TIMIKA, Koranpapua.id – Sebanyak 41 balita mengikuti Lomba Balita Sehat tingkat Kabupaten Mimika 2026 yang digelar Dinas Kesehatan Mimika di salah satu hotel di Timika, Selasa 15 September 2026.
Puluhan balita tersebut merupakan finalis hasil seleksi dari 10 puskesmas di wilayah kota.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah meningkatkan perhatian terhadap kesehatan, gizi, serta pertumbuhan dan perkembangan anak sejak usia dini.
Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinas Kesehatan Mimika, Carolina Haetubun, mengatakan lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi bagi orang tua, kader posyandu, dan tenaga kesehatan.
“Lomba ini merupakan upaya meningkatkan perhatian dan kepedulian bersama terhadap kesehatan, pertumbuhan, perkembangan dan pemenuhan kebutuhan gizi balita,” ujar Carolina.
Penilaian meliputi pertumbuhan fisik, status gizi, pemberian ASI dan makanan pendamping, kesehatan gigi dan mulut, perkembangan anak, kemampuan komunikasi, hingga kebersihan dan penampilan.
Staf Ahli Bupati Mimika Bidang SDM, Fransiskus Bokeyau, yang membuka kegiatan mewakili Bupati Mimika, mengatakan pembangunan sumber daya manusia perlu dimulai sejak usia dini.
Menurut dia, lima tahun pertama kehidupan merupakan masa penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga kesehatan dan pemenuhan gizi perlu mendapat perhatian sejak awal.
“Lima tahun pertama merupakan masa yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi harus dilakukan sejak dini,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Mimika berharap peran keluarga, posyandu, dan tenaga kesehatan semakin kuat dalam mendukung tumbuh kembang anak serta mencegah masalah gizi dan stunting. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








