ADVERTISEMENT
Senin, Maret 9, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

“THR bagi petugas kebersihan sebenarnya tidak tercantum dalam kontrak kerja, namun tetap diberikan oleh pemerintah daerah. Sejak saya masuk, saya naikkan menjadi Rp1,5 juta”.

9 Maret 2026
0
Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefrey Deda. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Wajah Kota Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Papua Tengah belakangan ini terlihat sangat kotor dan tidak terawat.

Sampah menumpuk di berbagai titik dalam kota, sementara di ruas jalan-jalan utama juga terlihat sampah berserakan dan sepertinya dibiarkan tanpa diurus.

ADVERTISEMENT

Pasukan kuning yang biasanya sudah turun ke jalan sejak pagi hari untuk melakukan pembersihan juga tidak tampak seperti biasanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Rupanya tidak terurusnya kebersihan kota Timika ini dipicu oleh beberapa alasan. Salah satunya seperti yang sampaikan para petugas kebersihan dalam aksi mogok kerja, Senin 9 Maret 2026.

Baca Juga

Senyuman dari Kampung Pedalaman: Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Jalankan Operasional Lapter Aboy sembari Berbagi Kasih

Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

Para pekerja merasa diintimidasi dan diancam oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk masuknya salah satu orang baru sebagai sopir yang diduga merupakan keluarga oknum pejabat DLH Mimika.

“Selama ini banyak yang ditutup-tutupi terkait dengan kinerja kami. Kami diancam bahkan dia (oknum-Red) sudah mempersiapkan nama-nama pengganti kami,” ujar salah satu petugas kebersihan.

Aksi mogok kerja menyebabkan aktivitas pengangkutan sampah di Kota Timika lumpuh sejak pagi hari.

Akibatnya, sampah terlihat menumpuk di sejumlah ruas jalan karena tidak ada truk pengangkut yang beroperasi.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefri Deda, mengaku dirinya belum mengetahui secara pasti alasan petugas kebersihan melakukan mogok kerja.

“Sampai hari ini saya belum mendapat konfirmasi dari kepala bidang dan kepala seksi yang bertemu dengan mereka. Jadi saya belum tahu apa alasan mereka mogok,” kata Jefrey saat dikonfirmasi.

Menurutnya, jika aksi tersebut berkaitan dengan hak-hak dasar pekerja seperti gaji, Alat Pelindung Diri (APD), maupun uang makan, seluruh kewajiban tersebut sudah dipenuhi oleh dinas.

“Hari Jumat kemarin semua sudah lunas. Setiap bulan sebelum tanggal 10 mereka sudah menerima gaji,” jelasnya.

Terkait informasi yang beredar mengenai pergantian salah satu sopir yang diduga menjadi pemicu aksi mogok, Jefrey menjelaskan bahwa hal tersebut berawal dari permintaan seorang pegawai yang bertugas sebagai pengawas.

Pegawai tersebut, kata dia, setiap hari berangkat kerja sekitar pukul 03.00 WIT untuk melakukan pengawasan.

Karena kesulitan transportasi, ia mengusulkan agar anaknya dimasukkan sebagai sopir agar dapat membantu mengantar sekaligus bekerja.

Permintaan tersebut awalnya disetujui oleh para pengawas lapangan karena saat itu terdapat kekosongan sopir.

“Pengawas bilang boleh karena dianggap membantu. Jadi baru dimasukkan namanya, tapi belum mulai kerja,” ujarnya.

Namun, rencana tersebut memicu protes dari para petugas kebersihan sehingga yang bersangkutan akhirnya langsung dikeluarkan sebelum sempat bekerja.

“Baru rencana mau kerja hari ini, tapi langsung didemo. Jadi saya sudah suruh keluarkan. Sekarang sudah tidak ada lagi,” tegasnya.

Jefrey juga menanggapi isu mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) yang disebut-sebut menjadi keluhan pekerja.

Ia menjelaskan bahwa THR bagi petugas kebersihan sebenarnya tidak tercantum dalam kontrak kerja, namun tetap diberikan oleh pemerintah daerah.

“Dulu itu satu juta per orang setiap tahun. Sejak saya masuk, saya naikkan menjadi Rp1,5 juta mulai tahun lalu,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa jumlah petugas kebersihan secara keseluruhan mencapai 182 orang.

Mereka terdiri dari petugas di tempat pembuangan akhir, sopir, pengawas, petugas bengkel, hingga petugas keamanan. Mereka menerima gaji berkisar antara Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan.

Saat ini, kata Jefrey, para petugas sudah kembali bekerja dan aktivitas pengangkutan sampah di Kota Timika mulai berjalan normal.

“Mereka sudah mulai kerja lagi dan sudah mengangkut sampah. Jadi persoalan ini sebenarnya sudah clear,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Senyuman dari Kampung Pedalaman: Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Jalankan Operasional Lapter Aboy sembari Berbagi Kasih

Senyuman dari Kampung Pedalaman: Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Jalankan Operasional Lapter Aboy sembari Berbagi Kasih

9 Maret 2026
Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

9 Maret 2026
LBH Papua Pos Sorong Desak Oknum Polisi Pelaku Penikaman Dipecat, Korban Alami Delapan Tusukan

LBH Papua Pos Sorong Desak Oknum Polisi Pelaku Penikaman Dipecat, Korban Alami Delapan Tusukan

9 Maret 2026
Petugas Sampah Mogok Kerja, Komisi IV DPRK Mimika Jadwalkan Panggil Kadis Lingkungan Hidup

Petugas Sampah Mogok Kerja, Komisi IV DPRK Mimika Jadwalkan Panggil Kadis Lingkungan Hidup

9 Maret 2026
Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

9 Maret 2026
Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

9 Maret 2026

POPULER

  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    718 shares
    Bagikan 287 Tweet 180
  • Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Awalnya Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Kejanggalan pada Kasus Kematian Perempuan di Mimika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah Korban Penembakan di Tembagapura

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Petugas Sampah Mogok Kerja, Komisi IV DPRK Mimika Jadwalkan Panggil Kadis Lingkungan Hidup

Petugas Sampah Mogok Kerja, Komisi IV DPRK Mimika Jadwalkan Panggil Kadis Lingkungan Hidup

LBH Papua Pos Sorong Desak Oknum Polisi Pelaku Penikaman Dipecat, Korban Alami Delapan Tusukan

LBH Papua Pos Sorong Desak Oknum Polisi Pelaku Penikaman Dipecat, Korban Alami Delapan Tusukan

Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id