ADVERTISEMENT
Sabtu, September 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

DLH Mimika Adakan Pelatihan Pengelolaan Sampah, Hadirkan Pemateri dari Kementerian Lingkungan Hidup

Padahal sesungguhnya ingin menuntut kota ini terlihat bersih, indah dan rapi, masyarakat harus terlibat dengan sadar, membuang sampah sesuai jenis dan waktu yang sudah ditentukan

22 November 2024
0

Petrus Yumte, Pj. Sekda Mimika didampingi Frans Kambu, Kepala DLH Mimika menabuh tifa membuka pelatihan Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah, Jumat 22 November 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengadakan pelatihan pengelolaan sampah melalui bank sampah, Jumat 22 November 2024.

Pelatihan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, diikuti pihak sekolah, kelurahan, kepala kampung, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pihak gereja dan PKK Distrik Wania, Distrik Mimika Baru dan Distrik Kuala Kencana.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Petrus Yumte, Pj Sekda Mimika itu menghadirkan Iwan Kurniawan, S.HUT, M.Si sebagai  pemateri dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Papua Kementerian Lingkungan Hidup.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Iwan Kurniawan dalam kesehariannya juga menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Fasilitasi Penerapan Pengendalian Pembangunan Ekoregion.

Baca Juga

Dinkes Mimika Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat dan Cegah Anemia di SMPN 6 Timika

Kepala SMPN 6 Timika Minta Siswa Biasakan Hidup Sehat, Dimulai dari Diri Sendiri

Frans Kambu, mantan Plt. Kepala DLH Mimika yang baru kemarin dilantik menjadi Plt Asisten II Setda Mimika dalam kesempatan itu mengatakan, DLH dalam pengelolaan sampah sudah menyiapkan bank sampah.

Pengelolaan bank sampah ini sudah disosialisasikan dengan melibatkan stakeholder di wilayah Distrik Mimika Baru, Wania dan Kuala Kencana termasuk pemerintah ketiga distrik tersebut.

Ia menjelaskan bahwa saat ini DLH sudah bekerjasama dengan pihak swasta, menyediakan bank sampah induk di Jalan Hasanudin-Irigasi yang letaknya berdekatan dengan Jembatan Waker.

DLH juga mempunyai Pusat Daur Ulang (PDU) yang ada di bekas Kantor DLH di Jalan Cenderawasih dan kelompok pengolah sampah kompos di Iwaka.

“Sampah ini manfaatnya sangat besar. Ada bank sampah induk dan cabang. Masyarakat bisa mengumpul sampah untuk dijual menjadi cuan (uang-Red),” ajak Frans.

Frans mengungkapkan tahun ini DLH menyiapkan anggaran subsidi untuk membeli sampah plastik.

“DLH akan beli tampung di bank sampah baru dijual kepada pihak ketiga. Harganya satu kilo dua ribu,” jelasnya.

Ia menegaskan, sekarang sampah sudah bisa menghasilkan uang, berbeda dengan dulu sampah merupakan barang jorok dan kotor.

Karenanya masyarakat perlu mengubah perilaku menjaga bumi agar tetap sehat. Bumi sehat berdampak pada kesehatan manusia, karena tidak ada penyakit yang timbul dari sampah.

Frans mengakui saat ini sistem pengelolaan sampah di Mimika sudah mulai dilirik sebagai pusat studi banding oleh kabupaten tetangga di Papua.

Salah satunya Pemerintah Kabupaten Asmat yang beberapa waktu lalu datang mengunjungi PDU dan lokasi pengolahan pupuk kompos di Iwaka.

Ini menunjukan penanganan pengelolaan sampah di Mimika terus mengalami perkembangan.

Untuk mencapai penanganan sampah lebih maksimal, Frans meminta dukungan dan partisipasi masyarakat dalam membuang sampah sesuai Perda Nomor 11 tahun 2012.

Petrus Yumte, Pj. Sekda Mimika dalam sambutan mengungkapkan hal yang paling berat mengelola sampah adalah perilaku. Masyarakat merasa seolah pemerintah itu tukang pengangkut sampah.

Padahal sesungguhnya ingin menuntut kota ini terlihat bersih, indah dan rapi masyarakat harus terlibat dengan sadar, membuang sampah sesuai jenis dan waktu yang sudah ditentukan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah sedang dalam berbagai upaya memasyarakatkan membuang sampah dalam bank sampah.

Ia mengungkapkan pemerintah dan DPRD telah melakukan perjalanan studi banding pengelolaan sampah di Banyumas. Studi banding ini tidak mempunyai arti kalau perilaku masyarakat tidak berubah.

“Hari ini jumlah penduduk kita di Timika 315. 000 jiwa. Setiap hari masyarakat terus bertambah, sementara ruang-ruang kita terbatas, dibarengi dengan perilaku buang sampah yang tidak taat. Terutama sampah-sampah rumah tangga yang jumlahnya terus bertambah,” kritik Petrus.

Untuk penanganan sampah Pemerintah Kabupaten Mimika membuat program strategis, menjadikan sampah sesuatu yang berpotensi ekonomi, diantaranya kompos dan biogas.

Petrus mengharapkan dengan pemerintahan sudah menyiapkan rumah pengelolaan sampah plastik, maka sangat diharapkan pihak gereja, sekolah dan masjid ikut membantu menyampaikan kampanye menjaga bumi dengan mengelola sampah yang baik.

“Kelola sampah harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah,” pesannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinkes Mimika Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat dan Cegah Anemia di SMPN 6 Timika

Dinkes Mimika Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat dan Cegah Anemia di SMPN 6 Timika

26 September 2026
Dinkes Mimika Dorong PHBS dan Aksi Bergizi Jadi Kebiasaan di Sekolah

Dinkes Mimika Dorong PHBS dan Aksi Bergizi Jadi Kebiasaan di Sekolah

25 September 2026
Kepala SMPN 6 Timika Minta Siswa Biasakan Hidup Sehat, Dimulai dari Diri Sendiri

Kepala SMPN 6 Timika Minta Siswa Biasakan Hidup Sehat, Dimulai dari Diri Sendiri

25 September 2026
Dinkes Mimika Ajak Siswa SMPN 6 Timika Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

Dinkes Mimika Ajak Siswa SMPN 6 Timika Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

25 September 2026
Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

25 September 2026

Aksi Kamisan Jember ke-50 Serukan Penyelesaian Pelanggaran HAM Hingga Keadilan Agraria

25 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Habiskan Rp3 Triliun APBD untuk Belanja Pegawai, Pemkab Mimika Lakukan Pendataan dan Penataan Pegawai

Habiskan Rp3 Triliun APBD untuk Belanja Pegawai, Pemkab Mimika Lakukan Pendataan dan Penataan Pegawai

Enam Klub Berlaga di Soerarin Cup U17, Skor Terbanyak Menjadi Perwakilan Papua Tengah di Soeratin Nasional

Enam Klub Berlaga di Soerarin Cup U17, Skor Terbanyak Menjadi Perwakilan Papua Tengah di Soeratin Nasional

Setelah Menembak Mati Dua Warga Sipil, KKB Bakar Gedung Sekolah di Kabupaten Puncak

Setelah Menembak Mati Dua Warga Sipil, KKB Bakar Gedung Sekolah di Kabupaten Puncak

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id