ADVERTISEMENT
Minggu, November 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

“Tim kita baru mau tanya saja dia sudah nangis, sudah nunduk, nangis. Dia belum bisa untuk bercerita karena masih trauma,” kata Yusuf

16 September 2026
0
Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

Demerina Uamang mendapatkan perawatan medis di IGD Rumah Sakit Bhayangkara Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Tangis Demerina Uamang (23) pecah ketika polisi hendak menanyakan apa yang dialaminya selama sekitar 20 hari berada dalam penyanderaan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di tengah hutan.

Demerina belum mampu menceritakan pengalamannya. Korban penculikan itu kini masih menjalani perawatan di IGD Rumah Sakit Bhayangkara Mimika, setelah ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan di Kampung Bela 1, Distrik Alama, pada 7 September 2026.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan kondisi psikologis Demerina masih sangat terguncang. Bahkan, polisi belum dapat menggali keterangannya secara optimal.

“Tim kita baru mau tanya saja dia sudah nangis, sudah nunduk, nangis. Dia belum bisa untuk bercerita karena masih trauma,” kata Yusuf saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Rabu 16 September 2026.

Baca Juga

Delapan Tahun Menanti, Warga Kampung Mosso Jayapura Akhirnya Miliki Gereja Layak

Drainase 138 Meter Rampung, Mawokauw Jaya Masih Butuh Pembangunan Jalan

Trauma itu tidak lepas dari apa yang dialami Demerina selama berada dalam penyanderaan. Ia juga harus menyaksikan rekannya, Yosina Senawat, meninggal dunia di sampingnya ketika keduanya berusaha menyelamatkan diri dalam kondisi kekurangan makanan dan minuman.

Yosina ditemukan telah meninggal ketika warga menemukan Demerina di Kampung Bela 1.

Demerina dan Yosina merupakan bagian dari sembilan warga yang sebelumnya diculik pada 17 Agustus 2026. Setelah ditemukan, Demerina kemudian dievakuasi ke Timika pada 14 September 2026 untuk mendapatkan perawatan.

Namun, membawa Demerina keluar dari lokasi bukan perkara mudah. Kampung Bela 1 merupakan wilayah terisolir yang tidak memiliki listrik maupun jaringan komunikasi. Bahkan, untuk mencapai kampung terdekat, warga harus berjalan kaki selama berhari-hari.

“Di sana enggak ada listrik sama sekali. Itu kampung, Kampung Bela. Dengan kampung terdekat saja jalan kaki tiga atau empat hari,” ujar Yusuf.

Informasi mengenai keberadaan Demerina awalnya diperoleh melalui komunikasi radio. Evakuasi kemudian dilakukan dengan bantuan Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak dan sejumlah tokoh masyarakat.

“Makanya dengan dibantu oleh Ketua MRP, Agustinus, dan salah satu tokoh masyarakat lainnya, kita lakukan penjemputan, evakuasi,” kata Yusuf.

Kini, Demerina masih menjalani perawatan dengan didampingi keluarganya di RS Bhayangkara Mimika.

Polisi belum memaksakan pemeriksaan terhadap Demerina. Mereka menunggu kondisi psikologis perempuan berusia 23 tahun itu membaik sebelum menggali lebih jauh mengenai apa yang terjadi selama ia dan Yosina berada dalam penyanderaan.

Bagi Demerina, perjalanan keluar dari hutan mungkin telah berakhir. Namun, pengalaman selama puluhan hari dalam penyanderaan dan kehilangan orang terdekat masih membekas hingga kini. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

31 Oktober 2026
Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

31 Oktober 2026
Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

31 Oktober 2026
YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

31 Oktober 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id