ADVERTISEMENT
Jumat, Januari 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Soal Lahan Konservasi Raja Ampat, Akun TikTok @tanpadusta Tebar Fitnah Eks Menteri LHK Siti Nurbaya

“Tidak pernah sekalipun aji mumpung untuk menguntungkan anak dan keluarganya apalagi sampai memberikan karpet merah. Jejak rekamnya selama memimpin 10 tahun on the track”.

13 Juni 2025
0
Soal Lahan Konservasi Raja Ampat, Akun TikTok @tanpadusta Tebar Fitnah Eks Menteri LHK Siti Nurbaya

Heru Purwoko Kordinator Kemah Indonesia (foto: ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Beredar narasi negatif dari akun media sosial TikTok @tanpadusta0 berupa konten yang berjudul “Keluarga Perusak Raja Ampat” yang berisikan narasi bagian 1 “Manuver Ibu Menteri”, bagian 2 “Manuver Lihai Andes” dan bagian 3 “Sisi Gelap si Kancil”.

Dimana, pada bagian 1, memuat tuduhan kepada mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya yang disebut mengakali penempatan lahan konservasi Raja Ampat pada tahun 2017.

ADVERTISEMENT

Pengamanan langsung yang dilakukan mantan Menteri LHK, Siti Nurbaya dinilai memungkinkan Pemerintah, mengeluarkan izin tambang tanpa melanggar hukum meskipun berada di Kawasan Konservasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini, kata akun TikTok @tanpadusta0, dilakukan mantan Menteri Siti Nurbaya untuk memberikan “karpet merah” kepada anaknya, Ananda Tohpati.

Baca Juga

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Dibagian 2 konten tersebut memuat narasi Ananda Tohpati anak mantan Menteri LHK, Siti Nurbaya, Ananda disebut, bertanggung jawab atas pengamanan dan pengawasan operasi dari 5 perusahaan yang beroperasi di Raja Ampat.

Sebagai imbalan dan pengawasan, akun TikTok @tanpadusta menyebut, Ananda Tohpati alias Andes berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp55 miliar perbulan dari setiap perusahaan atau Rp275 miliar perbulan atau Rp3,3 triliun pertahun.

Kemudian, uang itu disalurkan kesejumlah jaringan politiknya. Salah satunya ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dengan donasi itu, Andes diklaim berhasil mendapatkan dukungan penuh untuk menjadi Anggota DPR-RI 2024.

Terakhir, bagian ke-3 yang memuat tudingan bahwa Andes Kancil memiliki kehidupan mewah dan liar serta melakukan berbagai penyimpangan dikehidupan pribadinya.

Menanggapi hal tersebut, Heru Purwoko selaku Kordinator Kemah Indonesia mengatakan, narasi yang beredar hanyalah berisi fitnah untuk menyerang dan menyudutkan mantan Menteri LHK, Siti Nurbaya, Ananda Tohpati dan Ormas Islam terbesar Indonesia yakni, PBNU.

“Itu jelas fitnah. Sebab, semua informasi yang ditebar lewat akun TikTok @tanpadusta0 tersebut, sama sekali tidak ada yang benar alias hoaks dan fitnah yang luar biasa,” tegas Heru dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi koranpapua.id, Jumat 13 Juni 2025.

Dikatakan Heru, pemilik akun TikTok @tanpadusta0 sedang mencari sensasi murahan yang dengan sengaja membuat kegaduhan biar keadaan semakin panas dengan memanfaatkan isue negative terkait penambangan di Raja Ampat Papua.

“Selama 10 tahun menduduki jabatan Menteri LHK, Siti Nurbaya di era Presiden Jokowi, Siti Nurbaya dikenal bersih dan lurus,” jelasnya.

“Tidak pernah sekalipun aji mumpung untuk menguntungkan anak dan keluarganya apalagi sampai memberikan karpet merah. Jejak rekamnya selama memimpin 10 tahun on the track,” sambung Heru.

Ananda Tohpati, lanjut Heru, bisa terpilih sebagai Anggota DPR RI di Pemilu 2024, karena kerja keras panjang dan perjuangannya yang tidak patah semangat.

“Sebelumnyakan Ananda Tohpati pernah ikut kontelasi Pemilu 2019 namun belum berhasil, tapi tidak membuat dirinya mundur dan dijadikannya sebagai pembelajaran untuk bisa meraih kursi DPR RI di Pemilu 2024 melalui Partai Nasdem,” tuturnya.

Heru menambahkan, terkait adanya tudingan pemberian suap sudah dibantah langsung Pengurus PBNU bahwa menurut Bendahara Umum PBNU, Gus Gudfan mengatakan, pihaknya tidak memiliki hubungan dengan sosok Ananda Tohpati yang menyalurkan dana ke PBNU.

“Kami bisa buktikan dengan data kalau kami sama sekali tak pernah menerima aliran dana dari tambang manapun,” ulasnya menegaskan.

Sementara, Gus Fahrur yang masuk dalam jajaran Komisaris di PT Gag Nikel turut membantah keras tuduhan berupa narasi negative yang disebar di media social melalui akun TikTok @tanpadusta0, tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

16 Januari 2026
Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

16 Januari 2026
Fondasi Afirmasi Kebijakan, Pemprov PBD Luncurkan Data Agregat Orang Asli Papua

Fondasi Afirmasi Kebijakan, Pemprov PBD Luncurkan Data Agregat Orang Asli Papua

16 Januari 2026
Pemprov Papua Peringati Hari Desa Tahun 2026, Gubernur Ingatkan Manfaatkan Dana Desa Sesuai Ketentuan

Pemprov Papua Peringati Hari Desa Tahun 2026, Gubernur Ingatkan Manfaatkan Dana Desa Sesuai Ketentuan

16 Januari 2026
Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Angin Kencang di Mimika Diprediksi Bertahan Tiga Hari, BMKG Imbau Warga Waspada

15 Januari 2026
Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Soalnya Ambruknya Jembatan Gantung Jagamin-Tembagapura, Kadis PUPR Mimika: Bukan Akibat Kegagalan Konstruksi

15 Januari 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    842 shares
    Bagikan 337 Tweet 211
  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2459 shares
    Bagikan 984 Tweet 615
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    639 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Keributan di Lokalisasi KM 10 Timika Berujung Maut, Satu Pengunjung Tewas Ditikam

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
Kejati Papua Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi Venue Aerosport Mimika, Total Lima Orang Ditahan

Kejati Papua Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi Venue Aerosport Mimika, Total Lima Orang Ditahan

Cipta Kamtibmas Jelang Hari Bhayangkara ke-79, TNI- Polri di Tolikara Rapat Gabungan

Cipta Kamtibmas Jelang Hari Bhayangkara ke-79, TNI- Polri di Tolikara Rapat Gabungan

Tidak Boleh Ada Pemalakan di Jalan Trans Nabire- Paniai, Kapolda Papua Tengah: Tidak Semua Pelintas Miliki Uang

Tidak Boleh Ada Pemalakan di Jalan Trans Nabire- Paniai, Kapolda Papua Tengah: Tidak Semua Pelintas Miliki Uang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id