ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

Persoalan tanah tersebut selanjutnya akan dibahas melalui mekanisme adat maupun proses hukum yang sedang berjalan. 

12 Agustus 2026
0
Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

Aksi pemalangan Jalan Cenderawasih SP2 Timika sudah berakhir. Akses lalu lintas dua arah kembali normal, Rabu 12 Agustus 2026. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Aksi pemalangan Jalan Cenderawasih, tepat di depan Perumahan Pemda SP2 Timika, Kabupaten Mimika, akhirnya berakhir setelah warga membuka palang, Rabu 12 Agustus 2026.

Pembukaan palang dilakukan setelah mendapat pengamanan aparat Kepolisian yang dipimpin Kasat Samapta Polres Mimika Iptu Franki Tethol bersama sejumlah personel. 

ADVERTISEMENT

Dengan dibukanya palang tersebut, arus lalu lintas di jalur tersebut pun kembali normal dan kendaraan dapat melintas dari dua arah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seorang warga, Anton Wandagau mengatakan persoalan sengketa tanah selanjutnya diserahkan kepada Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (Lemasa) untuk diselesaikan.

Baca Juga

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

Peserta Antusias, Seminar Kesehatan Reproduksi di Kuala Kencana Berlangsung Interaktif

“Kami serahkan masalah ini kepada Lemasa karena itu menjadi tanggung jawab lembaga adat,” ujarnya.

Anton menyebut pemalangan telah berlangsung selama beberapa hari. 

Namun, ia menyadari Jalan Cenderawasih merupakan salah satu akses penting bagi aktivitas warga sehingga memilih membuka kembali jalan tersebut.

“Jalan ini jantung aktivitas masyarakat. Saya rasa cukup melakukan pemalangan dan hari ini saya buka agar lalu lintas kembali normal,” katanya.

Lemasa Ambil Alih Persoalan

Ketua Lemasa, Sem Bukaleng menegaskan pihaknya telah mengambil alih persoalan tersebut. 

Ia meminta warga membuka jalan agar kepentingan masyarakat tidak terus terganggu.

“Masalah ini saya tarik dan saya bawa ke Kantor Lemasa. Yang penting jalan dibuka dulu,” tegasnya.

Sem mengatakan persoalan tanah tersebut selanjutnya akan dibahas melalui mekanisme adat maupun proses hukum yang sedang berjalan.

Menurutnya, sengketa tanah serupa bukan pertama kali terjadi sehingga diperlukan penyelesaian yang lebih permanen agar aksi pemalangan tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Masalah ini tugas lembaga adat. Mau kembali ke tanah adat atau melalui proses hukum, semuanya tetap berjalan. Yang penting bagaimana persoalan ini bisa diselesaikan agar tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

12 Agustus 2026
Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

12 Agustus 2026
Peserta Antusias, Seminar Kesehatan Reproduksi di Kuala Kencana Berlangsung Interaktif

Peserta Antusias, Seminar Kesehatan Reproduksi di Kuala Kencana Berlangsung Interaktif

12 Agustus 2026
Dinkes Mimika Selenggarakan Seminar Kesehatan Reproduksi, Dorong Masyarakat Kenali Risiko Kehamilan

Dinkes Mimika Selenggarakan Seminar Kesehatan Reproduksi, Dorong Masyarakat Kenali Risiko Kehamilan

12 Agustus 2026
Kejar Target 17 Ton, Warga Mimika Baru Kumpulkan Delapan Ton Sampah dalam Lima Hari

Kejar Target 17 Ton, Warga Mimika Baru Kumpulkan Delapan Ton Sampah dalam Lima Hari

12 Agustus 2026
Evaluasi Tiga Tahun Pembangunan di Provinsi Papua Selatan, Gubernur Apolo: Seluruh OPD Diminta Siapkan Data

Evaluasi Tiga Tahun Pembangunan di Provinsi Papua Selatan, Gubernur Apolo: Seluruh OPD Diminta Siapkan Data

12 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id