ADVERTISEMENT
Minggu, November 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pengurus Tak Aktif, BUMDes Mawokauw Jaya Berupaya Bangkit

“Kami sangat membutuhkan pendampingan dari dinas terkait. Jangan hanya membentuk BUMDes dan memberikan modal, tetapi pengurus juga harus dibekali kemampuan mengelola usaha dan mempertanggungjawabkan keuangannya,” tegasnya.

1 November 2026
0
Drainase 138 Meter Rampung, Mawokauw Jaya Masih Butuh Pembangunan Jalan

Kepala Kampung Mawokauw Jaya, Edyson Rafra. (foto: Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, berupaya menghidupkan kembali Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang belum berjalan optimal sejak dibentuk pada 2022.

Sejumlah unit usaha telah dikembangkan, mulai dari depot air minum isi ulang, bengkel, pengelolaan sampah, hingga pertanian dan peternakan. Namun, pengelolaannya masih menghadapi kendala, terutama terkait tata kelola kelembagaan dan ketidakaktifan pengurus.

Kepala Kampung Mawokauw Jaya, Edyson Rafra, mengatakan BUMDes dibentuk melalui musyawarah bersama masyarakat pada 2022. Sejak itu, pemerintah kampung telah mengalokasikan penyertaan modal secara bertahap untuk mendukung pengembangan usaha.

Namun, dalam perkembangannya pada 2023 hingga 2024, badan usaha tersebut belum menunjukkan hasil yang diharapkan.

Baca Juga

Delapan Tahun Menanti, Warga Kampung Mosso Jayapura Akhirnya Miliki Gereja Layak

Drainase 138 Meter Rampung, Mawokauw Jaya Masih Butuh Pembangunan Jalan

“BUMDes ini sudah kami dirikan sejak 2022 melalui musyawarah bersama masyarakat. Pemerintah kampung juga sudah melakukan penyertaan modal. Tetapi dalam perjalanannya, ada beberapa kendala sehingga pengelolaannya belum berjalan maksimal,” ungkap Edyson Sabtu 31 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, pada 2026 pemerintah kampung turut memasukkan kelompok pertanian dan peternakan sebagai bagian dari pengembangan unit usaha. Langkah ini juga menyesuaikan arahan pemerintah pusat terkait penguatan ketahanan pangan di tingkat kampung.

Menurut Edyson, persoalan BUMDes saat ini bukan hanya menyangkut modal, tetapi juga kemampuan pengurus dalam menjalankan organisasi, mengelola administrasi, dan mencatat keuangan. Bahkan, memasuki 2026, pengurus inti BUMDes dilaporkan sudah tidak aktif.

Kondisi tersebut membuat keberlangsungan sejumlah unit usaha ikut terdampak. Karena itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika melalui dinas teknis terkait memberikan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan.

Pelatihan, kata dia, perlu mencakup manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.

“Kami sangat membutuhkan pendampingan dari dinas terkait. Jangan hanya membentuk BUMDes dan memberikan modal, tetapi pengurus juga harus dibekali kemampuan mengelola usaha dan mempertanggungjawabkan keuangannya,” tegasnya.

Edyson mengingatkan, penyertaan modal yang diberikan pemerintah kampung merupakan uang negara sehingga penggunaannya harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia mengaku telah menyampaikan persoalan ketidakaktifan pengurus dan berbagai kendala pengelolaan tersebut saat pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pemerintah kampung, lanjutnya, ingin memastikan modal yang telah diberikan tidak menjadi persoalan pertanggungjawaban di kemudian hari.

Di sisi lain, Edyson mengapresiasi pelatihan yang telah dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada 2026. Kegiatan tersebut melibatkan pengurus BUMDes Mawokauw Jaya dan Kampung Nari.

Pelatihan itu dinilai mulai memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan pemahaman pengurus mengenai administrasi dan pencatatan keuangan.

“Kami merasakan ada sedikit perubahan setelah pengurus mendapatkan pelatihan dari BPKP, terutama terkait pencatatan keuangan, pemasukan dan pengeluaran. Tetapi tentu ini belum cukup, masih diperlukan pendampingan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ia berharap pembinaan dari BPKP dapat dilanjutkan oleh dinas teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika. Dengan begitu, pengurus tidak hanya memahami administrasi, tetapi juga memiliki kemampuan mengembangkan unit usaha secara mandiri.

“Tujuan kita mendirikan BUMDes adalah supaya kampung memiliki sumber pendapatan sendiri dan masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi. Karena itu, kami berharap ada perhatian dan pendampingan serius dari pemerintah daerah agar BUMDes di Mawokauw Jaya bisa berjalan lebih baik dan berkembang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

31 Oktober 2026
Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

31 Oktober 2026
Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

31 Oktober 2026
YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

31 Oktober 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Drainase 138 Meter Rampung, Mawokauw Jaya Masih Butuh Pembangunan Jalan

Drainase 138 Meter Rampung, Mawokauw Jaya Masih Butuh Pembangunan Jalan

Delapan Tahun Menanti, Warga Kampung Mosso Jayapura Akhirnya Miliki Gereja Layak

Delapan Tahun Menanti, Warga Kampung Mosso Jayapura Akhirnya Miliki Gereja Layak

Satgas TNI-Polri Terangi Kampung Oksingsing dengan Lampu Tenaga Surya

Satgas TNI-Polri Terangi Kampung Oksingsing dengan Lampu Tenaga Surya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id