id – Abdul Aziz melanjutkan usaha pertanian yang dirintis orang tuanya di Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika. Bersama Kelompok Tani Mawokauw Jaya, ia kini membudidayakan jagung dan sawi di lahan seluas 75 x 100 meter.
Hasil panen kedua komoditas tersebut dijual ke pasar untuk menambah pendapatan kelompok tani.
Abdul Aziz mengatakan, sebelum mengembangkan jagung dan sawi, orang tuanya juga pernah menanam terong, semangka, dan rica atau cabai.
“Sudah satu tahun lebih, yang kami tanam jagung dan sawi saja. Sebelumnya bapak saya juga pernah menanam jagung, sawi, terong, semangka sampai rica,” katanya di lokasi pertanian, Senin (2/11/2026).
Saat ini, kelompok yang diketuai Raoda tersebut beranggotakan 12 orang. Mereka mengelola lahan bersama untuk mempertahankan usaha pertanian keluarga.
Namun, keterbatasan pupuk dan obat-obatan serta serangan hama masih menjadi kendala dalam budidaya tanaman.
Abdul Aziz berharap Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya dapat memberikan bantuan sarana pertanian, terutama pupuk dan obat-obatan untuk mengatasi hama.
“Harapan besar saya, Bapak Kepala Kampung bisa membantu kami, terutama obat-obatan dan pupuk, karena kendala kami juga masalah hama,” ujarnya.
Ia berharap dukungan pemerintah dapat membantu meningkatkan hasil panen dan menjaga keberlanjutan usaha pertanian kelompok tani tersebut. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru







