ADVERTISEMENT
Kamis, April 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

“Kenapa kita pakai pola itu? Supaya anak tetap punya interaksi dengan orang tua dan lingkungan sekitar. Itu sebenarnya yang dimaksud dengan sekolah sepanjang hari”.

2 April 2026
0
Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai menyiapkan langkah besar di sektor pendidikan.

Salah satunya dengan mewajibkan anak masuk Taman Kanak-Kanak (TK) sebelum daftar ke Sekolah Dasar (SD).

ADVERTISEMENT

Mendukung kebijakan tersebut, Bupati Mimika Johannes Rettob, menegaskan komitmennya menghapus kesenjangan antara sekolah swasta dan negeri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melakukan pemerataan fasilitas, peningkatan kualitas tenaga pengajar, serta perluasan akses pendidikan hingga ke wilayah terpencil.

Baca Juga

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

Pertamina Pastikan Harga BBM di Papua Stabil, Sabelina: Persediaan di Mimika Mencukupi

Bupati Johannes menyebut, langkah ini penting mengingat masih adanya ketimpangan layanan pendidikan di sejumlah wilayah Mimika.

Ia mencontohkan, di Distrik Mimika Barat Tengah yang memiliki sembilan SD dikelola oleh Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK). Namun, namun tidak ada satupun sekolah TK di wilayah itu.

“Mulai 2027 anak-anak tidak bisa langsung masuk SD tanpa melalui TK. Dia harus masuk TK dulu,” ujar Bupati Johannes di Timika.

Karena itu, Pemkab Mimika berkewajiban untuk memastikan ketersediaan TK sebagai bagian dari program prioritas.

Selain pemerataan akses, pemerintah daerah juga mendorong penerapan program sekolah sepanjang hari.

Program ini telah diuji coba di SD YPPK Kokonao dan SD Negeri Kokonao dengan hasil yang dinilai positif.

Dalam konsep tersebut, siswa menjalani aktivitas belajar yang lebih terstruktur, mulai dari kegiatan belajar, makan, hingga ekstrakurikuler di sekolah.

Meski menyerupai sistem asrama, program ini tetap memberi ruang bagi siswa untuk berinteraksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Kenapa kita pakai pola itu? Supaya anak tetap punya interaksi dengan orang tua dan lingkungan sekitar. Itu sebenarnya yang dimaksud dengan sekolah sepanjang hari,” jelasnya.

Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mimika dan akan dijalankan secara bertahap mulai 2026 hingga 2027. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

2 April 2026
Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

2 April 2026
Disnakkeswan Targetkan Tahun 2025 Populasi Babi di Mimika Capai 6.000 Ekor

Pertamina Pastikan Harga BBM di Papua Stabil, Sabelina: Persediaan di Mimika Mencukupi

2 April 2026
Pemberlakuan WFH ASN, Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat, Internet Masih Menjadi Kendala

Dampak Efisiensi Anggaran, Seluruh Cleaning Service di Lingkungan Pemprov Papua Diberhentikan

2 April 2026
Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

2 April 2026
Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

2 April 2026

POPULER

  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Seorang Warga Tewas di Kwamki Narama, Diduga Diserang Sekompok Orang

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id