ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Gelar Aksi Unjuk Rasa, Nakes Desak Gubernur Ganti Direktur RSUD Abepura, Berikut Tuntutan Mereka

“Intinya itu ganti direktur. Ini sekarang yang ada jabatan di rumah sakit ini, direktur punya keponakan, direktur punya ini, ini. Rumah sakit ini bukan direktur punya”.

27 Januari 2026
0
Gelar Aksi Unjuk Rasa, Nakes Desak Gubernur Ganti Direktur RSUD Abepura, Berikut Tuntutan Mereka

Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, Kota Jayapura mendesak Gubernur Papua mengganti direktur rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Papua (foto: ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, Jayapura, menggelar unjuk rasa, Selasa 27 Januari 2026.

Dalam unjuk rasa yang berlangsung di halaman rumah sakit yang berada di Jalan Kesehatan, Kota Jayapura, para Nakes mendesak Gubernur Papua, Mathius Fakhiri untuk mengantikan direktur rumah sakit tersebut.

ADVERTISEMENT

“Intinya itu ganti direktur RSUD Abepura, karena bapak gubernur sendiri yang bilang. Karena itu bapak punya bahasa untuk kita tanggal 7 November 2025 itu”.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Bapak harus tepati bapak punya janji. Ganti ke direktur yang lain, tidak usah dia,” kata salah satu Nakes dalam orasinya.

Baca Juga

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Dalam orasi itu juga disampaikan bahwa, Direktur RSUD Abepura seharusnya sudah pensiun pada 31 Desember 2025, namun hingga kini masih menjabat.

“Tanggal 31 Desember 2025, harusnya sudah pensiun dia, kenapa harus dipertahankan. Memang tidak ada orang lain ka di Papua ini”.

“ Harus dia terus. Nyata-nyata dia tidak jalankan dia punya tugas dengan baik kok. Intinya harus turunkan,” tegasnya.

Orator yang diketahui bernama Diana Akobiarek menegaskan, apabila direktur RSUD Abepura diganti, manajemen rumah sakit akan membaik.

Karyawan sejahtera, dan SDM rumah sakit akan ditempatkan sesuai disiplin ilmu.

“Intinya itu ganti direktur. Ini sekarang yang ada jabatan di rumah sakit ini, direktur punya keponakan, direktur punya ini, ini. Rumah sakit ini bukan direktur punya,” bebernya.

“Kami harap pak gubernur menindaklanjuti poin pertama. Untuk poin ke-2 dan seterusnya, tergantung manajemennya atau direktur rumah sakit nantinya,” tambah Jackson Manurung, Nakes lainnya.

Dalam unjuk rasa damai itu, para Nakes juga menyampaikan sejumlah poin yang menjadi tuntutan mereka.

  1. Segera non aktifkan/berhentikan dr. Daisy C Urbinas dari jabatan Direktur RSUD Abepura sesuai dengan pernyataan gubernur Provinsi Papua pada sidak 07 November 2025.
  2. Ubah tarif layanan yang memberatkan pasien sehingga berdampak pada rendahnya kepercayaan masyarakat.
  3. Segera lakukan pemeriksaan/audit tata kelola sumber daya manusia (SDM) perekrutan tenaga honorer dan penempatan staf berdasarkan hubungan pribadi, bukan berdasarkan kompetensi.
  4. Segera lakukan pemeriksaan/audit terperinci terhadap tata kelola keuangan APBD dan BLUD yang tidak transparan dan digunakan untuk kepentingan pribadi/kelompok.

Menyikapi tuntutan itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Beeri Wopari mengatakan ia menerima aspirasi para nakes dan akan menyampaikannya kepada pengambil kebijakan di tingkat provinsi.

Menurut Wopari, pihaknya juga ingin masalah tersebut segera diselesaikan, agar pelayanan di RSUD Abepura berjalan baik dan para nakes bisa melakukan pelayanan dengan maksimal. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

24 Juni 2026
Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

24 Juni 2026
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

24 Juni 2026
Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

24 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    677 shares
    Bagikan 271 Tweet 169
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • 12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire, 13 Penumpang Selamat, Diduga Dihempas Angin Kencang

Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire, 13 Penumpang Selamat, Diduga Dihempas Angin Kencang

Polres Mimika Dinobatkan yang Terbaik di Polda Papua Tengah Tahun 2025

Polres Mimika Dinobatkan yang Terbaik di Polda Papua Tengah Tahun 2025

Lantik Pengurus Forjamas Mimika, Sekda Abraham Ingatkan Jaga Persatuan

Lantik Pengurus Forjamas Mimika, Sekda Abraham Ingatkan Jaga Persatuan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id