ADVERTISEMENT
Selasa, Maret 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Buntut Penyerangan yang Menewaskan Nakes: Seluruh Fasilitas Kesehatan di Tambrauw Ditutup

Kadinkes Tambrauw: Operasional fasilitas kesehatan akan kembali dibuka setelah ada jaminan dari aparat keamanan melalui pimpinan daerah.

24 Maret 2026
0
Buntut Penyerangan yang Menewaskan Nakes: Seluruh Fasilitas Kesehatan di Tambrauw Ditutup

Bernadus Nso, Plt Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TAMBRAUW, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, untuk sementara menutup seluruh pelayanan di fasilitas kesehatan yang ada di wilayah itu.

Penutupan itu sebagai buntut dari insiden penyerangan oleh orang tak dikenal yang terjadi di Distrik Bamusbama dan Distrik Fef serta menewaskan dua tenaga kesehatan, pada 16 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Kebijakan penutupan sementara mencakup seluruh fasilitas layanan kesehatan di wilayah Tambrauw, yakni satu rumah sakit, 24 Puskesmas, dan lima Puskesmas Pembantu (Pustu).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bernadus Nso, Plt Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw, mengatakan kebijakan tersebut diputuskan setelah mempertimbangkan keselamatan tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas kepada masyarakat.

Baca Juga

Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

“Pada kejadian kemarin itu, korban empat orang, tiga di antaranya pegawai RS Pratama Fef. Dua orang meninggal dunia dan dua lainnya selamat,” ujar Bernadus di Sorong, Selasa 24 Maret 2026.

Selama masa penutupan, tenaga kesehatan diminta tetap memberikan pelayanan secara terbatas dari rumah masing-masing apabila terdapat masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.

“Kepada seluruh tenaga kesehatan, baik di rumah sakit, Puskesmas maupun Pustu, apabila merasa tidak aman agar segera Kota Sorong atau Manokwari,” pesannya.

Bernardus meminta para kepala distrik dan kepala kampung untuk turut menjaga serta memperhatikan keberadaan tenaga kesehatan di wilayah masing-masing.

Ini bertujuan agar para tenaga kesehatan dapat menjalankan tugas dengan aman dan melayani masyarakat meski terbatas.

Menurut Bernadus, operasional fasilitas kesehatan akan kembali dibuka setelah ada jaminan dari aparat keamanan melalui pimpinan daerah.

“Layanan kesehatan akan kembali normal setelah ada informasi resmi bahwa kondisi keamanan di Tambrauw sudah kondusif,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

24 Maret 2026
Buntut Penyerangan yang Menewaskan Nakes: Seluruh Fasilitas Kesehatan di Tambrauw Ditutup

Buntut Penyerangan yang Menewaskan Nakes: Seluruh Fasilitas Kesehatan di Tambrauw Ditutup

24 Maret 2026
Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

24 Maret 2026
Prakiraan Cuaca untuk Provinsi Papua Satu Pekan Kedepan, Sebagian Besar Daerah Cerah

Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan, Kilat dan Angin Kencang sampai 26 Maret, Termasuk Papua Tengah

24 Maret 2026
Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

24 Maret 2026
Meninggal Usai Dianiaya Anak Pemilik Perusahaan, Ibu Korban Tuntut Keadilan dan Pertanggungjawaban

Meninggal Usai Dianiaya Anak Pemilik Perusahaan, Ibu Korban Tuntut Keadilan dan Pertanggungjawaban

24 Maret 2026

POPULER

  • Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    658 shares
    Bagikan 263 Tweet 165
  • Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

    618 shares
    Bagikan 247 Tweet 155
  • Soal Transparansi Dana Otsus: Anggota DPD RI PFM Minta Kejagung Periksa Ketua MRP Se-Papua Raya

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Suara yang Terkubur di Tanah Emas

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Remaja 17 Tahun di Timika Hilang Sejak 14 Maret, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Tiga Bintang Polri Jatuh di Tanah Papua

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Kinerja 133 Kepala Kampung Dievaluasi, Sekda Abraham Instruksikan Siapkan Dokumen dan Laporan Keuangan

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
Next Post
Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

Toko Belum Layani Pembeli, Ratusan Pendulang Emas Diblokade Jalan Ahmad Yani Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id