ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Suara Anak Indonesia di Hari Anak Nasional 2024, Berikut Permintaan Mereka

Banyak anak Indonesia menjadi perokok aktif atau pasif dan korban penyalahgunaan napza, termasuk minuman keras. Keadaan ini berdampak pada gaya hidup dan lingkungan sosial sehingga menjadi budaya buruk.

23 Juli 2024
0
Suara Anak Indonesia di Hari Anak Nasional 2024, Berikut Permintaan Mereka

Lima anak membacakan permintaan mereka bertepatan dengan perayaan Hari Anak Nasional 2024 yang berlangsung di Istora Papua Bangkit Jayapura, Selasa 23 Juli 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Puncak perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2024 berlangsung meriah di Istora Papua Bangkit, Jayapura, Selasa 23 Juli 2024.

Sekitar 6.000 perwakilan anak-anak Nusantara hadir dalam perayaan itu bersama Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

Para istri gubernur se Indonesia juga hadir dalam perayaan Hari Anak Nasional 2024 yang tahun ini telah mencapai 40 tahun setelah ditetapkan pada tahun 1984 lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Apa saja yang diharapkan anak-anak Indonesia bertepatan dengan HAN 2024 ini. Berikut penyampaian oleh Forum Anak Indonesia yang ditetapkan di Jakarta tanggal 16 Juli 2024.

Baca Juga

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

  1. Untuk pemenuhan hak kami memohon kepada pemerintah dan masyarakat untuk mengoptimalkan edukasi mengenai prosedur pembuatan dan pentingnya kepemilikan kartu identitas anak, akta kelahiran, kartu Keluarga dan administrasi kependudukan lainnya.
  2. Melihat kondisi perkawinan anak yang masih darurat di berbagai provinsi di Indonesia berdampak pada berbagai kondisi sosial, seperti anak putus sekolah, penelantaraan anak, dan stunting.
    Maka dari itu kami memohon pemerintah dan masyarakat untuk dapat melakukan pencegahan dari tingkatan paling bawah dengan membentuk Satgas Pencegahan Perkawinan Usia Anak.
  1. Saat ini banyak anak Indonesia menjadi perokok aktif atau pasif dan korban penyalahgunaan napza, termasuk minuman keras.
    Keadaan ini berdampak pada gaya hidup dan lingkungan sosial sehingga menjadi budaya buruk.
    Karena itu Kami memohon agar dioptimalkan regulasi yang diadopsi dari prinsip hak anak dan prinsip bisnis.
    Yaitu kerangka kerja global yang mengatur bagaimana bisnis mempengaruhi dan mematuhi hak anak dalam operasi mereka seperti perusahaan, produk dan lain-lain.
  1. Masih ditemukan terbatasnya akses dan fasilitas pendidikan di beberapa daerah yang menyebabkan anak tidak memiliki kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan.
    Untuk itu kami memohon kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperkuat regulasi dan kebijakan pada sistem pendidikan Indonesia.
    Khususnya terkait peningkatan kualitas pendidik dan tenaga pendidikan pengembangan kurikulum yang adiktif serta pemerataan fasilitas pendidikan yang ramah anak, secara menyeluruh terkhusus di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).
  1. Saat ini sebagian anak-anak Indonesia masih mengalami kekerasan dan eksploitasi yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Kondisi ini menimbulkan berbagai permasalahan baik dalam bidang pendidikan rukun sosial.
    Oleh karena itu kami meminta agar undang-undang terkait kekerasan dan eksploitasi pada anak agar terus disosialisasikan, dan diimplementasikan guna menekan angka permasalahan tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

24 Juni 2026
Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

24 Juni 2026
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

24 Juni 2026
Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

24 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    676 shares
    Bagikan 270 Tweet 169
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • 12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
HAN 2024 di Jayapura, Jokowi Pakai Topi Rumbai dan Noken, Dihadiri 6.000 Anak Indonesia

HAN 2024 di Jayapura, Jokowi Pakai Topi Rumbai dan Noken, Dihadiri 6.000 Anak Indonesia

Pemindahan Empat Napi Kasus Mutilasi, Lapas Timika Masih Koordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan

Pemindahan Empat Napi Kasus Mutilasi, Lapas Timika Masih Koordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan

Peringatan HAN 2024 di Timika Hanya Libatkan 112 Anak, Pj. Sekda: 9.500 Anak Mimika Belum Sekolah

Peringatan HAN 2024 di Timika Hanya Libatkan 112 Anak, Pj. Sekda: 9.500 Anak Mimika Belum Sekolah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id