ADVERTISEMENT
Jumat, September 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Kasus Penganiayaan Oknum ASN yang Diduga Salah Tangkap Dilaporkan ke Polisi

Saya dianiaya lima orang pelaku dengan tangan saya diborgol ke belakang. Bahkan berdasarkan pengakuan korban dirinya juga sempat ditodong pistol oleh salah satu dari pelaku.

18 Juli 2024
0
Kasus Penganiayaan Oknum ASN yang Diduga Salah Tangkap Dilaporkan ke Polisi

Korban penganiayaan didampingi kuasa hukumnya, Frengky Kambu saat menunjukan bukti laporan polisi. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus penganiayaan terhadap MU (31) oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Mimika, Papua Tengah, akhirnya dilaporkan ke Kantor Pos Pelayanan Polres Mimika, Kamis 18 Juli 2024.

Aksi main hakim sendiri yang dilakukan sejumlah warga tersebut dalam beberapa hari ini sempat menjadi viral dan perbincangan banyak kalangan di Timika.

ADVERTISEMENT

Pasalnya setelah video penganiayaan viral baru diketahui bahwa oknum ASN yang dianiaya tersebut merupakan korban salah tangkap.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kejadian penganiayaan ini diketahui terjadi di salah satu rumah yang berada di kompleks perumahan Regency, SP3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Sabtu 13 Juli malam.

Baca Juga

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

Penganiayaan itu mengakibatkan korban mengalami luka cukup serius pada bagian bibir, wajah dan bagian kepala. Sempat terlihat darah segar yang keluar dari pelipis korban.

Terkait penganiayaan itu, korban didampingi Frengky Kambu, Kuasa Hukum melaporkan kejadian ini ke polisi.

Frengky Kambu kepada awak media usai melaporkan kasus tersebut mengatakan, pihaknya meminta polisi untuk menindaklanjuti kasus ini.

“Kita sebagai warga yang baik memberikan kepercayaan ke pihak kepolisian untuk tindaklanjuti kasus ini,” ujar Frengky.

Belum diketahui pasti apa penyebab korban dianiaya. Namun berdasarkan pengakuan korban dirinya dituduh mencuri sepeda motor milik salah satu pelaku penganiayaan

“Saya dituduh mencuri sepeda motor milik salah satu pelaku,” jelasnya.

MU menuturkan, penganiayaan itu bukan hanya kepada dirinya, tetapi juga dialami oleh dua orang lain, dan salah satunya adalah adik kandung MU.

Dan ketika dirinya dianiaya, di lokasi itu juga dihadiri oleh salah satu warga yang berprofesi sebagai pengacara.

MU mengaku dirinya dianiaya oleh sekitar lima orang, sementara adiknya dipukul sekali dan satu orang yang tidak dikenal korban juga mendapatkan perlakuan yang sama.

“Mereka (pelaku) menjemput saya karena pengakuan dari seseorang yang mereka sudah jemput dan dianiaya sebelumnya. Padahal saya dan orang itu tidak kenal. Orang itu asal tunjuk saya, karena mungkin tidak tahan setelah dianiaya oleh para pelaku,” jelasnya

Ketika dijemput paksa oleh para pelaku, MU menyampaikan bahwa ia sedang membeli kupon Toto Gelap (Togel) di dekat Stadion Wania, SP1, Kampung Kamoro Jaya.

Oleh pelaku kemudian dipaksa masuk ke mobil dan diminta untuk menjemput korban lain, yakni JM adik kandung MU yang saat itu juga sedang berada di seputaran SP1.

“Saat tiba di perumahan Regency belakang Bank BRI SP3, saya dianiaya lima orang pelaku dengan tangan saya diborgol ke belakang,” kisahnya.

Bahkan berdasarkan pengakuan korban dirinya sempat juga ditodong pistol oleh salah satu dari pelaku tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

11 September 2026
Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

10 September 2026
Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

10 September 2026
Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

10 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
Next Post
Freeport Gandeng Pemkab Mimika Launching Program Kesehatan Terintegrasi Menuju Papua Sehat

Freeport Gandeng Pemkab Mimika Launching Program Kesehatan Terintegrasi Menuju Papua Sehat

Petrus Yumte: Inovasi Daerah Merupakan Bagian dari Dampak Perkembangan Teknologi Instal

Petrus Yumte: Inovasi Daerah Merupakan Bagian dari Dampak Perkembangan Teknologi Instal

Ribka Haluk Lantik 392 Pejabat di Lingkup Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Ribka Haluk Lantik 392 Pejabat di Lingkup Pemerintah Provinsi Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id