ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Peluru Satgas ODC Tewaskan Satu Anggota KKB, Brigjen Faizal: Diduga Anak Buah Egianus Kogoya

Diperkirakan kelompok KKB yang terlibat dalam insiden ini berjumlah sekitar 15 orang, dengan tujuh pucuk senjata laras panjang dan satu pucuk senjata api pendek.

10 Juni 2025
0

Anggota KKB yang diduga terafiliasi dengan Egianus Kogoya, tewas dalam kontak tembak di Kampung Pugima, Distrik Welalelama, Kabupaten Jayawijaya. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAWIJAYA, Koranpapua.id– Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang diduga anak buah Egianus Kogoya dilaporkan tewas setelah terkena peluru yang dilepaskan anggota Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC).

Peristiwa tewasnya anggota KKB itu terjadi dalam kontak tembak di Kampung Pugima, Distrik Welalelama, Kabupaten Jayawijaya, tadi malam, Senin 9 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz membenarkan kejadian penembakan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dijelaskan, baku tembak pertama terjadi sekitar pukul 18.36 WIT saat tim Satgas Gakkum sedang berpatroli.

Baca Juga

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

Tembakan yang dilepaskan KKB dari arah depan kiri kendaraan, kemudian dibalas dengan tembakan oleh anggota Satgas ODC.

“Tim Gakkum yang kemudian disusul oleh Satgas Tindak dari arah longsoran Kurima, langsung melakukan penyekatan menuju Jalan Tembus Pugima,” ujar Brigjen Faizal dalam keterangannya, Selasa 10 Juni 2025.

Kontak tembak kedua kembali pecah sekitar pukul 21.18 WIT antara Tim Satgas Gakkum 2, yang dipimpin oleh AKP Budi Basra berhadapan dengan sekitar tujuh anggota KKB di wilayah Kampung Maima, Distrik Asotipo.

Dalam baku tembak ini, satu anggota KKB dilaporkan tewas setelah jatuh ke jurang. Jenazah anggota KKB tersebut dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi.

Meskipun identitasnya masih dalam pendalaman, Brigjen Faizal menyatakan bahwa berdasarkan ciri fisik, wajah, pakaian, dan dokumentasi visual yang pernah beredar, kuat dugaan jenazah tersebut adalah salah satu anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit handy talky (HT), satu unit ponsel Vivo Y17, dan satu bungkus ganja kering.

Anggota KKB yang tewas tersebut juga diduga merupakan residivis dalam kasus narkotika jenis ganja.

Diperkirakan kelompok KKB yang terlibat dalam insiden ini berjumlah sekitar 15 orang, dengan tujuh pucuk senjata laras panjang dan satu pucuk senjata api pendek.

Catatan Kejahatan Kelompok Egianus Kogoya Sepanjang 2025.

Kelompok Egianus Kogoya diketahui aktif melakukan serangkaian aksi kekerasan bersenjata sepanjang tahun 2025 di wilayah Jayawijaya.

Berdasarkan catatan Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC), aksi-aksi tersebut meliputi:

  • 1 Februari 2025: Penembakan terhadap Aiptu Syam di Distrik Kurima.
  • 17 Mei 2025: Penyerangan terhadap Koramil Kurima.
  • 27 Mei 2025: Penembakan terhadap anggota Satlantas Polres Jayawijaya, Bripka Marsidon Debataraja, yang mengakibatkan luka di Kota Wamena.
  • 4 Juni 2025: Penembakan dua warga sipil, Rahmat Hidayat dan Saepudin, di Kampung Air Garam.
  • 5 Juni 2025: Penembakan ke arah Polsek Kurima.

Kombes Pol. Yusuf Sutejo, Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, menegaskan bahwa aparat keamanan akan terus meningkatkan patroli dan tindakan penegakan hukum guna mencegah eskalasi konflik bersenjata di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

“Kami terus meningkatkan intensitas patroli serta melakukan langkah-langkah penegakan hukum yang terukur dan terarah, guna memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya eskalasi konflik bersenjata di wilayah Pegunungan Tengah,” tutupnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

22 Juni 2026
Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

22 Juni 2026
UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

Tergolong Barang Berisiko: Satgas Pasgat Amankan Senapan Angin Jenis PCP, Rencananya akan Dikirim ke Wamena

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

22 Juni 2026
Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

22 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    609 shares
    Bagikan 244 Tweet 152
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • 12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Raup Puluhan Juta, Residivis Janjikan Korban Bekerja di Perusahaan Tambang di Mimika

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post

Prabowo Perintahkan Evaluasi Izin Tambang di Raja Ampat, Bahlil: PT Gag Nikel Masih Beroperasi

Akhiri Tugas di Papua, Pangdam Rudi Puruwito Ingatkan Prajurit Pamtas 641/BRU Tidak Membawa Flora dan Fauna

Kisah Pilu Tiga Gadis NTT di Timika: Dari Jerat Kerja Paksa hingga Tuduhan Mistik, Kini Berjuang di Jalur Hukum

Kisah Pilu Tiga Gadis NTT di Timika: Dari Jerat Kerja Paksa hingga Tuduhan Mistik, Kini Berjuang di Jalur Hukum

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id