ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

“Uang sudah saya taruh banyak di sini. Kalau masih ada pasien yang beli obat di luar, maka Direktur RSUD dan petugas terkait akan saya berikan sanksi tegas”.

13 Maret 2025
0
Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Drs. Samaun, Bupati Fakfak saat melakukan kunjungan ke RSUD Fakfak. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

FAKFAK, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat mengalokasikan dana sebesar Rp19 miliar untuk mendanai pengobatan gratis di RSUD Fakfak.

Sesuai rencana dengan adanya alokasi dana tersebut, terhitung sejak awal April 2025 program pengobatan gratis sudah mulai diberlakukan.

ADVERTISEMENT

Hal ini disampaikan Drs. Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP, Bupati Fakfak ketika melakukan kunjungan ke RSUD Fakfak dua hari lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di hadapan manajemen RSUD Fakfak, Bupati Samaun menegaskan, dengan adanya alokasi dana tersebut, kedepanya tidak boleh ada lagi pasien yang terlantar atau tidak ditangani hanya karena terkendala biaya berobat.

Baca Juga

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

“Program pengobatan gratis di RSUD Fakfak akan mulai berjalan pada April mendatang. Saya pastikan tidak boleh ada satu pun pasien yang tidak tertangani akibat kendala biaya,” tandas Samaun.

Dalam rapat terbatas bersama manajemen RSUD itu, Bupati Samaun juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan Rp10 miliar khusus untuk masyarakat Fakfak yang datang berobat dari Karas Pulau Tiga hingga Tomage.

“Nanti mereka cukup tunjukkan KTP Fakfak, mereka akan mendapatkan layanan medis secara gratis, tanpa perlu BPJS,” tegasnya.

Dana tersebut, menurut Bupati, akan mencakup biaya jasa dokter, tenaga medis, hingga biaya rujukan ke luar daerah jika pasien membutuhkan perawatan lanjutan.

Selain itu, pemerintah juga akan menanggung biaya makan bagi dua orang penjaga pasien yang mendampingi pasien selama rawat inap di rumah sakit.

Tak hanya itu, Bupati Samaun juga telah mengalokasikan Rp9 miliar tambahan untuk pengadaan obat-obatan, memastikan agar pasien tidak lagi harus membeli obat di luar rumah sakit.

“Saya tidak mau lagi mendengar ada pasien yang harus beli obat di luar. Uang sudah saya taruh banyak di sini. Kalau masih ada pasien yang beli obat di luar, maka Direktur RSUD dan petugas terkait akan saya berikan sanksi tegas,” timpalnya.

Untuk memastikan transparansi penggunaan dana ini, ia meminta laporan rutin dua kali dalam sebulan, yang akan langsung diawasi oleh dirinya dan Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

14 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

14 Mei 2026
Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

14 Mei 2026
Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

14 Mei 2026
Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

14 Mei 2026
Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

14 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    955 shares
    Bagikan 382 Tweet 239
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post

Polisi Ringkus Tiga Sindikat Curanmor di Timika, Dua Orang Masih Dibawah Umur

Tekan Laju Inflasi, DKP Mimika Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah, Yulius Koga: Tahun Ini Siapkan Rp1,7 Miliar

Ucapkan Terima Kasih, Uskup Timika Terpilih, Mgr. Bernardus Baru, OSA Kunjungi STFT Fajar Timur

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id