ADVERTISEMENT
Senin, Januari 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Suara Anak Indonesia di Hari Anak Nasional 2024, Berikut Permintaan Mereka

Banyak anak Indonesia menjadi perokok aktif atau pasif dan korban penyalahgunaan napza, termasuk minuman keras. Keadaan ini berdampak pada gaya hidup dan lingkungan sosial sehingga menjadi budaya buruk.

23 Juli 2024
0
Suara Anak Indonesia di Hari Anak Nasional 2024, Berikut Permintaan Mereka

Lima anak membacakan permintaan mereka bertepatan dengan perayaan Hari Anak Nasional 2024 yang berlangsung di Istora Papua Bangkit Jayapura, Selasa 23 Juli 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Puncak perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2024 berlangsung meriah di Istora Papua Bangkit, Jayapura, Selasa 23 Juli 2024.

Sekitar 6.000 perwakilan anak-anak Nusantara hadir dalam perayaan itu bersama Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

Para istri gubernur se Indonesia juga hadir dalam perayaan Hari Anak Nasional 2024 yang tahun ini telah mencapai 40 tahun setelah ditetapkan pada tahun 1984 lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Apa saja yang diharapkan anak-anak Indonesia bertepatan dengan HAN 2024 ini. Berikut penyampaian oleh Forum Anak Indonesia yang ditetapkan di Jakarta tanggal 16 Juli 2024.

Baca Juga

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

  1. Untuk pemenuhan hak kami memohon kepada pemerintah dan masyarakat untuk mengoptimalkan edukasi mengenai prosedur pembuatan dan pentingnya kepemilikan kartu identitas anak, akta kelahiran, kartu Keluarga dan administrasi kependudukan lainnya.
  2. Melihat kondisi perkawinan anak yang masih darurat di berbagai provinsi di Indonesia berdampak pada berbagai kondisi sosial, seperti anak putus sekolah, penelantaraan anak, dan stunting.
    Maka dari itu kami memohon pemerintah dan masyarakat untuk dapat melakukan pencegahan dari tingkatan paling bawah dengan membentuk Satgas Pencegahan Perkawinan Usia Anak.
  1. Saat ini banyak anak Indonesia menjadi perokok aktif atau pasif dan korban penyalahgunaan napza, termasuk minuman keras.
    Keadaan ini berdampak pada gaya hidup dan lingkungan sosial sehingga menjadi budaya buruk.
    Karena itu Kami memohon agar dioptimalkan regulasi yang diadopsi dari prinsip hak anak dan prinsip bisnis.
    Yaitu kerangka kerja global yang mengatur bagaimana bisnis mempengaruhi dan mematuhi hak anak dalam operasi mereka seperti perusahaan, produk dan lain-lain.
  1. Masih ditemukan terbatasnya akses dan fasilitas pendidikan di beberapa daerah yang menyebabkan anak tidak memiliki kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan.
    Untuk itu kami memohon kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperkuat regulasi dan kebijakan pada sistem pendidikan Indonesia.
    Khususnya terkait peningkatan kualitas pendidik dan tenaga pendidikan pengembangan kurikulum yang adiktif serta pemerataan fasilitas pendidikan yang ramah anak, secara menyeluruh terkhusus di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).
  1. Saat ini sebagian anak-anak Indonesia masih mengalami kekerasan dan eksploitasi yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Kondisi ini menimbulkan berbagai permasalahan baik dalam bidang pendidikan rukun sosial.
    Oleh karena itu kami meminta agar undang-undang terkait kekerasan dan eksploitasi pada anak agar terus disosialisasikan, dan diimplementasikan guna menekan angka permasalahan tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

26 Januari 2026
Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

26 Januari 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

26 Januari 2026
Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

26 Januari 2026
Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

26 Januari 2026
Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

26 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Pastikan Buka Penerimaan CPNS 2026, Kuota 274 Formasi

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
HAN 2024 di Jayapura, Jokowi Pakai Topi Rumbai dan Noken, Dihadiri 6.000 Anak Indonesia

HAN 2024 di Jayapura, Jokowi Pakai Topi Rumbai dan Noken, Dihadiri 6.000 Anak Indonesia

Pemindahan Empat Napi Kasus Mutilasi, Lapas Timika Masih Koordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan

Pemindahan Empat Napi Kasus Mutilasi, Lapas Timika Masih Koordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan

Peringatan HAN 2024 di Timika Hanya Libatkan 112 Anak, Pj. Sekda: 9.500 Anak Mimika Belum Sekolah

Peringatan HAN 2024 di Timika Hanya Libatkan 112 Anak, Pj. Sekda: 9.500 Anak Mimika Belum Sekolah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id