ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Dukung Peningkatan SDM Putra-Putri Papua, Freeport Kerjasama Empat PT Unggulan

Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan mempersiapkan talenta muda Papua untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan industri pertambangan berstandar global.

21 Desember 2025
0
Dukung Peningkatan SDM Putra-Putri Papua, Freeport Kerjasama Empat PT Unggulan

PTFI melakukan perjanjian kerjasama dengan empat Perguruan Tinggi (PT) di luar Papua (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- PT Freeport Indonesia (PTFI) terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) putra-putri Papua.

Salah satunya dengan memperluas akses pendidikan bagi putra-putra Papua yang akan melanjutkan pendidikan tinggi.

ADVERTISEMENT

Saat ini perusahaan yang berkedudukan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah itu, telah melakukan kerjasama dengan empat Perguruan Tinggi (PT) di luar Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Empat PTN tersebut yakni, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung, Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado dan Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang.

Baca Juga

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Kerjasama dengan empat kampus tersebut sudah dilakukan pada akhir November 2025 lalu. Hal ini disampaikan Claus Wamafma, Director & EVP Sustainable Development PTFI dalam keterangannya yang diterima media ini, Sabtu 20 Desember 2025.

“Melalui kerjasama dengan ITB dan UNPAR, Freeport Indonesia berharap agar anak-anak Papua penerima beasiswa PTFI dapat meraih impiannya menuntut ilmu di perguruan tinggi unggulan yang menjadi impian mereka,” ujar Claus.

Ia menjelaskan PTFI bersama ITB dan UNPAR menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) beasiswa untuk pelajar Papua. Melalui kerjasama ini, nantinya anak-anak Papua penerima beasiswa dari PTFI dapat menempuh studi S1 di kedua perguruan tinggi tersebut.

Kedua pihak juga berkomitmen memperluas kolaborasi melalui riset dan pengembangan talenta.

Sementara di ITB, anak-anak Papua penerima beasiswa PTFI juga mendapatkan bimbingan untuk masuk universitas lewat program Pra-Universitas Kelas Inspirasi.

Dalam program ini, mereka mendapat wawasan baru tentang dunia perguruan tinggi, sains, dan teknologi melalui bimbingan akademik dan pengenalan lingkungan kampus sejak dini.

Rektor UNPAR Prof. Tri Basuki Joewono mengatakan melalui pendampingan dan pembelajaran bersama, potensi besar generasi Papua tumbuh semakin kuat dan siap berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

Ia mengatakan, saat ini di UNPAR terdapat 10 mahasiswa penerima beasiswa PTFI. “Saya mengapresiasi inisiatif PTFI dan seluruh pihak yang berkomitmen membangun generasi muda Papua unggul,” pungkasnya.

Menurutnyam dengan pendampingan dan pembelajaran bersama, dirinya percaya potensi besar generasi Papua akan tumbuh semakin kuat dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Sementara itu Direktur Pendidikan ITB Dr. techn. Ir. Saiful Akbar berharap kolaborasi pendidikan tidak berhenti pada selesainya masa studi.

“Suatu saat, para putra putri Papua dapat kembali dan turut membangun Papua secara menyeluruh, bukan hanya Freeport tetapi Tanah Papua,” katanya.

Senior Vice President Sustainable Development PTFI Nathan Kum mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi juga dilakukan dengan UNSRI dan UNSRAT.

Kerjasama ini untuk memperkuat pengembangan talenta nasional dan kawasan timur Indonesia.

Beasiswa untuk 40 mahasiswa UNSRAT & UNSRI, dengan rinciannya, 20 mahasiswa Papua dan 20 mahasiswa bukan Papua. Di UNSRAT sendiri, saat ini telah terdapat 58 mahasiswa penerima beasiswa PTFI.

Di kedua kampus ini, juga berlangsung kuliah tamu bertema “Pertambangan & Pengembangan Masyarakat Lokal” melalui Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) di Timika, Papua Tengah.

“IPN yang didirikan PTFI merupakan program pendidikan vokasional yang mengintegrasikan pelatihan teknologi dengan pendekatan kearifan lokal untuk menumbuhkan kepemimpinan dan kemandirian komunitas di Papua,” kata Nathan.

Selain memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia, PTFI juga terus membangun kolaborasi pendidikan di Papua.

Hal ini diwujudkan melalui kerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) di Provinsi Papua Barat, penyelenggaraan kuliah tamu dan sesi berbagi pengetahuan bersama Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dan Universitas Ottow Geissler.

PTFI juga terlibat aktif dalam pengembangan kurikulum program studi pertambangan di Universitas Cenderawasih (UNCEN) di Jayapura, Papua.

Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan mempersiapkan talenta muda Papua untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan industri pertambangan berstandar global.

Seperti diketahui, pada Senin 8 Desember 2025, PTFI secara resmi menyerahkan Gedung Pusat Sains dan Kemitraan UNCEN yang telah mulai pembangunan pada tahun 2022.

Gedung ini memiliki fasilitas perkuliahan modern yang ramah lingkungan. Dibangun di atas lahan 4.800 m² dengan luas bangunan 2.800 m².

Gedung tiga lantai ini menggunakan solar panel yang menghemat energi, dan menjadi sarana belajar langsung bagi mahasiswa yang mempelajari sistem kelistrikan Energi  Baru Terbarukan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

1 Oktober 2026
DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

1 Oktober 2026
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

1 Oktober 2026
KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

1 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

1 Oktober 2026
Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Brigjen Pol Sulastiana, Polwan Pertama Duduki Jabatan Wakapolda Papua Barat, Berikut Sekilas Rekam Jejaknya

Jelang Nataru, Jaringan Damai Papua Desak Presiden Prabowo Hentikan Operasi Militer di Papua

Jelang Nataru, Jaringan Damai Papua Desak Presiden Prabowo Hentikan Operasi Militer di Papua

Mengapa Stunting Masih Tinggi di Papua? Mengungkap Faktor Penentu dan Arah Kebijakan yang Tepat

Mengapa Stunting Masih Tinggi di Papua? Mengungkap Faktor Penentu dan Arah Kebijakan yang Tepat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id