ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan, sekaligus memastikan gizi yang diberikan berjalan lebih optimal.

5 Januari 2026
0
Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Angka prevalensi stunting di Papua mencapai 28,6 persen, masih jauh dari target prevalensi stunting secara nasional (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) prevalensi stunting di Papua mencapai 28,6 persen.

Prosentasi ini menempatkan stunting masih menjadi isu strategis nasional, khususnya di Provinsi Papua yang masih menghadapi tantangan serius.

Angka prevalensi stunting di Papua mencapai 28,6 persen, masih jauh dari target prevalensi stunting secara nasional yaitu 14,2% yang ditetapkan pada RPJMN dan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (STRANAS P2K) 2025/2029.

Kondisi tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan, terutama di wilayah dengan prevalensi tinggi.

Baca Juga

Operasi Sarang Narkoba, Polda Papua Amankan 10 Orang Positif Ganja di Jayapura

Satgas Pasgat Berbagi Sembako dengan Warga di Sekitar Situs Sejarah Boven Digoel

Sebagai wujud dukungan terhadap Program Pemerintah tersebut, PT ASABRI (Persero) melalui Kantor Cabang ASABRI Jayapura, melaksanakan program TUNAS (Bersatu Mencegah Stunting) di wilayah Papua.

Program ini sebagai bagian dari peran perusahaan dalam mendampingi masyarakat sejak fase paling awal kehidupan.

Membantu mengurangi kesenjangan penanganan stunting di daerah dengan prevalensi tinggi, yang diwujudkan melalui penyaluran bantuan paket makanan tambahan bergizi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Program TUNAS dilaksanakan dengan berkolaborasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Polda Papua di Polsek Muara Tami, Jayapura.

Dalam pelaksanaannya, Program TUNAS menjangkau sebanyak 143 penerima manfaat.

Terdiri atas ibu menyusui berisiko kekurangan gizi serta anak usia 659 bulan yang berisiko stunting di wilayah Koya, Distrik Muara Tami, Jayapura.

Para penerima manfaat tersebut memperoleh paket makanan tambahan bergizi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dasar pada fase krusial tumbuh kembang anak.

Selain itu pelaksanaan Program TUNAS juga didukung dengan kehadiran tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Papua, yang turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi ibu dan anak yang hadir.

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan, sekaligus memastikan gizi yang diberikan berjalan lebih optimal.

Pelaksanaan Program TUNAS juga merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Asta Cita Nomor 4 tentang penguatan pembangunan sumber daya manusia.

Serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Pjs. Kepala Kantor Cabang ASABRI Jayapura, Bayu Subiantoro, menyampaikan bahwa pelaksanaan program disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

“Kami memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran kepada ibu menyusui dan anak-anak yang membutuhkan,” ujar Bayu yang dilansir Koran BUMN, Senin 5 Januari 2026.

“Kolaborasi dengan Polda Papua sebagai institusi dan sebagai peserta kami, menjadi faktor penting agar program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bersama menurunkan angka stunting di Papua,” pungkasnya.

Melalui program TUNAS, ASABRI berperan serta dalam mendorong pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Pendekatan ini mencerminkan komitmen ASABRI untuk tidak hanya hadir sebagai penyelenggara layanan jaminan sosial bagi Peserta ASABRI.

Tetapi juga sebagai entitas yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan ASABRI, Okki Jatnika, menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting merupakan bagian dari investasi jangka panjang bagi bangsa.

“Stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan anak hari ini, tetapi juga menentukan kualitas generasi di masa depan. Melalui program TUNAS, ASABRI berupaya hadir mendampingi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Okki. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Lima Pemuda Eks OPM di Puncak Nyatakan Ikrar Kembali ke Pangkuan NKRI, Dua Orang Sebelumnya di Timika

Lima Pemuda Eks OPM di Puncak Nyatakan Ikrar Kembali ke Pangkuan NKRI, Dua Orang Sebelumnya di Timika

Konflik Kwamki Narama Tak Kunjung Usai, Anggota DPR PPT Sebut Johannes Rettob Gagal Sebagai Bupati Mimika

Konflik Kwamki Narama Tak Kunjung Usai, Anggota DPR PPT Sebut Johannes Rettob Gagal Sebagai Bupati Mimika

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat di SP3, Suami yang Baru Turun dari Tembagapura Sempat Panggil Istrinya

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat di SP3, Suami yang Baru Turun dari Tembagapura Sempat Panggil Istrinya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id