TIMIKA, Koranpapua.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika menyosialisasikan program Kampung Siaga Bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.
Kegiatan yang diikuti sekitar 75 peserta itu dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot, di Aula Keuskupan Bobagio, Jalan Cenderawasih, SP2, Timika, Jumat (23/10/2026).
Ananias mengatakan, kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini melalui pencegahan, mitigasi, dan peningkatan kemampuan masyarakat menghadapi situasi darurat.
Menurutnya, masyarakat berperan penting dalam penanggulangan bencana karena menjadi pihak pertama yang menghadapi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
Karena itu, program Kampung Siaga Bencana diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi mendorong warga menerapkan pengetahuan yang diperoleh dan membagikannya kepada keluarga serta masyarakat lainnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga dalam mempercepat penanganan bencana.
Perlindungan terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan perempuan, turut menjadi perhatian agar mereka memperoleh penanganan sesuai kebutuhan saat bencana terjadi.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Mimika diharapkan semakin siap menghadapi keadaan darurat, mampu mengurangi risiko bencana, serta saling membantu dalam melindungi keselamatan warga. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







