ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Tangani Persoalan Papua, Yan Permenas Soroti Kinerja Kementerian HAM

Yan menilai masih minim perkembangan dalam penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi di Papua meskipun sejumlah upaya telah dilakukan.

18 Juni 2026
0
Tangani Persoalan Papua, Yan Permenas Soroti Kinerja Kementerian HAM

Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas, menyoroti kinerja Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) dalam penanganan berbagai persoalan di Papua seiring pembahasan anggaran tahun 2027.

Ia menilai diperlukan langkah yang lebih konkret dan terukur agar berbagai permasalahan yang terjadi di Papua dapat ditangani secara komprehensif.

Hal tersebut disampaikan Yan dalam Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI bersama Menteri HAM pada Rabu 17 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Yan menilai masih minim perkembangan dalam penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi di Papua meskipun sejumlah upaya telah dilakukan.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

“Kenapa saya harus kritik sedikit masalah anggaran 2027, karena di Papua ini terjadi banyak masalah tapi sampai dengan saat ini belum ada langkah-langkah yang diselesaikan,” tegas Yan dalam rapat seperti dikutip, Kamis 18 Juni 2026.

Menurutnya, penyelesaian berbagai persoalan, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan Hak Asasi Manusia (HAM) memerlukan tindakan nyata di lapangan serta koordinasi yang kuat antarinstansi.

Karena penyelesaian masalah tidak cukup hanya dilakukan melalui diskusi atau pernyataan di ruang publik, tetapi harus diikuti langkah konkret yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Eksekutif sebagai eksekutor dalam melakukan koordinasi dan lain-lain, harus action-nya jelas. Hal ini untuk memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan situasi dan konflik di daerah,” ucapnya.

Yan juga mengingatkan bahwa pembentukan kementerian khusus oleh pemerintah bertujuan untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan strategis yang membutuhkan perhatian lebih.

Karena itu, ia mendorong seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat sinergi serta menjalankan peran masing-masing secara optimal dalam menangani isu-isu hak asasi manusia.

Menurut Yan, koordinasi lintas sektor yang efektif menjadi kunci agar berbagai program dan kebijakan pemerintah dapat memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan sosial.

Ia berharap Kementerian HAM dapat mengambil langkah yang lebih proaktif dan terukur sehingga berbagai persoalan di Papua dapat ditangani secara lebih efektif serta menghasilkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    757 shares
    Bagikan 303 Tweet 189
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • M3 Salon Hadir di Timika, Tawarkan Layanan Hair Style hingga Hair Treatment

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Kejari Mimika Setujui Penghentian Penuntutan Perkara Penganiayaan Melalui Keadilan Restoratif

Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id