ADVERTISEMENT
Jumat, September 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan, sekaligus memastikan gizi yang diberikan berjalan lebih optimal.

5 Januari 2026
0
Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Angka prevalensi stunting di Papua mencapai 28,6 persen, masih jauh dari target prevalensi stunting secara nasional (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) prevalensi stunting di Papua mencapai 28,6 persen.

Prosentasi ini menempatkan stunting masih menjadi isu strategis nasional, khususnya di Provinsi Papua yang masih menghadapi tantangan serius.

ADVERTISEMENT

Angka prevalensi stunting di Papua mencapai 28,6 persen, masih jauh dari target prevalensi stunting secara nasional yaitu 14,2% yang ditetapkan pada RPJMN dan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (STRANAS P2K) 2025/2029.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kondisi tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan, terutama di wilayah dengan prevalensi tinggi.

Baca Juga

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

Sebagai wujud dukungan terhadap Program Pemerintah tersebut, PT ASABRI (Persero) melalui Kantor Cabang ASABRI Jayapura, melaksanakan program TUNAS (Bersatu Mencegah Stunting) di wilayah Papua.

Program ini sebagai bagian dari peran perusahaan dalam mendampingi masyarakat sejak fase paling awal kehidupan.

Membantu mengurangi kesenjangan penanganan stunting di daerah dengan prevalensi tinggi, yang diwujudkan melalui penyaluran bantuan paket makanan tambahan bergizi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Program TUNAS dilaksanakan dengan berkolaborasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Polda Papua di Polsek Muara Tami, Jayapura.

Dalam pelaksanaannya, Program TUNAS menjangkau sebanyak 143 penerima manfaat.

Terdiri atas ibu menyusui berisiko kekurangan gizi serta anak usia 659 bulan yang berisiko stunting di wilayah Koya, Distrik Muara Tami, Jayapura.

Para penerima manfaat tersebut memperoleh paket makanan tambahan bergizi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dasar pada fase krusial tumbuh kembang anak.

Selain itu pelaksanaan Program TUNAS juga didukung dengan kehadiran tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Papua, yang turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi ibu dan anak yang hadir.

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan, sekaligus memastikan gizi yang diberikan berjalan lebih optimal.

Pelaksanaan Program TUNAS juga merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Asta Cita Nomor 4 tentang penguatan pembangunan sumber daya manusia.

Serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Pjs. Kepala Kantor Cabang ASABRI Jayapura, Bayu Subiantoro, menyampaikan bahwa pelaksanaan program disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

“Kami memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran kepada ibu menyusui dan anak-anak yang membutuhkan,” ujar Bayu yang dilansir Koran BUMN, Senin 5 Januari 2026.

“Kolaborasi dengan Polda Papua sebagai institusi dan sebagai peserta kami, menjadi faktor penting agar program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bersama menurunkan angka stunting di Papua,” pungkasnya.

Melalui program TUNAS, ASABRI berperan serta dalam mendorong pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Pendekatan ini mencerminkan komitmen ASABRI untuk tidak hanya hadir sebagai penyelenggara layanan jaminan sosial bagi Peserta ASABRI.

Tetapi juga sebagai entitas yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan ASABRI, Okki Jatnika, menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting merupakan bagian dari investasi jangka panjang bagi bangsa.

“Stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan anak hari ini, tetapi juga menentukan kualitas generasi di masa depan. Melalui program TUNAS, ASABRI berupaya hadir mendampingi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Okki. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

11 September 2026
Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

10 September 2026
Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

10 September 2026
Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

10 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
Next Post
Lima Pemuda Eks OPM di Puncak Nyatakan Ikrar Kembali ke Pangkuan NKRI, Dua Orang Sebelumnya di Timika

Lima Pemuda Eks OPM di Puncak Nyatakan Ikrar Kembali ke Pangkuan NKRI, Dua Orang Sebelumnya di Timika

Konflik Kwamki Narama Tak Kunjung Usai, Anggota DPR PPT Sebut Johannes Rettob Gagal Sebagai Bupati Mimika

Konflik Kwamki Narama Tak Kunjung Usai, Anggota DPR PPT Sebut Johannes Rettob Gagal Sebagai Bupati Mimika

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat di SP3, Suami yang Baru Turun dari Tembagapura Sempat Panggil Istrinya

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat di SP3, Suami yang Baru Turun dari Tembagapura Sempat Panggil Istrinya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id