ADVERTISEMENT
Selasa, November 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

“Besok semua Nakes dievakuasi ke Timika. Karena situasi di Alama belum kondusif dan teror terus terjadi. Kami sudah koordinasi dengan Satgas untuk evakuasi”.

5 Agustus 2024
0
Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

Empat tenaga kesehatan yang ikut dalam penerbangan helikopter yang ditembak di Distrik Alama, Senin 5 Agustus 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Helikopter milik operator penerbangan Intan Angkasa Air Service dikabarkan ditembak di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin 5 Agustus 2024.

Informasi yang diterima koranpapua.id menyebutkan bahwa helikopter yang piloti Glen Malcolm Conning, warga negara asing itu, terbang dari Bandara Moses Kilangin menuju Lapter Alama sekitar pukul 11.00 WIT.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak keamanan dan otoritas resmi maupun perusahaan pemilik helikopter terkait peristiwa ini.

Saulus Pokniangge, Kepala Puskesmas (Kapus) Alama yang dihubungi koranpapua.id melalui sambungan telepon malam ini membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca Juga

BRIDA Mimika Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Kepuasan Masyarakat

Dinkes Mimika Soroti Sanitasi Pesisir dan Kehamilan Berisiko Tinggi

“Benar terjadi penembakan. Saya sudah terima laporan dari Alama melalui radio Puskesmas,” ujar Saulus yang ketika dihubungi sedang berada di Timika.

Dikatakan, ketika terjadi peristiwa tersebut terdapat empat orang tenaga kesehatan yang hendak kembali bertugas di Puskesmas Alama.

Selain empat Nakes juga ada dua Balita yang ikut dalam penerbangan itu. “Dua Balita itu anak-anak dari dua ibu Nakes yang ada di helikopter itu,” paparnya.

Empat Nakes yang ikut dalam penerbangan itu dilaporkan saat ini dalam kondisi selamat.

Mereka masing-masing bernama, Kolariak Gwijangge (kepala tata usaha), Hasmaya (bidan), Naomi Kambu (gizi) dan Demianus Pakege (bagian umum).

“Empat Nakes itu akan kembali bertugas setelah libur sebulan di Timika. Karena kami di Puskesmas kerjanya sistem rolling. Nanti empat orang naik, empat petugas turun ke Timika,” jelasnya.

Sebagai Kapus Alama, Saulus menyampaikan dirinya sangat kecewa atas kejadian itu.

Apalagi keterangan yang diterimanya, empat Nakes sebelumnya sempat disandra, setelah negoisasi baru dilepaskan kembali.

“Mereka (Nakes-Red) sekarang sudah dievakuasi ke Puskesmas. Sebelumnya mereka sempat disandera,” timpal Saulus.

Ia sangat menyayangkan oknum-oknum yang terlibat dalam kasus tersebut, apalagi sampai melakukan penyanderaan.

“Jujur saja saat ini para Nakes merasa trauma. Saya belum tahu perkembangan malam ini. Apakah mereka aman atau tidak,” timpal Saulus dengan suara serak.

Dijelaskan, selama ini terdapat delapan Nakes yang bertugas di Puskesmas Alama.

Dan untuk pengangkutan petugas, baik dari Timika ke Alama maupun sebaliknya, pihaknya sudah melakukan kontrak dengan helikopter.

Kontrak dengan helikopter ini sudah berjalan selama dua tahun tanpa kendala, termasuk tidak ada gangguan keamanan kepada Nakes yang bertugas di wilayah itu.

“Helikopter ini sudah kerjasama dengan Puskesmas dan sangat membantu penerbangan untuk petugas kesehatan di Alama. Kenapa ini bisa terjadi, karena selama ini aman-aman saja,” tanya Saulus.

Peristiwa ini menurut Saulus sudah dilaporkan Reynol Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika.

Dan sesuai petunjuk Kadis, pada kesempatan pertama delapan Nakes yang bertugas di Alama segera dievakuasi ke Timika.

“Besok semua Nakes dievakuasi ke Timika. Karena situasi di Alama belum kondusif dan teror terus terjadi. Kami sudah koordinasi dengan Satgas untuk evakuasi”.

Terkait dengan kondisi pilot yang dikabarkan terluka dalam peristiwa itu, Saulus menyampaikan dirinya belum mengetahui secara pasti. Apakah sempat tertolong atau meninggal dunia.

“Belum ada informasi jelas soal kondisi pilot terakhir,” tambahnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

BRIDA Mimika Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Kepuasan Masyarakat

BRIDA Mimika Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Kepuasan Masyarakat

3 November 2026
Dinkes Mimika Soroti Sanitasi Pesisir dan Kehamilan Berisiko Tinggi

Dinkes Mimika Soroti Sanitasi Pesisir dan Kehamilan Berisiko Tinggi

3 November 2026
Pemkab Mimika Tertibkan Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

Pemkab Mimika Tertibkan Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

3 November 2026
Pemkab Mimika Luncurkan Aplikasi Maitua, Perkuat Integrasi Data Antar-OPD

Pemkab Mimika Luncurkan Aplikasi Maitua, Perkuat Integrasi Data Antar-OPD

3 November 2026
Satgas Pasgat Enarotali Bagikan Makanan Bergizi Gratis kepada Warga

Satgas Pasgat Enarotali Bagikan Makanan Bergizi Gratis kepada Warga

3 November 2026
Kabut Asap Mulai Hilang, Pemkab Mimika Pertimbangkan Cabut Pembatasan Sekolah

Kabut Asap Mulai Hilang, Pemkab Mimika Pertimbangkan Cabut Pembatasan Sekolah

3 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam di Balik Penikaman ASN di Ilaga

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Pilot Helikopter Asal Selandia Baru Tewas Ditembak KKB di Distrik Alama

Kapolres: Kasus Korupsi di Mimika Menjadi Atensi Khusus dan Perlu Ditangani Serius

Kapolres: Kasus Korupsi di Mimika Menjadi Atensi Khusus dan Perlu Ditangani Serius

Kapus Alama: Ada Empat Nakes dan Dua Balita di Helikopter yang Ditembak

FKDM Sayangkan Pilot Helikopter Tewas Ditembak dan Tenaga Kesehatan Disandera

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id