PEGUNUNGAN BINTANG, Koranpapua.id- Senyum ceria menghiasi wajah anak-anak di SD Inpres 4 Kp. Luban, Distrik Aboy, Pegunungan Bintang, Rabu 7 April 2026.
Di tengah keterbatasan fasilitas, semangat belajar mereka kembali menyala berkat kehadiran para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Satgas Yon Parako 466 Pasgat.
Tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, para prajurit berpakaian loreng, turun langsung menyapa generasi penerus bangsa di sebuah SD yang bangunannya terbuat dari bahan kayu sederhana.
Para prajurit ini sengaja berkunjung ke sekolah itu sebagai bagian dari kegiatan menyambut HUT TNI AU ke-80 tahun 2026.
Dalam kegiatan teritorial tersebut, prajurit TNI membagikan berbagai perlengkapan sekolah, buku dan alat tulis.
Pembagian ini dilakukan langsung di dalam ruang kelas dan disambut dengan antusiasme luar biasa dari para siswa.

Sebuah pemandangan hangat terlihat ketika salah seorang prajurit TNI dengan sabar mendampingi seorang murid membaca di mejanya.
Sementara prajurit lainnya tampak mengambil peran di depan kelas layaknya seorang guru, memberikan motivasi kepada puluhan anak yang duduk rapi menyimak.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta kepedulian kami terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang berada di daerah pelosok”.
“Kami ingin memastikan mereka memiliki alat belajar yang layak agar terus semangat mengejar cita-cita,” ujar Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat Kapten Pas Irfan Fakhrisham, S.Tr.(Han).
Kehadiran prajurit TNI di sekolah itu, disambut hangat pihak sekolah dan tokoh masyarakat setempat.
Mereka terlihat akrab saat perwakilan prajurit TNI menyerahkan tumpukan buku secara simbolis kepada guru dan kepala sekolah.
Jabatan tangan hangat di antara keduanya menjadi simbol sinergi kuat antara aparat keamanan dan pendidik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kami berterima kasih atas kepedulian bapak-bapak TNI. Bantuan buku alat tulis dan kehadiran langsung di kelas memotivasi anak-anak kami untuk lebih rajin datang ke sekolah,” ungkap kepala sekolah.
Kegiatan hari itu ditutup dengan sesi foto bersama di halaman sekolah. Di bawah terik matahari, anak-anak berbaris rapi memegang erat buku baru yang diapit para guru dan prajurit TNI yang menjadi sosok pelindung sekaligus pendorong semangat mereka.
Melalui langkah kecil ini, TNI kembali membuktikan bahwa pengabdian mereka tidak hanya diukur dari kekuatan angkat senjata, tetapi juga dari kepedulian untuk merawat masa depan anak-anak di ujung negeri. (Redaksi)







