ADVERTISEMENT
Sabtu, Juni 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan, sekaligus memastikan gizi yang diberikan berjalan lebih optimal.

5 Januari 2026
0
Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Angka prevalensi stunting di Papua mencapai 28,6 persen, masih jauh dari target prevalensi stunting secara nasional (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) prevalensi stunting di Papua mencapai 28,6 persen.

Prosentasi ini menempatkan stunting masih menjadi isu strategis nasional, khususnya di Provinsi Papua yang masih menghadapi tantangan serius.

ADVERTISEMENT

Angka prevalensi stunting di Papua mencapai 28,6 persen, masih jauh dari target prevalensi stunting secara nasional yaitu 14,2% yang ditetapkan pada RPJMN dan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (STRANAS P2K) 2025/2029.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kondisi tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan, terutama di wilayah dengan prevalensi tinggi.

Baca Juga

Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

100 Satwa Dilindungi Asal Papua Berhasil Diamankan di Tanjung Periok Jakarta

Sebagai wujud dukungan terhadap Program Pemerintah tersebut, PT ASABRI (Persero) melalui Kantor Cabang ASABRI Jayapura, melaksanakan program TUNAS (Bersatu Mencegah Stunting) di wilayah Papua.

Program ini sebagai bagian dari peran perusahaan dalam mendampingi masyarakat sejak fase paling awal kehidupan.

Membantu mengurangi kesenjangan penanganan stunting di daerah dengan prevalensi tinggi, yang diwujudkan melalui penyaluran bantuan paket makanan tambahan bergizi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Program TUNAS dilaksanakan dengan berkolaborasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Polda Papua di Polsek Muara Tami, Jayapura.

Dalam pelaksanaannya, Program TUNAS menjangkau sebanyak 143 penerima manfaat.

Terdiri atas ibu menyusui berisiko kekurangan gizi serta anak usia 659 bulan yang berisiko stunting di wilayah Koya, Distrik Muara Tami, Jayapura.

Para penerima manfaat tersebut memperoleh paket makanan tambahan bergizi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dasar pada fase krusial tumbuh kembang anak.

Selain itu pelaksanaan Program TUNAS juga didukung dengan kehadiran tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Papua, yang turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi ibu dan anak yang hadir.

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan, sekaligus memastikan gizi yang diberikan berjalan lebih optimal.

Pelaksanaan Program TUNAS juga merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Asta Cita Nomor 4 tentang penguatan pembangunan sumber daya manusia.

Serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Pjs. Kepala Kantor Cabang ASABRI Jayapura, Bayu Subiantoro, menyampaikan bahwa pelaksanaan program disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

“Kami memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran kepada ibu menyusui dan anak-anak yang membutuhkan,” ujar Bayu yang dilansir Koran BUMN, Senin 5 Januari 2026.

“Kolaborasi dengan Polda Papua sebagai institusi dan sebagai peserta kami, menjadi faktor penting agar program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bersama menurunkan angka stunting di Papua,” pungkasnya.

Melalui program TUNAS, ASABRI berperan serta dalam mendorong pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Pendekatan ini mencerminkan komitmen ASABRI untuk tidak hanya hadir sebagai penyelenggara layanan jaminan sosial bagi Peserta ASABRI.

Tetapi juga sebagai entitas yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan ASABRI, Okki Jatnika, menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting merupakan bagian dari investasi jangka panjang bagi bangsa.

“Stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan anak hari ini, tetapi juga menentukan kualitas generasi di masa depan. Melalui program TUNAS, ASABRI berupaya hadir mendampingi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Okki. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

12 Juni 2026
100 Satwa Dilindungi Asal Papua Berhasil Diamankan di Tanjung Periok Jakarta

100 Satwa Dilindungi Asal Papua Berhasil Diamankan di Tanjung Periok Jakarta

12 Juni 2026
“Honai Polsek Belajar” Cara Polsek Tembagapura Cerdaskan Anak-anak Pedalaman Mimika

“Honai Polsek Belajar” Cara Polsek Tembagapura Cerdaskan Anak-anak Pedalaman Mimika

12 Juni 2026
Belasan Anak-anak Kokonao Siap Berlaga di Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup

Belasan Anak-anak Kokonao Siap Berlaga di Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup

12 Juni 2026
DPMPTSP Mimika Gelar Sosialisasi PP 28/2025, Hadirkan Kementerian Investasi dan ATR/BPN

DPMPTSP Mimika Gelar Sosialisasi PP 28/2025, Hadirkan Kementerian Investasi dan ATR/BPN

12 Juni 2026
Dinkes Mimika Evaluasi Program, Perkuat Layanan Kesehatan Usia Sekolah

Dinkes Mimika Evaluasi Program, Perkuat Layanan Kesehatan Usia Sekolah

12 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Antrian Panjang Pengisian BBM: Viktor Kabey: Apa Artinya Barcode Jika Manajemen SPBU Tidak Konsisten

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Lima Pemuda Eks OPM di Puncak Nyatakan Ikrar Kembali ke Pangkuan NKRI, Dua Orang Sebelumnya di Timika

Lima Pemuda Eks OPM di Puncak Nyatakan Ikrar Kembali ke Pangkuan NKRI, Dua Orang Sebelumnya di Timika

Konflik Kwamki Narama Tak Kunjung Usai, Anggota DPR PPT Sebut Johannes Rettob Gagal Sebagai Bupati Mimika

Konflik Kwamki Narama Tak Kunjung Usai, Anggota DPR PPT Sebut Johannes Rettob Gagal Sebagai Bupati Mimika

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat di SP3, Suami yang Baru Turun dari Tembagapura Sempat Panggil Istrinya

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat di SP3, Suami yang Baru Turun dari Tembagapura Sempat Panggil Istrinya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id