ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

“THR bagi petugas kebersihan sebenarnya tidak tercantum dalam kontrak kerja, namun tetap diberikan oleh pemerintah daerah. Sejak saya masuk, saya naikkan menjadi Rp1,5 juta”.

9 Maret 2026
0
Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefrey Deda. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Wajah Kota Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Papua Tengah belakangan ini terlihat sangat kotor dan tidak terawat.

Sampah menumpuk di berbagai titik dalam kota, sementara di ruas jalan-jalan utama juga terlihat sampah berserakan dan sepertinya dibiarkan tanpa diurus.

ADVERTISEMENT

Pasukan kuning yang biasanya sudah turun ke jalan sejak pagi hari untuk melakukan pembersihan juga tidak tampak seperti biasanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Rupanya tidak terurusnya kebersihan kota Timika ini dipicu oleh beberapa alasan. Salah satunya seperti yang sampaikan para petugas kebersihan dalam aksi mogok kerja, Senin 9 Maret 2026.

Baca Juga

125 UMKM Siap Meriahkan Festival UMKM Mimika Sambut HUT Ke-81 RI

Di Tengah Tugas Menjaga Negeri, Satgas Pamtas RI-PNG Hadir untuk Warga Wamena

Para pekerja merasa diintimidasi dan diancam oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk masuknya salah satu orang baru sebagai sopir yang diduga merupakan keluarga oknum pejabat DLH Mimika.

“Selama ini banyak yang ditutup-tutupi terkait dengan kinerja kami. Kami diancam bahkan dia (oknum-Red) sudah mempersiapkan nama-nama pengganti kami,” ujar salah satu petugas kebersihan.

Aksi mogok kerja menyebabkan aktivitas pengangkutan sampah di Kota Timika lumpuh sejak pagi hari.

Akibatnya, sampah terlihat menumpuk di sejumlah ruas jalan karena tidak ada truk pengangkut yang beroperasi.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefri Deda, mengaku dirinya belum mengetahui secara pasti alasan petugas kebersihan melakukan mogok kerja.

“Sampai hari ini saya belum mendapat konfirmasi dari kepala bidang dan kepala seksi yang bertemu dengan mereka. Jadi saya belum tahu apa alasan mereka mogok,” kata Jefrey saat dikonfirmasi.

Menurutnya, jika aksi tersebut berkaitan dengan hak-hak dasar pekerja seperti gaji, Alat Pelindung Diri (APD), maupun uang makan, seluruh kewajiban tersebut sudah dipenuhi oleh dinas.

“Hari Jumat kemarin semua sudah lunas. Setiap bulan sebelum tanggal 10 mereka sudah menerima gaji,” jelasnya.

Terkait informasi yang beredar mengenai pergantian salah satu sopir yang diduga menjadi pemicu aksi mogok, Jefrey menjelaskan bahwa hal tersebut berawal dari permintaan seorang pegawai yang bertugas sebagai pengawas.

Pegawai tersebut, kata dia, setiap hari berangkat kerja sekitar pukul 03.00 WIT untuk melakukan pengawasan.

Karena kesulitan transportasi, ia mengusulkan agar anaknya dimasukkan sebagai sopir agar dapat membantu mengantar sekaligus bekerja.

Permintaan tersebut awalnya disetujui oleh para pengawas lapangan karena saat itu terdapat kekosongan sopir.

“Pengawas bilang boleh karena dianggap membantu. Jadi baru dimasukkan namanya, tapi belum mulai kerja,” ujarnya.

Namun, rencana tersebut memicu protes dari para petugas kebersihan sehingga yang bersangkutan akhirnya langsung dikeluarkan sebelum sempat bekerja.

“Baru rencana mau kerja hari ini, tapi langsung didemo. Jadi saya sudah suruh keluarkan. Sekarang sudah tidak ada lagi,” tegasnya.

Jefrey juga menanggapi isu mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) yang disebut-sebut menjadi keluhan pekerja.

Ia menjelaskan bahwa THR bagi petugas kebersihan sebenarnya tidak tercantum dalam kontrak kerja, namun tetap diberikan oleh pemerintah daerah.

“Dulu itu satu juta per orang setiap tahun. Sejak saya masuk, saya naikkan menjadi Rp1,5 juta mulai tahun lalu,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa jumlah petugas kebersihan secara keseluruhan mencapai 182 orang.

Mereka terdiri dari petugas di tempat pembuangan akhir, sopir, pengawas, petugas bengkel, hingga petugas keamanan. Mereka menerima gaji berkisar antara Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan.

Saat ini, kata Jefrey, para petugas sudah kembali bekerja dan aktivitas pengangkutan sampah di Kota Timika mulai berjalan normal.

“Mereka sudah mulai kerja lagi dan sudah mengangkut sampah. Jadi persoalan ini sebenarnya sudah clear,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

125 UMKM Siap Meriahkan Festival UMKM Mimika Sambut HUT Ke-81 RI

125 UMKM Siap Meriahkan Festival UMKM Mimika Sambut HUT Ke-81 RI

28 Juli 2026
Di Tengah Tugas Menjaga Negeri, Satgas Pamtas RI-PNG Hadir untuk Warga Wamena

Di Tengah Tugas Menjaga Negeri, Satgas Pamtas RI-PNG Hadir untuk Warga Wamena

28 Juli 2026
DPRD Papua Tengah Serahkan Aspirasi Keamanan ke DPR RI, Minta Segera Ditindaklanjuti

DPRD Papua Tengah Serahkan Aspirasi Keamanan ke DPR RI, Minta Segera Ditindaklanjuti

28 Juli 2026
Harga Sirih di Timika Tembus Rp220 Ribu per Kilogram, Naik Dua Kali Lipat

Harga Sirih di Timika Tembus Rp220 Ribu per Kilogram, Naik Dua Kali Lipat

28 Juli 2026
Polisi Periksa 8 Siswa SMA Terkait Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nabire

Polisi Periksa 8 Siswa SMA Terkait Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nabire

28 Juli 2026
DPRK Mimika Mulai Bahas LKPJ Bupati 2025, Tegaskan Evaluasi untuk Perbaikan Tata Kelola

DPRK Mimika Mulai Bahas LKPJ Bupati 2025, Tegaskan Evaluasi untuk Perbaikan Tata Kelola

28 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    710 shares
    Bagikan 284 Tweet 178
  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    690 shares
    Bagikan 276 Tweet 173
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Kunker ke Timika: Komisi III DPR RI Soroti Pertambangan Ilegal, Dugaan Korupsi hingga Dana Otsus di Papua Tengah

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Gelombang Laut di Perairan Kokonau-Mimika Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tunda Melaut Jika Cuaca Memburuk

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Petugas Sampah Mogok Kerja, Komisi IV DPRK Mimika Jadwalkan Panggil Kadis Lingkungan Hidup

Petugas Sampah Mogok Kerja, Komisi IV DPRK Mimika Jadwalkan Panggil Kadis Lingkungan Hidup

LBH Papua Pos Sorong Desak Oknum Polisi Pelaku Penikaman Dipecat, Korban Alami Delapan Tusukan

LBH Papua Pos Sorong Desak Oknum Polisi Pelaku Penikaman Dipecat, Korban Alami Delapan Tusukan

Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id