TIMIKA, Koranpapua.id– Solidaritas warga di Kabupaten Mimika untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan melalui aksi penggalangan dana yang dilakukan PMKRI Cabang Timika Santa Theresia bersama para relawan.
Dalam dua hari, 16–17 Agustus 2026, aksi tersebut berhasil mengumpulkan dana Rp24 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak gempa.
Pada hari pertama, dana yang terkumpul mencapai Rp5,9 juta. Jumlah tersebut meningkat pada hari kedua hingga mencapai Rp18,1 juta.
Penggalangan dana dilakukan di sejumlah titik keramaian di kota Timika, yakni Lampu Merah Diana Mall, Lampu Merah Tiga Raja, Jalan Budi Utomo Ujung, dan Timika Mall.
Dana yang terkumpul kemudian ditransfer kepada PMKRI Cabang Ruteng pada 18 Agustus 2026 untuk dibelanjakan menjadi bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak gempa.
Ketua Presidium PMKRI Cabang Timika Santa Theresia, Seravina Nuryanti Juita mengatakan bantuan mulai dikemas pada 19 Agustus dan disalurkan sejak 20 Agustus ke sejumlah wilayah di Manggarai.
Salah satu lokasi penyaluran berada di Desa Compang Dari, Kecamatan Lambaleda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.
“Bantuan juga disalurkan ke beberapa titik lainnya, termasuk wilayah Manggarai, Kampung Meda, dan Kuwus,” ujar Seravina kepada Koranpapua.id Jumat 21 Agustus 2026.
Lebih jauh, Seravina menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Timika yang telah ikut menyisihkan rezeki untuk membantu korban bencana di NTT.
“Setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki arti bagi saudara-saudari kita yang sedang menghadapi bencana di NTT,” imbuhnya.
Ia menambahkan, dari total dana yang terkumpul, sebagian telah digunakan untuk bantuan dan biaya operasional. Saat ini, masih tersisa dana sebesar Rp8.950.000 yang menunggu konfirmasi untuk penyaluran berikutnya. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










