TIMIKA, Koranpapua.id – Lima sekolah di Kabupaten Mimika tengah digenjot untuk menghadapi penilaian Adiwiyata tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung September 2026.
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Mimika, Devota Maria Leisubun, mengatakan kelima sekolah tersebut telah lolos penilaian administrasi dan kini fokus mempersiapkan penilaian fisik oleh tim Kementerian Lingkungan Hidup.
“Lima sekolah ini terus kami dampingi dan bina untuk menuju penilaian nasional di September,” kata Devota di salah satu hotel di Timika, Jumat 21 Agustus 2026.
Kelima sekolah itu yakni SD Inpres Timika II, SD Shining Stars, SD Kalam Kudus, SMP Negeri 11 dan SMP Negeri 7.
Menurut Devota, persiapan tidak hanya menyangkut kelengkapan fisik sekolah, tetapi juga membangun karakter siswa agar benar-benar peduli terhadap lingkungan.
DLH Mimika turut memberikan dukungan melalui penyediaan tempat sampah terpilah 3R, pembangunan bank sampah, biopori hingga fasilitas pengolahan sampah organik menjadi kompos.
“Kami terus melakukan intervensi, termasuk tempat sampah terpilah, biopori dan berbagai fasilitas lainnya untuk mendukung sekolah Adiwiyata,” ujarnya.
Devota menambahkan, keberhasilan program Adiwiyata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Sekolah juga didorong menggandeng pihak swasta dan pelaku usaha melalui program CSR.
“Pelaku usaha bisa menjadi mitra sekolah. Mereka dapat mendukung kebutuhan sekolah melalui program CSR,” tandasnya. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru







