TIMIKA, Koranpapua.id- Pelayanan kepegawaian di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mimika telah terhenti lebih dari dua minggu.
Kondisi ini diakibatkan aksi pemalangan yang dilakukan Aliansi Pemuda Amungme dan Kamoro (APA).
Pemalangan yang dimulai sejak 11 November 2025 di kantor BKPSDM di Jalan Pors SP5 itu menghentikan seluruh aktivitas layanan.
Anggota Komisi I DPRK Mimika, Anton Alom Niwilingame, membenarkan kondisi tersebut.
Ia mengaku telah menerima laporan dari Kepala Bidang Informasi Pengadaan, Pemberhentian, Pembinaan dan Kesejahteraan Aparatur BKPSDM, Yulianus Pinimet.

Menurut laporan itu, layanan kepegawaian tidak berjalan sama sekali sejak pemalangan dilakukan.
“Pak Yulianus menyampaikan bahwa sudah dua minggu tidak ada pelayanan sama sekali. Ini akibat aksi pemalangan oleh Aliansi Pemuda Amungme dan Kamoro,” ujar Anton Senin 24 November 2025.
Anton menjelaskan bahwa pemalangan dilakukan untuk mendesak penetapan formasi CPNS bagi Orang Asli Papua (OAP).
Namun, ia menilai aksi yang berkepanjangan berdampak buruk karena menghambat berbagai layanan penting, baik bagi pegawai aktif maupun pensiunan.
“Saya minta kepada APA agar pemalangan segera dibuka. Aspirasi sudah disampaikan, sekarang tinggal menunggu respons pemerintah,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa aktivitas kantor harus kembali normal paling lambat Selasa besok.
Hingga kini belum ada kepastian kapan pemalangan akan dibuka. Publik berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar pelayanan kepegawaian dapat berjalan kembali tanpa mengabaikan aspirasi terkait formasi OAP. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










