TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, didesak untuk segera mengambil langkah cepat dan serius menyusul terjadinya kasus penembakan yang menewaskan sejumlah warga di wilayah itu.
Desakan ini disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, dalam keterangannya seperti dikutip, Sabtu 4 Juni 2026.
Mantan Pj Gubernur Papua Tengah itu, mendorong Pemkab Intan Jaya untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.
Sekaligus memastikan keamanan dan pelayanan sosial kepada masyarakat terdampak tetap berjalan.
“Pemerintah dan aparat segera melakukan penanganan. Jadi kami sebagai Wamendagri menyampaikan Pemkab dalam hal ini Forkopimda, untuk segera melakukan penanganan serius,” ujar Ribka di Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul perkembangan situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya setelah penemuan sejumlah jenazah warga dalam beberapa waktu terakhir.
Salah satu korban yang telah teridentifikasi ialah Okto Tigau (19), warga Distrik Sugapa, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin 29 Juni 2026, dan ditemukan meninggal dunia di kawasan belakang Pos Habema, Distrik Sugapa, pada Rabu 1 Juli 2026.
Ribka menegaskan, selain mendukung langkah-langkah keamanan dan proses investigasi, Pemkab Intan Jaya juga diminta memastikan pelayanan sosial kepada masyarakat tetap berjalan.
“Penanganan segera secara serius, Baik itu penanganan dalam bentuk pelayanan sosialnya maupun juga mungkin dari sisi keamanan, investigasi, minta untuk pihak kepolisian untuk melakukan investigasi,” sarannya.
Lebih lanjut, Ribka menegaskan pemerintah tidak ingin berspekulasi ataupun menyalahkan pihak tertentu sebelum hasil investigasi resmi diumumkan.
Karena itu, seluruh proses pengungkapan fakta diserahkan kepada aparat yang berwenang.
“Dalam hal ini kami tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, biarlah yang punya kewenangan dalam hal ini pihak keamanan untuk mengungkap yang sebenarnya terkait tewasnya sejumlah masyarakat di Kabupaten Intan Jaya,” tegas Ribka.
Ribka mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi kepada pemerintah bersama aparat keamanan.
“Masyarakat agar tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Biarkan pemerintah bersama aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya maupun Provinsi Papua Tengah bekerja untuk menjamin keamanan masyarakat,” imbuhnya. (Redaksi)







